Time Master

Time Master
Ch. 6 : Time Loop


__ADS_3

Sudah beberapa bulan Deva habiskan dengan menonton film. Ratusan pengulangan telah dialaminya, ribuan judul film pun telah ditontonnya.


Bagaimanapun kondisi fisik Deva akan tetap kembali seperti semula setiap terjadi pengulangan. Sehingga maraton menonton film berbulan bulan tidak akan membuat matanya terlalu kelelahan ataupun rusak.


Walaupun begitu, Deva selalu menyempatkan untuk tidur tiap selang waktu tertentu. Sebab di setiap pengulangan yang tetap bertahan hanyalah ingatannya, sehingga tetap terjaga akan membuat mentalnya kelelahan.


Setelah bosan dengan film, Deva mencoba nonton berbagai macam jenis tontonan lain, seperti Anime, Drama Korea, Series Barat, dan sejenisnya.


Selama beberapa tahun berikutnya keseharian Deva hanya diisi dengan nonton dan tidur. Sesekali dia akan keluar rumah untuk melepas jenuh, seperti ke sekolah ataupun pergi ke tempat tempat yang ingin didatanginya.


Dalam kurun waktu pengulangan, keadaan cuaca selalu mendung dan hujan, sehingga dalam beberapa tahun terakhir Deva tidak bisa menikmati indahnya langit berbintang ataupun hangatnya mentari pagi.


Saat merasa tidak ada lagi tontonan menarik untuk ditonton, Deva memulai kebiasaan barunya, membaca.

__ADS_1


Deva mulai membaca komik dan novel secara online. Sebenarnya Deva ingin membeli komik atau novel secara langsung. Toh uangnya tidak akan berkurang karena waktu akan selalu kembali terulang. Namun masalahnya Deva terjebak dalam kurun waktu malam dan pagi hari. Toko buku tidak buka pada malam hari, serta jarak rumahnya dan toko buku lumayan jauh. Deva tidak mau repot repot berkendara jauh jauh dan membobol toko buku setiap hari hanya untuk sekedar membaca buku.


Salahsatu yang paling tidak disukai Deva dalam pengulangan bertahun tahun ini yaitu tidak bisa menamatkan cerita yang sedang berlangsung. Deva akan selalu penasaran pada setiap tontonan ataupun bacaan yang belum tamat. Ada kemungkinan Deva tidak bisa menamatkan semuanya karena terjebak dalam pengulangan waktu ini selama lamanya.


Selain menekuni rutinitas 'no life' tersebut, deva juga melakukan hal hal menarik yang terlintas di benaknya. Pengulangan waktu akan selalu me-reset setiap peristiwa yang dilakukannya. Dengan begitu, Deva bisa melakukan segala sesuatu sesuka hatinya tanpa khawatir dampak yang akan terjadi selanjutnya.


Deva pernah mencoba mengutarakan perasaannya pada Windi. Saat itu adalah salah satu pengulangan waktu terbaik yang dialami Deva karena Windi menerimanya.


Lalu karena iseng dan sedikit ketagihan, Deva mencoba menembak semua gadis yang dikenalnya. Hasilnya hampir separuh gadis yang dikenalnya menerima Deva menjadi pacarnya. Hasil ini meyakinkan Deva bahwa ternyata dia cukup populer.


Deva sebenarnya ingin banyak menghabiskan waktu bermain dan bersenang senang dengan teman temannya. Namun Deva terjebak di waktu malam dan pagi hari, tidak akan ada yg mau diajak bermain malam hari dengannya. Sedangkan pagi harinya hujan, saat hujan reda pun teman temannya harus melaksanakan ujian. Tidak ada waktu untuk bermain.


Selain itu, Deva sebenarnya mungkin saja melakukan hal hal gila yang bersifat negatif tanpa peduli konsekuensinya. Toh semua akan di-reset kembali.

__ADS_1


Deva bisa saja mencuri ataupun membuat keributan di semua tempat yang dikehendakinya, atau bisa juga berkeliaran di jalan sambil mencelakai ataupun membunuh setiap orang yang dijumpainya, bahkan Deva juga bisa menculik banyak gadis untuk mantap mantap dengannya.


Namun semua itu tidak Deva lakukan karena dia merasa masih waras. Deva berusaha untuk tidak menjadi gila, berusaha mempertahankan moralnya.


Terjebak beberapa tahun di hari yang sama masih bisa dikendalikannya. Namun Deva tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi pada dirinya jika dia terjebak hingga beberapa abad di sini.


Selama ini dia masih bisa menghibur dirinya sendiri dengan menonton dan membaca. Deva tidak tahu butuh berapa tahun agar hiburan tersebut masih efektif untuk mengalihkan perhatiannya dari pemikiran pemikiran gila yang ingin dihindarinya.


Hingga setelah beberapa tahun di suatu pengulangan Deva mendengar suara suara aneh berdengung di kepalanya. Dia yakin tidak ada seorangpun didekatnya. Hal yang ditakutkan Deva sepertinya mulai datang menghampiri. Deva meyakinkan dirinya belum gila, dan tidak mungkin suara suara yang didengarnya adalah suara hantu.


Suara tersebut terdengar seperti bisikan wanita, terkadang suara itu meneriakinya.


"Apa yang kau lakukan!? Hentikan semua ini! Cepat lakukan misinya!!"

__ADS_1


Suara itu terus terdengar beberapa saat, menyuruhnya melakukan misi dan sejenisnya. Hingga setelah beberapa menit suara itu berhenti sejenak, lalu berkata, "Bangunkan temanmu!"


__ADS_2