Tuan Muda Kejam

Tuan Muda Kejam
37. Ketahuan!


__ADS_3

Yoongi dan yang lain sampai di Negara mereka dini hari. Mereka langsung pulang ke Masion Keluarga Min dengan mobil yang sudah disiapkan oleh para bodyguard. Sesampainya dirumah ternyata ada Daddy sedang duduk di halaman Masion.


" Eh, Daddy kenapa Daddy disini?! " tanya Namjoon.


" Kalian semua masuk sekarang Daddy tunggu di ruang kerja!! " ucap Daddy marah.


" Daddy kenapa?! " tanya Namjoon bingung.


" Sudah ikuti saja! " ucap J-Hope, lalu mereka semua masuk dan menghampiri Daddy di ruang kerjanya.


" Ada apa Dad?! " ucap Seokjin setelah tiba diruangan Daddy.


" Kalian dari mana jam segini baru pulang?! " tanya Daddy serius.


" Kami lembur Dad! " ucap Yoongi bohong.


" Daddy tidak pernah mengajari kalian berbohong! " ucap Daddy menatap tajam semua anaknya. " Kalian pikir Daddy tidak tau kalian dari Maxico?! " ucap Daddy.


" Dari mana Daddy tau?! " tanya Taehyung kaget.


" Kau pikir Daddy mu ini siapa?, mengetahui dimana kalian hal yang sangat mudah bagi Daddy. Sekarang jujur apa yang kalian lakukan disana?! " tanya Daddy menatap mereka satu per satu.


" Hanya membalas dendam " ucap Yoongi santai.


" Balas dendam atas dasar apa?! " tanya Daddy serius.


" Dia merebut kekasihku Dad " ucap Yoongi malas.


" Hanya itu?!, kau masih bisa mencari yang baru. Banyak yang mau dengan mu, kenapa harus menyerang orang itu sampai ke Maxico?! " ucap Daddy tidak menyangka. " kau yakin hanya itu Yoon?! " tanya Daddy memancing.


" Baiklah aku akan jujur.. aku menyerangnya ke Maxico bukan semata-mata sakit hati karna dia merebut Irene, tapi juga karna dia melecehkan teman ku. Karna kelakuannya, temanku mengalami trauma yang cukup berat. Daddy taukan masalah ini?! " ucap Yoongi panjang lebar.


" Lalu kenapa kalian bertindak sendiri hah?!, kenapa tidak memberi tau Daddy? " ucap Daddy marah.


" Kalau kami memberi tau Daddy, pasti Daddy tidak akan setuju! " ucap Yoongi.


" Tentu!, tentu saja Daddy tidak mengizinkan kalian. Karna kalian menyerang dengan rencana yang belum matang! " ucap Daddy marah.


" Kami bisa menghandlenya sediri Dad! " ucap Yoongi membela diri.


" Ouh ya?!, lalu mana.. apa musuh yang kalian cari sudah kalian dapatkan? " tanya Daddy. Semua diam mendengar pertanyaan Daddy. " Kalian tidak bisa menjawab?, makannya pelajari musuh kalian sebelum menyerang!, kalau seperti ini musuh pasti akan menyerang balik, dan Daddy sangat yakin tidak hanya kalian yang dicari. Pasti semua yang berhubungan dengan kalian menjadi sasarannya! " ucap Daddy marah, kali ini Yoongi bertindak sangatlah gegabah. Saat mendapatkan informasi tentang Alex Daddy langsung kaget, bukan apa-apa tapi Alex itu memiliki banyak komplotan dari mana saja, Daddy sangat khawatir karna tidak hanya nyawa anak-anaknya yang terancam, tapi juga keluarga Min, dan orang tua kandung anak-anaknya.

__ADS_1


" Maafkan kami Dad! " ucap mereka serentak, mereka sangat menyesal karna perbuatan mereka semua orang menjadi sasaran Alex.


" Lalu sekarang kita harus apa Dad?! " tanya J-Hope.


" Yang pasti kalian bawa orang tua kalian kesini dulu agar lebih aman! " ucap Daddy.


" Bagaimana kalau Mama Papa bertanya pada kami Dad? " tanya Jimin.


" Tidak ada cara lain kalian harus jujur! " ucap Daddy lalu diangguki oleh semua anak-anaknya.


" Sekarang kalian tidurlah, besok pagi segera bawa orang tua kalian kesini! " ucap Daddy lalu keluar dari ruangannya.


