TOLONG!!! Cintai Aku

TOLONG!!! Cintai Aku
Bab 2


__ADS_3

" aku baik mah. Kalau mamah sama papah bagaimana " jawab orang dari seberang sana...


...****************...


" mamah juga baik, kalau papah kamu sekarang lagi di luar kota mengurus cabang perusahaan di sana "


" kamu kapan pulang sayang? Apa urusan kamu di sana masih belum selesai? " tanya emma, kini raut wajah nya seketika berubah, yang awal nya terlihat begitu bahagia kini berubah menjadi suram


bagaimana dia tidak sedih. Ini adalah tahun ke empat dia tidak bisa lagi bertemu secara langsung dengan putra nya, yang tengah berkuliah di luar negri. Dan sekarang putra nya itu telah menyelesai kan kuliah nya


namun dia selalu menunda ke pulangan nya ke tanah air, karena banyak nya urusan yang harus dia urus pasca ke lulusan nya. Itu lah mengapa emma menanyakan kapan putra nya itu akan pulang, karena dia sudah tidak sabar lagi bertemu serta memeluk putra nya itu


" urusan aku di sini semua nya sudah selesai. Jadi kalau tidak ada kendala besok aku akan pulang " ucap laki-laki dari seberang sana


mendengar hal itu emma tidak dapat menyembunyi kan keterkejutan nya. " kamu serius kan? Kamu nggak lagi bohongin mamah kan? " tanya emma


" ya nggak mungkin lah aku ngebohongin mamah " jawab laki-laki itu


mendengar itu emma benar-benar tidak dapat menyembunyi kan kebahagiaan nya, bahkan rasa nya dia sangat ingin berlompat-lompat karena sangat bahagia, namun hal itu enggan dia lakukan mengingat usia nya yang tak lagi muda


" bagus kalau begitu. Mamah sangat senang mendengar nya, besok mamah akan siap kan semua makanan ke sukaan kamu " ucap emma


" iya. Tapi mamah jangan sampai kecapekan ya! ".

__ADS_1


setelah obrolan mereka selesai emma pun memutus kan sambungan telpon mereka, walau pun sebenar nya dia masih ingin mengobrol dengan putra nya itu. Namun dia terpaksa mengakhiri nya karena putra nya ingin mengerja kan sesuatu yang ia katakan kalau itu hal yang penting


walau pun sambungan tepon nya dengan sang putra sudah terputus, namun senyuman di wajah cantik emma tak kunjung pudar. Membuat bi sarah yang melihat itu pun ikut bahagia


" bi besok bantuin saya ya, buat masakin makanan kesukaan erlan " ucap emma


bi sarah pun mengangguk dengan antusias karena dia juga sangat menantikan ke datangan anak dari majikan nya itu. Dia sangat penasran bagaimana penampilan erlan sekarang, karena seingat nya erlan dulu masih lah seorang anak SMP


karena terlahir dari keluarga pembisnis membuat anak laki-laki bernama erlan itu mengemban beban yang begitu besar di bahu nya, karena suatu hari nanti dia akan menerus kan bisnis keluarga nya


maka dari itu dia di persiap kan semenjak dini oleh ke dua orang tua nya. Saat memasuki bangku SMP dia sudah tinggal terpisah dengan orang tua nya, dan tinggal di asrama sekolah, begitu juga dengan masa SMA nya


setelah lulus dari SMA pun dia harus pergi keluar negri untuk melanjut kan pendidikan nya. Meski berat karena harus tinggal jauh dari orang tua. Namun semua ini wajib dia lakukan karena terlahir di dalam keluarga mahendra yang terkenal dengan bisnis mereka yang mendunia


dan sekarang pendidik kan nya di luar negri telah selesai, ia pun akhir nya bisa berkumpul kembali dengan keluarga nya yang sudah sangat dia rindu kan. Dan dapat kembali bertemu dengan seseorang yang sudah memenuhi relung hati nya


pukul 19:30 malam. Setelah selesai melayani majikan nya makan malam, bi sarah pun mencuci piring-piring kotor sisa makan malam majikan nya


beberapa saat kemudian bel rumah berbunyi pertanda kalau ada orang yang datang bertamu


" siapa ya yang datang bertamu malam-malam begini? " gumam bi sarah, ia pun membersih kan tangan nya dari busa-busa sabun cuci piring, setelah bersih ia pun berjalan menuju pintu utama untuk membukakan pintu


" siapa ya?? " tanya bi sarah sambil membuka kan pintu

__ADS_1


setelah pintu terbuka bi sarah seketika mematung saat melihat orang yang berdiri di hadapan nya. Seorang laki-laki muda berwajah rupawan dan berbadan tinggi tegap, seakan menghipnotis bi sarah saat melihat nya


" nak erlan " ucap bi sarah, entah mengapa saat ia melihat laki-laki muda di depan nya itu, seketika bi sarah teringat dengab erlan yaitu anak dari majikan nya. Walau pun sebenar nya dia hanya lah asal menyebut saja


" iya bi. Saya erlan " ucap laki-laki tampan itu


ternyata tebakan nya benar. Pantas saja dia merasa sangat familiar dengan laki-laki yang baru datang ini. Dengan masih belum percaya penuh kalau erlan ternyata sudah tiba di rumah. Bi sarah pun mempersilah kan erlan untuk masuk. " silah kan masuk nak erlan "


kemudian bi sarah menbawa erlan ke ruang tamu lalu menyuruh nya untuk duduk. " saya akan panggil kan nyonya " ucap bi sarah. Yang kemudian dia pun berlari naik ke lantai dua menuju kamar sang majikan


sepeninggal bi sarah. Erlan pun mengarah kan penglihatan nya ke setiap sudut ruangan, yang ternyata masih tetap sama seperti dulu, hanya ada sedikit perubahan yang terjadi


" erlan " teriak emma dari lantai dua. Kemudian dia pun berlari menuruni anak tangga seperti anak kencil yang kegirangan karena mendapat kan kejutan


" hati-hati mah!! " ucap erlan. Ia takut kalau mamah nya itu akan terjatuh karena tidak berhati-hati


setelah sampai emma langsung memeluk tubuh putra kecil nya yang tiba-tiba saja sekarang sudah berubah menjadi pria dewasa dengan sangat erat. Erlan yang juga sangat merindu kan mamah nya itu pun membalas pelukan dari mamah nya


terdengar emma tersedu dengan tetap memeluk tubuh putra nya dengan erat. " mamah kenapa nangis? Mamah nggak senang aku pulang " ucap erlan lalu melepas kan pelukan mereka


bukan nya menjawab emma malah memukul lengan putra nya lalu kembali memeluk nya. Akhir nya penantian serta harapan nya beberapa tahun terakhir ini menjadi kenyataan. Dia selalu merindu kan putra nya yang tinggal jauh dari nya, dia selalu bermimpi bisa memeluk tubuh putra nya. Dan itu sekarang telah menjadi kenyataan


" ini tangisan bahagia tau " ucap emma. Ia tidak bisa lagi mengungkap kan rasa bahagia nya dengan kata-kata, maka hanya dengan air mata lah dia bisa mengungkap kan rasa bahagia nya

__ADS_1


" kamu kenapa bohongin mamah? Bilang nya kan besok, kok datang nya sekarang " tanya emma. Lalu menarik tangan erlan untuk duduk bersama nya di sofa


dia bukan nya tidak senang putra nya itu datang...


__ADS_2