
xu yang masih termenung di kejutkan oleh detektif steven.
"hei xu jangan melamun! semua orang sudah pulang"steven menggoyang bahu xu.
xu tersentak, ia menolah kearah detektif steven
"oh"ucap xu sambil melangkah dari sana menuju keruang kelas untuk mengambil tas nya.
setelah xu keluar dari ruangan tersebut,detektif han mendekat kearah detektif steven.ditangan han ada buku catatan yang digunakan untuk menyelidiki.
"tuan steven mengapa kita mencurigai anak yang bernama xu itu? "
"entalah aku juga tidak tau,kurasa mungkin karena anak itu yang dijumpai para korban terakhir sebelum mereka menghilang dan ditemukan dalam keadaan yang sudah sangat tidak bisa dikatakan utuh"ucap detektif steven sambil berpikir.
"tapi aku merasa curiga dengan anak itu. "kata detektif han mengeluarkan pemikirannya.
"curiga...... "
"iya.soalnya anak itu menjawab pertanyaan kita dengan tenang dan ohh... jangan lupakan nada yang terkesan dingin itu"ucap detektif han
"memang benar juga"detektif steven menyetujui pemikiran detektif han
__ADS_1
"selain itu hasil analisa yang kita lihat dari tubuh korban.sepertinya ini pembunuhan berencana... "detektif han mengeluarkan pendapatnya
"ehhh kenapa tuan han mengatakan bahwa ini korban pembunuhan berencana? "tanya detektif steven
"bodohh..... sudah brapa lama kau menjadi detektif "selidik pak han
"saya sudah menjadi detektif baru 6 bulan"jawab detektif steven dengan malas
"dan pak han yang menjadi atasan saya"lanjut detektif steven dengan mata yang memutar
"ohh saya lupa..... "ucap pak han malu
"tentang ke 3 point yang dikatakan bapak saya setuju.tapi sekarang saya juga akan memperjelas point itu menurut pikiran saya. point pertama yaitu seharusnya korban bisa berteriak minta tolong tapi kalo dipikir pikir kemungkinan pelaku lebih dari satu orang sehingga kemungkinan cukup membekap mulut pelaku"jelas detektif steven
"itu tidak cukup menyakinkan jika pelaku berjumlah lebih dari satu orang saat pelaku ingin menangkap para korban seharusnya salah satu dari korban menyadari jika ada yang mengikuti mereka tapi ini seolah olah mereka tidak menyadari sesuatu "ungkap detektif han sambil terus berfikir
"ahk....aku tau pelaku pasti menyalakan lilin aroma terapi yang bisa membius"
"lilin aroma terapi? itu masuk akal juga, tapi saat kita mengoservasi gudang kita tidak menemukan apapun"ungkap pak han
"pelaku ini benar benar licik kurasa dia sungguh berpengalaman"detektif steven meletakkan tangannya di dagu tampak berpikir keras tentang permasalahan ini.
__ADS_1
"tidak tidak lebih tepatnya pelaku ini masih ceroboh atau bisa dibilang pemula"detektif han memberi pendapat.
***Tbc
nantikan kelanjutannya yahhh
😆😆😆
tetap dukung author yahh
biar author semangat membuat ceritanya
author minggu ini akan ujian jadi kemungkinan up nya akan lama
tetap nantikan kelanjutannya yah author akan up setiap hari
jika ada pendapat para readers tolong komen author butuh rekomendasi dari klean***
__ADS_1