Tuan Muda Kejam

Tuan Muda Kejam
36. Sialan Dia Kabur!


__ADS_3

" Cih.. kau pikir kau sudah sangat hebat?!, aku ini Alex Gratte, tidak ada yang bisa menangkap ku semudah itu. Jangankan kau Yoongi seluruh polisi yang ada di Maxico ini saja tidak sanggup menangkap ku padahal aku ada di Negara ini! " ucap Alex berbicara sendiri dengan gaya angkuhnya.


" Tuan aku tidak bisa mengambil mobil kita karna markas kita sudah dikepung! " ucap beberapa bodyguard Alex yang selamat.


" Sudah, biarkan saja mobil itu.. sekarang kalian hubungi kelompok kita yang ada di Spanyol suruh mereka menjemput kita! " perintah Alex.


" Baik Tuan " ucap mereka lalu pergi ketempat yang aman.


Saat Yoongi dan Jungkook telah berhasil membobol pintu depan mereka segera masuk dan mencari Alex disegala ruangan, tapi hasilnya nihil. Mereka tidak menemukan Alex dimana pun.


" Sialan dia sudah kabur!! " umpat Yoongi emosi.


" Bang lihat itu! " tunjuk Jungkook pada lubang yang ada di bawah sebuat lemari kecil yang terletak tidak rapi.


" Geserkan lemari itu! " perintah Yoongi lalu dituruti oleh bodyguardnya.


" Tuan, sepertinya ini adalah jalan rahasia! " ucap bodyguard itu setelah menggeser lemari kecil yang menghalangi lubang itu.


" Sialan!, kalian ikuti kemana arah lubang itu. Segera beritahu aku jika kalian sudah mendapatkan jawabannya! " ucap Yoongi lalu pergi.


" Kalian hati-hatilah.. kami akan menunggu kalian dibandara " ucap Jungkook lalu diangguki oleh para bodyguard itu.


Jungkook menyusul Yoongi dan memberitahu kepada semuanya bahwa Alex telah melarikan diri. Saat Taehyung ingin keluar dari persembunyiannya dia melihat dari kejauhan ada polisi yang menuju kearah markas Alex.


" Gawat!, ada polisi datang segera bubar! " ucap Taehyung melalui earphonenya. Mendengar perkataan Taehyung semuanya bergegas meninggalkan markas Alex tanpa jejak.


iiiiiiiiuuuuuu......


iiiiiiiiuuuuuu......


Polisi telah sampai dimarkas Alex, mereka melihat banyak mayat yang bersimbah darah akibat tembakan. Mereka menjadi mayat dalam bentuk yang sangat menggenaskan.

__ADS_1


" Descubre quién los mató! ( Cari tau siapa yang membunuh mereka! ) " ucap Komandan polisi.


" Sí, señor! ( Baik Pak! ) " ucap anggota polisi.


...****************...


" Bang bagaimana sekarang? " tanya J-Hope pada Seokjin.


" Aku yakin dia telah pergi dari Maxico saat ini, dan aku juga yakin dia tidak akan tinggal diam. Jadi aku mohon kalian berhati-hatilah mulai hari ini, lindungi siapapun yang kalian anggap penting. Terutama orang tua kita! " jelas Seokjin panjang lebar lalu diangguki oleh semuanya.


" Bang bagaimana kalau saat ini orang tua kita dijaga oleh para bodyguard?! " usul Taehyung, karna jujur dia juga takut orang tuanya menjadi sasaran Alex.


" Tapi bagaimana kalau mereka bertanya kenapa kita menaruh bodyguard dirumah kita masing-masing?! " tanya Jungkook, karna memang dari dulu sampai sekarang orang tua mereka tidak pernah tau tentang ini.


Kecuali Daddy, karna Daddy lebih dulu bergelut didunia perbisnisan, jadi dia sangat tau apa yang dilakukan untuk mempertahankan perusahaannya. Jika bukan menyerang, ya mempertahankan. Dan itu semua pasti ada pertumpahan darah, mengingat jika diluaran sana pasti banyak yang menginginkan posisi yang saat ini dipegang oleh Daddy dengan cara apapun.


" Sepertinya kita sudah tidak bisa lagi membohongi orang tuan kita Bang! " ucap Jimin menatap semua sahabatnya yang telah dia anggap Abang dan adik sendiri.


