
yap, weekend setiap hari sabtu dan minggu
banyak anak kecil merengek pada orangtuanya berfoto..
"kak, ini" ucap salah satu ibu
"tidak bu, kamu hanya mempromosikan produk kami, bukan badut bayaran untuk berfoto jadi saya gratiskan foto bersama" ucap Cita
"loh ya gakpapa kamu ambil saja"
"terimakasih, terimakasih, tapi tidak usah"
banyak orangtua berfikir membayar boneka itu, tapi ketika boneka itu menolak uang pemberian orangtua, dan menjelaskan ia bertujuan memasarkan produk , beberapa ibu akhirnya membeli karna tanda terimakasih anaknya suka dengan boneka lucu itu..
tak jarang mereka memborong untuk dijual kembali..
"dengan maskot beruang putih, bagaimana jika kita bikin kostumnya?"
"kostum?" tanya amanda, sekertaris utama kepengurusan produk
"iya bu.."
cita menjelaskan jika program baru untuk pelanggan lebih banyak, perusahaan membayar untuk orang yang mau memakai costume beruang putih dan berkelliling bersama beberapa SPG
bahkan yang akan jalan memasarkan dagangan kemas baru..
"jadi pak, kalau di luar sana kita bayar untuk berfoto ria bersama orang lain, kita gratiskan tidak apa mereka tidak membeli, kita tetap gratiskan.." jelas cita
"tapi apa tidak rugi, sementara kita bayar loh untuk orang yang ada didalam kostum beruang putih itu" jelas agus
"enggak pak.. gini saja, kalau gitu saya bersedia jadi orang yang memakai kostum itu" ucap cita
"ah lalu pekerjaan mu?" tanya amanda
"ah okeh, saya ada pendapat, kamu pakai kostum dan bayaran kamu bukan uang, tapi free kerja selama dua bulan selama kamu pakai itu.." jelas agus
"serius pak?" tanya amanda
"yaaa.. really, untuk kerjaan dia, bisa serahkan ke yang karyawan yang pekerjaan nya lumayan ringan" jelas agus
dan ketika meeting selesai..
dan pengurusan kostum selesai..
cita bersiap ke kantor mengambil kostum nya lalu ceklok absensi kehadiran karyawan..
kemudian berangkat ke salah satu mall untuk pemasaran..
"gimana Cit?" sapa Nur salah satu teman kerja nya
"ahh hari ini sepi"
"banget, panas, kerja keras juga"
"tapi kita harus semangat ya Nur" jawab Cita
"ah pasti"
dihari pertama hingga ketiga masih sepi karna hari biasa bukan hari libur sekolah
tapi dihari keempat dan kelima karna hari itu hari sabtu dan minggu yang artinya weekend..
banyak anak kecil merengek pada orangtuanya berfoto..
banyak orangtua berfikir membayar boneka itu, tapi ketika boneka itu menolak uang pemberian orangtua, dan menjelaskan ia bertujuan memasarkan produk , ketika benar benar menolak pemberian dari ibu ibu itu, beberapa ibu akhirnya membeli karna tanda terimakasih anaknya suka dengan boneka lucu itu..
tak jarang mereka memborong untuk dijual kembali..
__ADS_1
"nak, ibu beli, berapa produknya?" tanya ibu itu
"ini bu, silah kan, penjualan 15 ribu bisa ibu jual dapat untung 20 ribu" jelas Cita
Cita juga menjelaskan beberapa produk lainnya dan ibu itu juga ibu lainnya akhirnya sepakat membeli semua..
"kamu simpan nomor saya, jika ada produk bru dan promo langsung kirim pesan" kata ibu itu
"ibu serius bu?"
"iya serius"
"terima kasih bu"
dan benar saja, karna idenya..
perkiraan untuk 2bulan sudah cukup dipakai promosi.. tapi hanya dijalani cita 1 bulan kurang..
pelanggan sudah penuhi target kerja dalam perusahaan nya..
suatu hari..
ketika tiga hari sebelum ia berhenti jadi seorang boneka..
waktu itu ia sedang duduk karna mall cukup sepi dan tak ada yang mengajaknya berfoto dan sekedar membuat video untuk salah satu apl viral atas ajakan beberapa costumer..
