Tujuan Terakhirku

Tujuan Terakhirku
episode 13


__ADS_3

di rumah Zahra


di sana sudah ada Abi dan Umi yang menyambut kedatangan Zahra, yang habis keluar rumah sakit


"assalamu'alaikum Abi, umi" salam Azam dan Zahra bersamaan


"waalaikumsalam, selamat datang kembali" sambut Abi dan Umi kemudian memeluk Zahra, Zahra yang diperlakukan seperti itu merasa terharu dan mulai menangis


"loh kok nangis, ini hari bahagia dilarang nangis-nangis" ucap umi yang melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Zahra


"udah-udah anak umi yang satu ini kok cengeng, harus kuat, sekarang kita makan, umi udah masakin makanan kesukaan mu" ucap umi kepada Zahra


umi mengajak mereka makan, setelah makan Zahra pergi ke kamar untuk beristirahat dan membersihkan diri, dan mulai terlelap dalam mimpinya


seperti biasanya Zahra bangun di sepertiga malam untuk sholat tahajud dan membaca Al-Qur'an sambil menunggu adzan Subuh, saat adzan berkumandang Zahra segera berjamaah bersama keluarganya di mushola rumahnya, setelah menjalankan ibadahnya Zahra beranjak menuju kamar dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah


"hmm.. Zah kamu yakin masuk sekolah hari ini, apa nggak besok saja?" tanya Umi khawatir


"gpp, umi aku udah sehat kok!!" jawab Zahra menyakinkan uminya

__ADS_1


"ya udah umi, Abi kami berangkat dulunya" pamit Zahra dan mencium tangan mereka


"ayo, bang kita berangkat!!" ajak Zahra


"hmmm..


"assalamu'alaikum" salam Azam dan Zahra


"waalaikumsalam" jawab umi dan Abi


Azam dan Zahra berangkat pakai motor menuju ke kampus, tidak ada obrolan dari mereka hanya suara jalanan yang ramai, setelah selesai ke kampus Azam memarkirkan motornya diparkiran.


disana sudah ada teman Zahra yang sedang menunggu kepastian Zahra yang tidak masuk selama 3 hari


"Zah, kenapa loe nggak masuk sekolah 3 hari?" tanya Vina mengintograsi Zahra


"aku sakit, maaf ya sudah buat kalian cemas" jawab Zahra


"kok kamu nggak bilang ke kita kalo loe sakit, kan kita pengen jenguk" kata Putri kesal pasalnya Zahra tidak memberitahu mereka bahwa dirinya sakit

__ADS_1


"iya, bener tu, kok loe jahat banget sih Zah!!" kata Chika juga kesal


"lho, ini aku sudah memberitahu kalian, kalau aku sakit, yak kan, dan kalau marah terus cepat tua lho!!" goda Zahra


"ye, kan loe ngabarin kita setelah loe sembuh, nggak pas sakit!!" kesal Chika dengan melipat tangannya ke dada


Zahra melihat itu bahagia karena teman-teman yang baru ia kenal sudah sangat menyayangi dirinya, setelah pertengkaran mereka bel masuk berbunyi guru pun masuk kelas dan mulai mengajar


Ting, Ting, Ting, Ting


bel istirahat berbunyi, seperti biasa Zahra dan teman-temannya pergi ke kantin, ya dan Teman-temannya Azam juga, tapi kini tidak ada Jessica dkk yang membuat kegaduhan, Karena mereka dikeluarkan oleh pihak sekolah karena kejadian Zahra pingsan di parkiran


"eh, katanya Jessica dkk dikeluarkan di sekolah?!" tanya Chika penasaran


"lho, dikeluarkan, kapan dan kenapa?" tanya Zahra terkejut, karena Zahra tidak tahu jika Jessica dkk di keluarkan dari sekolah


"pas loe nggak masuk, dan sebab Jessica dkk dikeluarkan, nggak ada yang tahu tentang hal itu" jawab Vina santai


mendengar ini Zahra melirik ke Arah Abangnya, yang meminta penjelasan, tapi Azam membuang muka, menghindari pertanyaan sang Adek, dan untuk teman-teman Azam mereka sudah tau semuanya dan mereka juga sudah tau identitas Azam

__ADS_1


bel masuk berbunyi, mereka akhirnya meninggalkan kantin dan menuju kelas mereka masing-masing, tak terasa hari semakin siang dan bel pulang berbunyi, seperti biasanya Zahra pulang di bonceng Azam, merekapun pulang ke rumah


__ADS_2