The True Power Of Love

The True Power Of Love
Prolog


__ADS_3

Ria Anatasya atau sering dipanggil dengan nama Ana adalah salah satu siswa kelas sebelas SMK dengan study kejuruan Akuntansi Manajement. Ana sangat berprestasi di kelasnya, namun Ana sering kali insecure terhadap dirinya sendiri. Ya tentu bukan karena pembully an tetapi faktor dari dalam diri Ana sendiri.


"Hai na!!" suara Salsa yang tiba tiba ada disamping Ana.


Salsa Saputri adalah sahabat baik Ana. Mereka bersahabat sejak duduk di bangku SMK. Kedua orang tua mereka bahkan sudah akrab sekali, andaikata mereka berdua lawan jenis mungkin saja mereka sudah dijodohkan.


"Eh Salsa kenapa sih demen banget ngagetin orang" Jawab Ana dengan sedikit kesal.


"Ya lo ngapain pagi pagi gini udah nglamun aja, kesambet hantu bolong sukur" Celetuk Salsa.


"Tuh liat kerjaan gue segitu banyak" dengan mengangkat kedua alisnya dan mengarah ke beberapa buku diatas meja tempat duduknya.


Ana ini selain berprestasi dia juga menjabat sebagai sekretaris dikelasnya sejak kelas sepuluh.


"Gilaa" dengan melebarkan mata, "Sepagi ini udah dikasih tugas negara setumpuk".


"Salsa kan baik, cantik, dan tidak sombong kan kan. Bantuin gue ya" dengan menunjukkan wajah imutnya.


"Hilihh kalo ada maunya aja sok sok ngrayu. Lo kan udah biasa ngerjain begituan sendiri ngapain harus minta bantuan sih" Jawab Salsa dengan cemberut.


"Okee jadi ngga mau bantuin nih" Lirik Ana dengan mata sinis.


"Iya iya gitu aja ngambek lo" Jawab Salsa sambil memeluk Ana. Salsa ini tipikal orang yang tidak tegaan.


🍁


Dika Fahriansyah adalah ketua OSIS di SMK, yang sok care sama ciwi ciwi meskipun tingkat kegantengannya masih dibawah standar tapi dia punya jurus badboy yang ampuh sekali.

__ADS_1


"Pagi" sapa Dika kepada para ciwi yang duduk di taman sekolah.


"Pagi kembali" jawab seorang yang merupakan siswi baru disekolah Dika.


"Lo siswi baru ya?" tanya Dika


"Iyaa" jawabnya.


"Dika Fahriansyah ketua OSIS disekolah ini" sambil mengulurkan tangannya.


"Kaira Apriani" berjabatan tangan dengan Dika sambil tersenyum.


"Nama sama orangnya kok sama sih" dengan tersenyum dan menaikkan alis sebelah kanannya.


"Sama gimana?" tanya Kaira yang sedikit bingung.


Kaira hanya tersenyum malu.


"Tapi..." lanjutnya dengan senyum yang terus mengambang.


"Tapi apa?" tanya Kaira dengan menaikkan kedua alisnya.


"Kayaknya nama lo lebih bagus lagi kalo Aila deh"


"Kok Aila sih??"


"Ai-laap-yuu" dengan terbata bata dan senyum yang sangat menggemaskan. Meskipun itu hanya rayuan gombal tapi bisa meluluhkan hati ratu sesurga.

__ADS_1


"Ah bisa aja lo" sambil memukul pelan bahu Dika.


Mereka pun berbincang bincang dan sesekali tertawa bersama.


Pukul 07.30 WIB. Tak lama kemudian bel sekolah berbunyi.


Tring...Tring..Tring...


🍁


Dikelas..


"Na buruan mana lagi yang belom kelar sini gue bantuin" tanya Salsa dengan gugup.


"Santuy, udah beres semua nih" jawab Ana kesal.


"Beneran? maaf na tadi gue ngga sengaja liat Dika sama cewe, kayaknya sih siswi baru. Terus ngobrolnya juga asik banget sampe ketawa tawa gitu. Makanya nguping bentar" jelas Salsa dengan wajah sedih.


"Iya iya ngga papa, emang lo kenapa sih setiap liat Dika sama cewe lain selalu gini? cemburu ya?" tanya Ana dengan seribu pertanyaan berikutnya.


Salsa hanya diam.


"Sa lo kenapa sih?!" tekan Ana dengan sedikit tegas meskipun tidak tega.


**Thankss for reading..


Jangan lupa Like, Coment, and Votee

__ADS_1


Penasaran selanjutnya gimana?? yuk simak terus ceritanya🥰🥰


__ADS_2