" Maafkan aku, karna egoku Mama dan Papa jadi ikut terlibat! " ucap Yoongi menyesal.


" Kau sudah kami anggap saudara sendiri Bang jadi kami siap membantu mu apapun itu!, sudahlah semua sudah terjadi sekarang kita istirahat dulu! " ucap Namjoon lalu mereka bubar ke kamar masing-masing.


...****************...


Hari ini Humaira sudah diperbolehkan pulang, karna dokter sudah menyatakan bahwa trauma Humaira sudah membaik. Humaira pulang dengan sahabatnya tanpa sepengetahuan Yoongi.


" Gila.. Tuan Yoongi baik banget, semua biaya rumah sakit kamu sudah dia lunaskan! " puji Rose.


" Kalian rasa Tuan Yoongi tertarik tidak dengan sahabat kita yang cantik ini?!, seperti si ekhem..itu " goda Jennie melirik Lisa sekilas.


" Jen.. aku itu tidak setara dengan dia, jadi mustahil dia suka padaku. Lagian aku juga tidak suka padanya! " ucap Humaira pada Jennie.


" Eh, maksudmu tidak setara apa?! " tanya Rose polos.


" Aku ini hanya orang sederhana, sedangkan dia sangatlah kaya mana mungkin dia suka pada ku. Yang ada dia malah ilfiel " ucap Humaira terkekeh.


" Ohya, berbicara masalah kaya aku ingin menyampaikan sesuatu! " ucap Lisa teringat sesuatu yang terlupakan olehnya.


" Apaa?! " tanya Humaira, Jennie, dan Rose serentak.


" Sebelum memberi tahu kalian, sebaiknya kita ngobrol sambil makan! " ucap Lisa lalu menghentikan mobilnya disebuah Cafe.


" Kamu sangat pandai membuat orang penasaran! " ucap Humaira lalu hanya dibalas cengengesan oleh Lisa.


" Mbak?! " panggil Lisa pada pelayan Cafe.


" Mau pesan apa Kak?! " tanya pelayan itu ramah.

__ADS_1


" Bife de chorizo nya satu!, kalian ingin apa?! " tanya Lisa pada sahabatnya.


" Samakan saja " ucap Rose lalu diangguki yang lain.


" Oke, Bife de chorizonya empat, minumnya Es lemon tea nya juga empat! " ucap Lisa ramah.


" Baik.. ditunggu ya Kak! " ucap pelayan itu lalu pergi.


" Apa yag ingin kamu katakan?! " tanya Rose pada Lisa penasaran.


" Kayanya kita harus ikut apa kata-kata Tuan Yoongi dan yang lainnya deh! " ucap Lisa.


" Eh, kenapa harus ikut? " tanya Jennie.


" Kalian tau tidak-- "


" Tidak.. "


" Jangan dipotong dulu! " ucap Lisa kesal.


" Okee.. okee apa?! "


" Ternyata Tuan Yoongi dan saudara-saudaranya itu adalah anak pengusaha terkaya di Asia! " ucap Lisa dengan suara pelan.


" WHAAT!! " pekik Humaira, Jennie, dan Rose bersamaan, saking besarnya suara mereka semua yang ada di Cafe itu melihat kearah mereka.


" Maafkan sahabat saya.. " ucap Lisa meminta maaf pada orang-orang yang ada disana. " Kecilkan suara kalian! " tegur Lisa pada sahabatnya.


" Lis.. kamu gak bohongkan? " ucap Humaira tidak percaya.


" Untuk apa aku bohong Mai! " ucap Lisa menikmati makanan yang baru datang.


" Lalu apa hubungannya harus mengikuti keinginan mereka?! " ucap Jennie juga menikmati makanan nya.


" Saham diperusahaan Ayah mu 80% milik pengusaha tersukses di Asia bukan?, apa kamu ingin perusahaan Ayah mu gulung tikar? " ucap Lisa.


" Oh My God.. kamu benar, tapi aku tidak ingin! " rengek Jennie.


" Kamu kira aku ingin?, tentu saja aku tidak ingin kalau bukan Mama Papa yang memaksa aku tidak akan mau! " ucap Lisa.


" Kalo aku tidak masalah.. karna dilihat-lihat Tuan Jimin itu tampan! " ucap Rose senyum-senyum sendiri.

__ADS_1


" Hentikan Rose.. kamu membuat ku geli " ucap Lisa lalu hanya di balas kekehan oleh Rose.


Belum ada yang follow nih.. bantu follow dong.. 💙💙Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙


__ADS_2