
"Sa lo kenapa sih?!" tekan Ana dengan sedikit tegas meskipun tidak tega.
"Gue-" jawab Salsa dengan sedikit ragu, "Gue sebenernya..."
"Assalamualaikum" suara dari balik pintu kelas Mereka yang tak lain adalah Bu Mira, selaku wali kelas sebelas Akuntansi.
"Waalaikumsalam" jawab seluruh siswa.
"Anak anak ibu akan memperkenalkan seseorang kepada kalian. Dia adalah siswi baru dikelas ini. Silahkan masuk Kai" ucap Bu Mira.
Kemudian Kaira memasuki kelas, dan menjadi pusat perhatian seluruh siswa yang berada dikelas itu. Tak terkecuali Salsa.
"Dia?" lirih Salsa dengan sedikit kaget.
"Kamu kenal Sa?" tanya Ana.
Salsa hanya mengangguk tanpa sepatah kata apapun.
"Silahkan perkenalkan dirimu Kai" ucap Bu Mira.
"Hai semua. Perkenalkan nama saya Kaira"
"Baiklah anak anak jika kalian ingin tau banyak tentang Kaira silahkan berkenalan di akhir mata pelajaran nanti" ucap Bu Mira.
"Iya bu" jawab seluruh siswa.
"Kai kamu duduk dibelakang sana. Disebelah Ana dan Salsa" sambil menunjuk kearah bangku kosong disebelah tempat duduk Ana dan Salsa.
"Baik bu" jawab Kaira lalu menuju kearah tempat duduknya.
__ADS_1
"Kenapa harus sebelah gue sih" batin Salsa.
Mata pelajaran pun dimulai...
🍁
Jam Istirahat...
"Dikaa" suara seorang gadis cantik dengan rambut terurai dan senyum yang sangat manis. Tak lain adalah Kaira.
"Eh Kaira" dengan tersenyum lepas.
"Lo mau makan ngga? yuk gue traktir" Tanya Kaira.
"Ngga usah gue bisa banyar sendiri kok" tolak Dika dengan suara lembut.
"Ah ngga papa ngga usah sungkan. Lagian kita kan temen" ucap Kaira menyakinkan.
Salsa dan Ana yang melihat Dika dan Kaira pun hanya berdiam diri tak berdaya. Keduanya merasa cemburu, karena mereka berdua sama sama menyimpan perasaaan untuk Dika. Namun, mereka hanya memilih untuk tidak mengungkapkannya.
"Sa" panggil Ana memecah lamunan Salsa yang masih menatap punggung Dika.
"I-iya" jawab Salsa.
Dengan lembut Ana menarik tangan Salsa dan membawanya menuju taman.
"Sa lo suka sama Dika?" tanya Ana dengan sedikit ragu. Ana takut jika sahabatnya juga memiliki perasaan yang sama terhadap Dika.
"Maafin gue Na. Gue ngga bisa nyembunyiin perasaan gue sendiri, gue suka sama Dika. Maaf gue emang tau kalo lo juga suka sama Dika tapi mau gimana lagi semakin gue liat Dika deket sama cewe lain gue semakin sakit Na" jawab Salsa dan tak sengaja meneteskan air mata.
__ADS_1
"Darimana Salsa tau kalo gue juga suka sama Dika?" batin Ana.
Flashback on.
Ana memiliki sahabat bernama Yani yang sering dia panggil Takey. Entah dari mana nama panggilan itu tapi dia sangat senang sekali dengan nama itu. Sebaliknya Yani pun memanggil Ana dengan sebutan Nanoo. Mereka bersahabat sejak kecil dari SD sampai SMK pun mereka satu sekolah.
"Key gue mau cerita ke lo soal perasaan gue" ucap Ana ditengah tengah candaan mereka.
"Sa ae ah, cerita tinggal cerita kek sama sapa aja dah sungkan amat" jawab Yani santai.
"Jadi gue tu suka sama ketus Key. ..."
"Ketus teh naon?" tanya Yani bingung.
"Etttdah Ketus lho Ketua OSIS. Masya Allah gitu aja kagak ngarti" lirik Ana.
"Ya punten geh, aing kan kudet. Oh jadi si Dika" jawab Yani dengan cengingisan, "Terus gimana. Lo kan tau sendiri Dika itu kayak mana anaknya. Suka bikin orang nyaman abis tu ditinggalin gitu aja. Ya gue ngga masalah sih lo mau suka sama siapa aja, cuman disini gue itu sahabat lo dan gue ngga mau lo jadi korban Dika selanjutnya No" lanjutnya.
"Terus gue harus gimana dong"
"Ya terserah sih, cuman saran gue mending udah lupain aja. Percuma juga lo pertahanin perasaan Lo cuman dia ngga peka peka dan bisa jadi dia juga cuman nganggap ini lelucon" jelas Yani.
.
.
**Thank for readinggg...
JANGAN LUPA LIKE, COMENT, AND VOTEE
__ADS_1
Yahh flashback on nya kok gantung sih. Maaf ya. Yuk baca terus episode selanjutnya🥰🥰**