"kak, boleh kami meminta izin membuat video pendek, kami unggah ke akun apl kami"
"apl apa?"
"ti***k"
"oh boleh tapi saya harus gimana"
"sini saya ajari"
setelah membuka pakaian badut ia berjalan ke arah toilet..
ia menatap tajam wajahnya yang terlihat di kaca toilet..
ia memandangi dengan penuh semangat untuk melanjutkan hidup..
"aku harus bisa melawan lelah.. jika bukan aku siapa lagi yang mau menanggung hidupku.. dan arseen.. tenang disana ya sayang.. aku akan pegang permintaanmu untuk tidak pernah merugikan dirisendiri dalam hal materi" jelasnya dalam hati
karna ayah dan ibunya bercerai sudah lama, sejak itu ia tinggal dengan adik pertamanya nya bersama ibunya..
dan adik keduanya dibawa oleh ayah..
karna ayah tau, ibu bukan orang yang bisa mengurus anak dengan baik, ditambah adik kedua cita ketika itu masih belum sekolah..
"buk, makan, Cita sudah buat makan pagi" ucap Cita
"iya iya"
"cita berangkat kerja ya bu"
"iya"
dan ketika kini cita sudah lepas sekolah, ia harus mengurus semua sendiri..
bahkan karna ia tidak tahan dengan sikap ibunya yang terlalu cuek sering membawa pulang lelaki, tidur tanpa ikatan, bahkan selingkuh dengan suami tetangga sendiri, cita tak kuat..
menasehatipun akan kalah..
akhirnya ia memutuskan untuk kost ketika awal kerjanya..
dan ketika membenahi diri lalu kembali keluar..
__ADS_1
"duluan semua" sapa cita ke beberapa SPG lain yang memang sudah cukup akrab
"ya cit"
dan ketika keluar..
tak sengaja ia menabrak lengan seorang lelaki karna terburu cepat kembali ke tugasnya
dan keduanya terjatuh
"oh maaf" ucap cita
cita membantu lelaki itu bangun..
dan berjalan lagi meninggalkan lelaki itu..
yaa lelaki..
lelaki berparas bule..
bahkan untuk sekedar mengenalkan diri pun cita tidak terfikirkan apalagi bisa dekat..
dan ketika cita pergi..
bule itu bernama cristan faranda immanuel, kelahiran dari keturunan german, yang lahir dari keluarga yang berkecukupan, tidak tajir juga tidak terbilang miskin, sama dengan cita tapi cristan sedikit lebih kaya harta
"maaf" ucap Cristan
"iya.. saya juga minta maaf"
"kamu asli indonesia?"
"iya"
"saya Cristan, dari german" kata nya
"ahh salam kenal"
"yaa sama sama"
"kamu bisa berbahasa indonesia lancar?" tanya Cita
"yap, saya suka banyak hal tentang Indonesia" kata Cristan
dan cristan menemukan salah satu buku berukuran kecil, ketika dilihat isinya beberapa card penting seperti card rekening dan beberapa tabungan, juga ada card identitas lainnya seperti ktp, sim kendaraan motor juga mobil, dan kartu pengenal pekerja..
ketika cristan bingung harus menembalikan kepada siapa..
ketika mau ia masukkan ke saku celananya..
"emmm permisi itu dompet saya" ucap cita
"ha.. oh ini?" ucap cristan memberikan dompet itu
"makasih ya" ucap cita
"ya.. loh kamu" sapa Cristan
"eh Cristan kan?"
"iya, wah kebetulan loh"
dan ketika cita kembali lagi, cristan mengikutinya..
dan ketika melihat cita mengenakan costume beruang putih..
cristan kaget... perempuan diindonesia masih ada yang mau bekerja menjadi badut seperti itu apalagi dijaman sekarang, cristanpun memperhatikan
__ADS_1