
Saat ini Yoongi sudah sampai dikantornya dia segera pergi keruangannya dan menemui Irene.
Brakk..
Yoongi membuka pintu ruangannya dengan kasar, sehingga Irene terkejut dibuatnya.
" Apa yang kau lakukan disini " ucap Yoongi menatap Irene tajam.
" Sayang tolong dengarkan penjelasanku " ucap Irene berusaha menyentuh tangan Yoongi.
" Jangan menyentuh ku " ucap Yoongi menepis tangan Irene kasar.
" Sayang, aku mohon dengarkan aku dulu..ini tidak seperti yang kamu lihat " ucap Irene dengan air mata buayanya.
" Aku sudah tidak ingin mendengarkan penjelasan apa-apa dari mulut busuk mu itu, kenapa kau bisa setega itu Irene? " ucap Yoongi kecewa.
" Sudah aku bilang ini tidak seperti yang kamu lihat " ucap Irene meninggikan suaranya agar Yoongi yakin padanya.
" LALU APA!!, DISAAT AKU MENELFON MU KAU TERLIHAT SANGAT KESAL, KENAPA?,APA KAU KIRA AKU TIDAK MELIHAT ITU?,AKU MELIHAT SEMUANYA DARI AWAL KAU KELUAR KAMAR ITU HINGGA MASUK KEMBALI KEDALAMNYA!! " bentak Yoongi, dia sudah muak dengan alasan Irene.
" K-kau berani membentak ku? " ucap Irene tidak percaya karna selama ini Yoongi tidak pernah membentaknya, jangankan membentak meninggikan suaranya saja tidak pernah.
" Kenapa kau berubah? apa karna wanita itu? " ucap Irene yang sudah terisak.
" Siapa yang kau maksud? " tanya Yoongi bingung.
" Wanita yang kau temani di Rumah sakit, Siapa dia?, kenapa kau mau menemaninya hingga larut malam, sedangkan aku kekasih mu tidak pernah kau jaga sedemikian, disini tidak hanya aku yang salah tapi kau juga " ucap Irene dengan emosi, dia sangat cemburu dengan wanita yang dijaga oleh kekasihnya itu.
" Dia Mahasiswa di Kampus daddy ku, dia aku temani karna orang tuanya tidak berada di Kota ini, lagian kami tidak mempunyai hubungan apa-apa. Aku tidak seperti mu yang suka bermain dibelakang, dan jangan membawa orang-orang yang tidak bersalah, disini yang salah adalah kau, kenapa kau setega itu? " ucap Yoongi emosi.
" Sekarang kau pergi dari Kantor ku dan jangan pernah muncul dihadapan ku lagi " usir Yoongi pada Irene.
" Kau berubah Yoon " ucap Irene lalu pergi dengan perasaan kesal.
" Kau yang salah, kenapa setega itu? " ucap Yoongi lesu. Dia tidak menyangka jika Irene akan bermain dibelakangnya.
...****************...
__ADS_1
Saat ini di Kampus High Internasional School Humaira dan yang lainnya baru selesai menjalankan hukuman mereka.
" Huffh... pinggang ku rasanya ingin patah membersihkan toilet di Kampus ini " keluh Lisa.
" Kamu benar, toilet di Kampus ini benar-benar luas.. aku ingin mati rasanya membersihkannya sendiri " ucap Jennie membenarkan ucapan Lisa.
" Bagaimana apa hukumannya enak? " ucap Jungkook yang tiba-tiba datang.
" Isshh.. kenapa dia selalu ada dimana-mana " ucap Lisa malas.
" Kenapa Nona?, kau terlihat sangat kesal jika aku ada disini " ucap Jungkook meledek Lisa.
" Tentu saja aku kesal..tidak aku saja yang lain juga kesal melihat wajah jelek mu, kau itu sangat menyebalkan " ucap Lisa ketus.
" Benarkah?, apa kalian sama seperti dia? " tanya Jungkook pada Humaira, Jennie dan Rose, tapi yang ditanya hanya diam saja.
" Kau lihat, hanya dirimu yang tidak menyukai ku Nona.. lagian orang buta sepertimu tidak akan bisa melihat betapa tampannya aku " ucap Jungkook percaya diri.
" Kau--"
" Sudahlah Lisa.. dia anak orang yang punya Kampus ini, yang sopanlah jika berbicara dengannya " tegur Humaira.
" Sudah-sudah " ucap Humaira menenangkan Lisa.
" Tuan hukuman kami sudah selesai apa kami boleh pulang? " tanya Humaira sopan.
" Mana aku tau, kalian tanyakan saja pada Abang ku " ucap Jungkook lalu pergi begitu saja.
" Arghhh.. kenapa pria br*ngs*k itu sangat menguji ku " ucap Lisa yang benar-benar habis kesabaran, tapi Jungkook yang mendengar itu hanya terkekeh.
" Sabar yah.. biasanya kalo kaya gitu jodoh " ucap Rose menahan tawanya.
" Apa, berjodoh dengan dia? amit-amit Tuhan " ucap Lisa.
" Ayo, sekarang kita ke Ruangan Rektor, setelah itu kita pulang " ucap Humaira lalu diangguki oleh sahabatnya.
Di Ruang Rektor.
__ADS_1
" Tuan hukuman kami sudah selesai " ucap Jennie sedikit dingin.
" Bagus.. jangan kalian ulangi lagi kesalahan kalian kalau tidak akan kami beri hukuman yang lebih berat lagi " ucap Taehyung, lalu diangguki oleh keempatnya.
" Sekarang apa boleh kami pulang? " tanya Rose, lalu diangguki oleh Taehyung.
...****************...
Saat ini Humaira sudah di kontrakannya, dia ingin pergi mandi tapi tiba-tiba bundanya menelfon jadi dia mengurungkan niatnya untuk pergi mandi.
[ Halo bun.. ada apa? ]
[ Kenapa kau jarang memberi kabar pada bunda Humaira, apa kau lupa kalau orang tua mu ini sangat kesepian]
[ Heheehe maafkan Humaira bunda, makanya bunda bikin adik saja lagi biar bunda dan ayah tidak kesepian ]
[ Ide bagus, ayah setuju dengan mu hahaha ]
[ Nah.. ayah sudah setuju tuh bun hhaahahhh ]
[ ishh ngomong apa kamu ini, bundakan sudah tua emang kamu mau punya adik disaat umurmu sudah segini ]
[ kenapa tidak, Humaira akan sangat menyayangi dia bunda ]
[ Haiiss anak ini, apa kamu baik-baik saja disana? bunda sangat khawatir kalau kejadian seperti kemarin terulang kembali, Apa sebaiknya kamu pindah saja? ]
[ Bunda tenang saja disini sudah ada Lisa, Jennie,dan Rose yang selalu menjaga Humaira, mereka sangat baik dengan ku, jadi bunda tidak perlu memindahkan aku kuliah..lagian disini nyaman juga bun, Apa bunda tidak ingin kesini? ]
[ Tunggu ayah mu libur dulu baru bunda dan ayah kesana ]
[ hmm, baiklah.. ]
[ Yasudah, bunda tutup dulu ya ]
[ Iyaa bunda dadahh ]
[ Dahh ]
__ADS_1
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