Time Master

Time Master
Ch. 9 : Keluar Dari Pengulangan


__ADS_3

Deva mulai memikirkan cara agar dia bisa terlepas dari pengulangan waktu seperti sebelumnya. Deva tahu penyebab utama pengulangan ini adalah Totem misterius yang didapatkannya dari pria asing sebelum pengulangan terjadi. Namun Deva berpikir pasti ada sesuatu yang memicu Totem tersebut sehingga terjadi pengulangan. Yang Deva ingat persamaan dari pengulangan kali ini dengan pengulangan sebelumnya adalah terjadi saat Deva sedang mengobrol dengan Genta.


"Batu akik siapa tuh? Serius amat lu liatinnya"


Genta bertanya pada Deva yang sedari tadi sibuk memandangi Totem di tangannya. Seperti biasa Totem itu selalu terbawa dengan sendirinya di dalam tas Deva.


"Ya punya gua lah."


Melihat Deva yang sepertinya tidak mau diganggu Genta kembali asik memakan baksonya.


Deva kemudian memikirkan suatu hal berbeda yang dilakukannya saat pengulangan terakhir, yang mungkin menjadi penyebab dirinya keluar dari pengulangan bertahun tahun, yaitu pergi ke rumah Genta. Deva melakukan itu karena ada suara aneh berdengung di kepalanya. Suara itu menyuruhnya untuk 'melaksanakan misi' atau sejenisnya. Kemudian menyuruhnya untuk ke rumah Genta.


Secara tidak langsung itu artinya misi yang di maksud adalah pergi ke rumah Genta.


Deva kemudian teringat satu hal. Sebelum semua pengulangan itu terjadi Genta mengatakan sesuatu, yaitu tentang penyesalannya tertidur di malam sebelum ujian. Pengulangan berhenti saat Deva membangunkan Genta di malam sebelum ujian. Mungkinkah kedua hal tersebut berhubungan?


Jika keduanya berhubungan, maka cara untuk keluar dari pengulangan kali ini adalah melakukan sesuatu yang dibicarakan Genta sebelum terjadinya pengulangan.


Deva ingat sebelum terjadinya pengulangan kali ini Genta mengeluhkan seharusnya Deva mengisi bensin dalam perjalanan tadi. Maka kemungkinan besar untuk bisa keluar dari pengulangan ini adalah dengan cara mengisi bensin. Kelihatannya tidak masuk akal, namun patut dicoba.


Beberapa menit kemudian Deva kembali mengulang waktu. Kali ini setelah melewati persimpangan Deva singgah terlebih dahulu di pom bensin dan mengisi bensin secukupnya.


Waktu pun berlalu. Deva berharap cara yang dilakukannya bekerja. Hingga setelah pukul 16.05 tidak ada yang terjadi. Deva tidak kembali mengulang waktu. Waktu telah berjalan dengan normal. Deva benar benar bahagia karena pengulangan kali ini hanya terjadi belasan kali, tidak seperti pengulangan sebelumnya.


"Pulang yuk!"

__ADS_1


Genta menegur Deva yang sedang tertawa lantang sambil melihat jam tangannya.


"Ah, iya, maap. Anu, uang traktiran lu kepake buat isi bensin tadi. Gua pake duit lu dulu boleh? nanti gua bayar, hehe"


"Yaah, sama aja boong dong. Yaudah, nih"


___


Setelah makan bakso Deva mengantar Genta ke rumahnya. Namun Deva dikagetkan oleh keberadaan seseorang yang sudah lama dicarinya, yaitu orang asing yang memberikannya Totem!


Orang asing itu tampak tengah menunggu taksi tidak jauh dari rumah Genta. Deva dengan segera menghampiri orang asing tersebut.


"Om bule! Akhirnya ketemu juga. Om kemana aja sih?"


"Sorry, who are you?"


"Jangan pura pura ngga kenal deh Om. Om kan yang ngasih saya Totem ini?"


Deva mengeluarkan Totem yang dimaksud dari dalam tasnya.


"Aah, jadi begitu. Aku paham sekarang. Berarti kaulah pemegang Totem selanjutnya ya?"


"Pemegang Totem?"


"Kita perlu pergi ke tempat lain untuk membicarakannya"

__ADS_1


Deva kemudian mengajak orang asing itu ke rumahnya.


"Baiklah, singkat saja, namaku Thomas. Aku akan menceritakan suatu hal yang gila padamu. Dan mungkin aku sudah cukup gila karena tidak menjelaskan apapun saat memberikan Totem ini padamu. Namun aku bingung mau menjelaskannya dari mana"


"Bagaimana dengan Penjelasan mengenai batu akik ini?"


Deva yang sedari tadi tidak sabaran mulai bertanya. Pria dihadapannya sekarang adalah sumber dari semua masalah yang dialaminya akibat pengulangan waktu akhir akhir ini"


"Baiklah. Benda yang kau sebut batu akik itu bernama Time Totem. Ada 100 macam Totem yang tersebar di dunia ini, dan Time Totem adalah salah satunya. Pengguna Totem disebut dengan Totem Master. Karena kau menggunakan Time Totem maka kau adalah seorang Time Master."


Deva mengerutkan dahinya. Penjelasan orang asing di depannya terdengar seperti pembukaan novel fantasi.


"Aku dulunya juga Time Master sepertimu. Namun sekarang gelar itu sudah menjadi milikmu karena Totem itu telah memilihmu."


"Time Master? Aku tidak perlu gelar itu! Aku tidak mau totem ini memilihku. Batu ini telah membawa sial dalam hidupku!. Aku sudah dua kali terperangkap dalam pengulangan waktu! Yang pertama bahkan sampai beberapa tahun dengan ribuan pengulangan!"


"Hahaha, baru dua kali dan cuma beberapa tahun? Kau tidak tahu apa yang akan menghadangmu nantinya!"


Pria bernama Thomas itu tertawa lantang. Deva yang tadinya geram menjadi terdiam. kata kata Thomas menyiratkan Kesialan yang telah dialaminya itu masih belum seberapa dibandingkan dengan apa yang harus dihadapinya kedepannya.


"Dengar baik baik. Pengulangan yang kau alami itu disebut time loop. Kau akan terkurung dalam pengulangan terus menerus sampai suatu kondisi terpenuhi. Cara untuk keluar dari pengulangan itu adalah dengan memenuhi suatu kondisi tersebut. Karena kau sudah mengalami dua kali pengulangan sepertinya kau sudah tahu apa yang dimaksud dengan memenuhi kondisi tersebut, bukan?"


"Sebenarnya aku belum tahu pasti bagaimana cara keluar dari pengulangan. Aku hanya menebak nebak saja"


"Baiklah kalau begitu, akan kujelaskan lebih rinci"

__ADS_1


__ADS_2