" Kau benar Bang!, aku rasa kita sudah tidak bisa lagi berbohong " ucap Jungkook membenarkan perkataan Jimin.


" Kau urus saja Bang!, saat ini hatiku sangat panas dan emosi. Aku sulit memikirkan jalan keluarnya " ucap Yoongi dingin.


" Aku tanya padamu.. apa kau masih mencintai Irene?! " tanya Seokjin mendadak.


" Apa maksud Bang Jin, tentu saja aku tidak mencintainya lagi. Aku benar-benar muak melihat wajahnya! " ucap Yoongi kesal.


" Lalu untuk apa kau sampai semarah ini?! " tanya Seokjin lagi.


" Karna si b*jing*n itu sudah berani melecehkan Humaira Bang!! " ucap Yoongi yang kembali emosi mengingat perlakuan Alex pada Humaira waktu itu. " Jika dia mengambil Irene aku tidak masalah karna gadis itu sendiri yang memberikan tubuhnya pada pria br*ngs*k itu, tapi ini Humaira dia jelas sangat berbeda dengan Irene! " Jelas Yoongi panjang lebar.


" Jujur pada kami kau menyukai Nona Kim Humaira?! " tanya Seokjin serius.

__ADS_1


" A-aku, tidak. Aku tidak suka padanya! " ucap Yoongi, sebenarnya dia juga bingung dengan dirinya sendiri. Kenapa disaat mengingat Irene diambil oleh pria itu dia biasa-biasa saja, tapi jika mengingat pria itu melecehkan Humaira hatinya sangat panas dan terbakar sehingga susah baginya untuk mengontrol emosinya sendiri.


" Kau bilang kau tidak suka padanya, tapi lihat reaksi mu disaat kita membahas tentang pria itu dengan Humaira. Kau seperti orang gila yang tidak bisa mengontrol emosi mu sendiri! " ucap Seokjin pada Yoongi.


" Sudahlah.. jangan membahas itu, aku ingin istirahat Bang! " ucap Yoongi kembali memejamkan matanya.


" Tapi apa salahnya jika kau jujur Yoon?! " ucap Seokjin.


" Entahlah aku juga bingung dengan diriku sendiri! " ucap Yoongi lalu menghembuskan nafasnya kasar.


" Bang sudah.. biarkan Bang Yoon istirahat dulu, saat ini kita kembali dulu ke Negara kita. Setelah itu baru kita bincangkan ini kembali besok! " ucap Namjoon menyudahi perdebatan itu, karna Namjoon tau suasana hati Yoongi saat ini sedang tidak bagus. Dia tidak ingin kedua Abangnya ini nanti malah bertengkar.


Bodyguard yang sendari tadi menyetir hanya bisa diam mendengar Tuan nya berdebat. " Gila juga kalau Tuan Yoongi sudah marah, aura kejamnya sangat terlihat! " ucap bodyguard itu dalam hati.


Malam ini juga mereka sepakat kembali ke Negara mereka, saat sampai dibandara pesawat pribadi mereka sudah menunggu dan siap untuk terbang.


" Apa bodyguard yang aku suruh mengecek arah lubang tadi sudah kembali?! " tanya Yoongi pada bodyguard yang lain.


" Sudah Tuan, mereka akan segera sampai " ucap bodyguard itu lalu diangguki oleh Yoongi. Tidak beberapa lama bodyguard itu sampai dan langsung menghampiri Yoongi.


" Maaf Tuan, kami membuat Tuan-Tuan menunggu " ucapnya sopan.


" Tidak apa-apa, apa yang kau temukan?! " tanya Yoongi.


" Lubang itu mengarah keluar dari perkarangan markas Alex dan tembus di sebuah rumah kosong, dan kami menemukan ini dirumah kosong itu Tuan " ucap bodyguard itu lalu memberikan ponsel yang mereka temui.


" Jimin.. kau periksa ponsel ini jangan sampai ada data yang hilang disana, siapa tau ada hal penting! " ucap Yoongi pada Jimin.


" Okee.. " ucap Jimin menerima ponsel itu lalu menyimpannya.


" okee..semuanya sudah ada disini, sekarang kita kembali. Ayo masuk! " ajak J-Hope lalu mereka semua masuk ke dalam pesawat, dan terbang ke Negara mereka.

__ADS_1


Belum ada yang follow nih.. bantu follow dong.. 💙💙


Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2