
" Bagus.. aku suka dengan semangat kalian, " ucap Namjoon.
" Baiklah sekarang kita akan menyusun rencana, dan malam nanti kita langsung berangkat ke Maxico " ucap Seokjin lalu diangguki oleh semua bodyguard.
Selama menyusun rencana, mereka semua fokus. Tidak ada yang berbicara semua bodyguard mendengarkan rencana Tuannya untuk menyerang Black Horse.
" Baiklah kita sudahi rapat hari ini, kalian siapkanlah semua senjata api kita dan jangan lupa pakai rompi anti peluru kalian " ucap J-Hope mengingatkan.
" Baik Tuan " ucap semua bodyguard serentak.
...****************...
Hari sudah menunjukkan pukul 14.00 tapi Yoongi tak kunjung datang, membuat Humaira sedikit lesu.
" Kamu kenapa Mai, kenapa dari tadi kamu melihat kearah pintu " ucap Rose bingung dengan tingkah Humaira.
" Eh, tidak papa " ucap Humaira.
" Kamu menunggu pria itu? " tebak Jennie, membuat Humaira langsung salah tingkah.
" Oh, benarkah? " ucap Lisa menatap Humaira.
" T-tidak siapa juga yang menunggu dia " ucap Humaira salah tingkah.
" Kamu tidak usah berbohong Mai, lihatlah pipi mu memerah " ucap Jennie menggoda Humaira.
" Wah.. kamu menyukai pria itu Mai? " tanya Rose menahan tawanya, begitupun dengan Lisa dan Jennie.
__ADS_1
" Kalian ini ada-ada saja, mana mungkin aku suka pada pria kejam itu " ucap Humaira berusaha tenang.
" Ouhh.. benarkah " ucap Lisa, Jennie, dan Rose serentak. Mereka sangat senang karna bisa menggoda Humaira sampai-sampai pipi gadis itu sudah memerah.
" Sudahlah aku ingin tidur, kalian menggangguku saja " ucap Humaira lalu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut, dan itu membuat Lisa dan yang lain tertawa puas.
" Ada apa dengan ku, kenapa juga aku harus menunggu dia? " ucap Humaira dalam hati.
...****************...
Sebelum kerumah sakit Yoongi, Jungkook, Jimin dan Taehyung mampir ke restoran untuk membeli makanan, sedangkan yang lain pergi ke Kantor.
Setelah selesai membeli makanan mereka langsung pergi ke rumah sakit.
" Eh, mereka semua tidur? " ucap Jimin yang baru datang dengan yang lainnya.
Saat ini Rose dan Lisa tidur diranjang pasien yang satu lagi, karna didalam ruangan itu ada 2 ranjang. Sedangkan Jennie tidur disofa.
" Bang, kalo diliat-liat mereka cantik juga ya " ucap Jungkook.
" Kau benar Jung " ucap Jimin yang memandangi wajah Rose yang sudah terlelap.
Selama menunggu para gadis itu bangun, Yoongi dan yang lain mengerjakan pekerjaan mereka dengan laptop masing-masing. Mereka memang selalu membawa laptop di dalam mobil mereka, karna seringnya berpergian.
Dari semua sahabat Humaira, Jennie lah yang paling tidak bisa diam saat tidur. Bayangkan saja dari tadi tangan Jennie sudah berada di atas laptop Taehyung, sudah berkali-kali Taehyung membenarkan posisi tidur Jennie tapi tetap saja.
Bahkan sesekali Jennie mengangkat kakinya dan meletakkannya ditempat sandaran sofa.
__ADS_1
" Sepertinya kata Jungkook tadi tidak berlaku dengan wanita ini, lihat saja dari tadi dia tidak bisa diam padahal dia sedang tidur " ucap Taehyung geleng-geleng kepala.
" Hahahha.. yang sabar Bang " ucap Jungkook terkekeh.
" Aishh.. gadis ini lihatlah, aku sulit bekerja jadinya " ucap Taehyung mengeluh, karna saat ini Jennie malah memeluk pinggangnya.
Akibat Jennie yang selalu mengganggunya membuat Taehyung menghentikan aktivitasnya dan membiarkan Jennie memeluk pinggangnya.
" Kau tidak marah Tae? " tanya Jimin.
" Kau pikir aku bisa marah pada orang yang sedang tidur? " ucap Taehyung malas.
" Kau sangat lucu jika pasrah begitu Bang " ucap Jungkook tertawa terbahak-bahak.
Mendengar ada suara bising membuat Humaira terbangun dari tidurnya. " Eh, kalian kapan datang? " ucap Humaira lalu bangun untuk duduk dan dibantu oleh Yoongi.
" Pelan-pelan " ucap Yoongi dingin. meskipun dingin tapi terkesan perhatian.
" Terimakasih " ucap Humaira setelah duduk dengan baik.
" Bang itu, Bang Yoongi? " bisik Jungkook pada Jimin dan Taehyung.
" Gila, bisa perhatian juga Bang Yoon " ucap Taehyung pelan.
" Dia benar-benar berubah " sambung Jimin.
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
__ADS_1