
" kita beli minum sama cemilan dulu yuk " ajak ayu, setelah mereka selesai membeli tiket, dan masih ada waktu sepuluh menit sebelum film nya di putar
...****************...
marisa pun mengangguk kan kepala nya pertanda ia setuju. Kemudian mereka pun berjalan untuk membeli minum dan cemilan
tanpa mereka sadari waktu telah berjalan selama enam menit karena mereka tadi harus mengantri terlebih dahulu untuk membeli minuman, dan hanya menyisakan waktu kurang lebih empat menit sebelum film di putar
tentu saja mereka tidak ingin ketinggalan sedetik pun dari film itu, yang membuat mereka berlari kecil agar bisa tepat waktu masuk ke dalam bioskop
ayu terlihat sangat gelisah sambil terus berlari kecil di iringi oleh marisa di belakang nya. Dan tiba-tiba saja BRUKKK... Terdengar suara benturan yang cukup keras dari belakang
setelah mendengar itu sontak ayu menghenti kan langkah nya lalu memutar badan nya menghadap kebelakang. Dan alangkah terkejut nya ia saat melihat minuman dan cemilan yang sebelum nya marisa bawa berhamburan kemana-mana, dan marisa pun tersungkur di lantai
" kamu nggak apa-apa kan ca? " tanya ayu, lalu membantu sahabat nya itu untuk berdiri
marisa mengangguk kan kepala nya karena memang dia tidak apa-apa hanya merasa sedikit sakit karena terjatuh kelantai cukup keras. Lalu dia melirik kearah seorang perempuan cantik yang berdiri tidak jauh dari posisi nya sambil menatap ke arah nya
" maaf kan saya, saya benar-benar tidak sengaja " ucap marisa, kepada perempuan cantik itu sambil beberapa kali menunduk kan kepala nya
" Iya mbak tolong maafin teman saya ya, tadi kita lagi buru-buru jadi nya nggak hati-hati " ucap ayu, ikut membantu marisa untuk meminta maaf
walau pun dia tidak melihat secara langsung apa yang sebenar nya terjadi, namun melihat minuman dan cemilan yang tadi di bawa oleh marisa berhamburan di tambah tadi marisa tersungkur kelantai, menanda kan kalau marisa tidak sengaja menabrak perempuan cantik yang sekarang berdiri di hadapan mereka. Dan agar masalah nya tidak semakin melebar ia pun membantu marisa meminta maaf agar masalah nya cepat selesai
__ADS_1
perempuan cantik itu tersenyum lalu mengelus lengan marisa " seharus nya saya yang minta maaf, yang jatuh kan kamu pasti kamu yang kesakitan, sedang kan saya baik-baik saja " ucap nya
marisa bisa bernafas dengan lega awal nya dia begitu tegang karena sempat berpikir kalau perempuan yang tidak sengaja dia tabrak itu tidak akan memaafkan nya, tapi di luar dugaan nya perempuan itu bahkan meminta maaf kepada nya, padahal jelas-jelas ini kesalahan nya karena tidak berhati-hati
" saya juga baik-baik saja. Sekali lagi saya minta maaf " ucap marisa dengan tulus
kemudian marisa dan ayu membersih kan minuman yang tumpah dan cemilan yang berhamburan karena ikut terjatuh bersama dengan marisa tadi. perempuan cantik itu pun ikut membantu, walau pun sudah di larang oleh ayu dan marisa, namun dia tetap memaksa karena merasa ikut bertanggung jawab, yang membuat marisa dan ayu tidak bisa lagi berbuat apa-apa
" sayang kamu lagi ngapain? " tanya seorang laki-laki yang tiba-tiba saja datang
tiga orang perempuan yang tengah sibuk membersihkan bekas tumpahan itu pun menoleh serentak kearah sumber suara itu. Dan mereka pun melihat seorang laki-laki dengan tinggi badan sekitar seratus delapan puluh sentimeteran dengan wajah yang begitu rupawan berdiri di depan mereka
kemudian laki-laki itu menarik tangan perempuan yang memperkenal kan nama nya kepada marisa dan ayu sebagai jasmine untuk berdiri
" aku lagi bantuin mereka buat bersihin bekas tumpahan itu. Karena tadi kita nggak sengaja bertabrakan, dan membuat makanan sama minuman yang dia bawa berhamburan " jawab jasmine
ayu dan marisa pun terdiam sambil menyaksi kan pasangan di depan mereka, dengan posisi masih berjongkok di lantai
laki-laki itu menatap ayu dan marisa dengan tatapan tajam seperti mengintimidasi, membuat marisa dan ayu yang awal nya sudah bisa lega kini tegang kembali
" tapi kamu nggak apa-apa kan, apa ada yang sakit " tanya laki-laki itu kepada jasmine, raut wajah nya menggambarkan kalau dia benar-benar khawatir
jasmine menggeleng kan kepala nya, karena memang dia tidak kenapa-kenapa bahkan tidak ada bagian mana pun yang sakit
__ADS_1
" Hey... maka nya kalau jalan itu mata nya di pakai, jangan cuma make kaki. Kalau sampai pacar aku kenapa-napa awas kalian " ucap laki-laki itu sambil mengarahkan tatapan tajam nya kearah dua wanita yang masih betah berjongkok di lantai
ayu dan marisa pun hanya bisa terdiam sambil sesekali saling melirik, tidak ada satu pun kata yang keluar dari mulut mereka berdua
" sayang kamu kok ngomong begitu, aku beranan nggak kenapa-kenapa kok, malahan marisa yang sakit karena dia yang jatuh " ucap jasmine. Mereka bertiga tadi sudah saling berkenalan dan tahu nama masing-masing
" marisa... " gumam laki-laki itu pelan namun masih bisa di dengar dengan jelas
mendengar nama nya di sebut marisa pun mengangkat kepala nya dan melirik kearah laki-laki yang tadi memarahi nya, kemudian tatapan mereka pun bertemu marisa benar-benar tidak tau kalau ternyata laki-laki itu sedang melihat kearah nya, dengan cepat marisa kembali menunduk kan kepala nya
" ayu marisa. Ayo berdiri " ucap jasmine, karena dua orang sahabat itu entah mengapa sangat betah dengan posisi mereka yang berjongkok di lantai seperti itu
Dengan masih menunduk kan kepala nya marisa pun mengikuti ayu yang sudah terlebih dahulu berdiri
setelah mengucap kan permintaan maaf atas sikap pacar nya yang terlalu berlebihan yang memarahi ayu dan marisa. Jasmine pun mengajak pacar nya untuk pergi
setelah pasangan kekasih itu sudah lenyap dari hadapan mereka, terdengar ayu mau pun marisa menghembus kan nafas mereka panjang pertanda mereka sudah merasa lega
" mau lanjut nonton? " tanya ayu, sambil melirik ke arah marisa
marisa pun mengangguk kan kepala nya, ia tau pasti mereka sudah ketinggalan awal dari film itu, tapi setidak nya mereka tidak menyia-nyiakan tiket yang sudah mereka beli dengan mengguna kan uang itu. Walau pun nanti bisa saja mereka akan bingung dengan sendiri nya dengan alur dari film yang mereka tonton, karena tidak menonton dari awal
setelah itu mereka pun berjalan masuk ke dalam bioskop, namun kali ini mereka berjalan dengan sangat hati-hati karena tidak ingin kejadian seperti tadi terulang kembali
__ADS_1