
Author POV
Brrraaakkk
seketika keadaan hening karena gebrakan meja mereka
"hei, Lo jauhin Azam...!!!" ucap perempuan yang menggebrak meja dengan kesal sambil menunjuk kepada Zahra
"lho, emang kakak siapa..? kok suruh aku jauhin bang Azam" tanya Zahra
"gue itu Jessica, pacarnya Azam" ucap perempuan itu yang bernama Jessica,
dan teman-teman Zahra pun terkejut jika dia pacarnya Jessica, tapi tidak untuk Azam dan teman-temannya,dan Zahra karena emang para cewek banyak yang ngaku-ngaku pacarnya Azam.
"emang bang Azam pernah bilang kalau kakak itu pacarnya....,kok aku nggak tau sih?!" tanya Zahra pura-pura penasaran
"Bang Zam kok nggak pernah cerita sih kalau punya pacar seorang tante-tante?" tanya Zahra meledek kepada Azam.
"ih, apasih dek, Abang itu nggak pernah pacaran ya sama cewek itu!!! jawab Azam dengan kesal
"tuh..., dengerin bang Azam aja nggak ngakui kalau kamu pacarnya, kok kamu PD banget bilang kalau kamu pacarnya bang Zam!! gerutu Zahra.
Jessica pun kesal dengan ucapan Zahra yang mengolok-oloknya, dan Zahra dan teman-temannya pun tertawa melihat wajah kesalnya Jessica tak terkecuali teman-temannya Azam, Azam yang mendengar gerutu sang adik hanya tersenyum melihat tingkah adiknya.
__ADS_1
ppllaaaak
tamparan keras mendarat di pipi Zahra yang dibalut cadar yang dilontarkan oleh Jessica,
sontak itu membuat Zahra dan teman-temannya kaget dan teman-temannya Azam pun juga kaget melihat itu, apalagi Azam yang melihat itupun langsung berdiri dan membentak Jessica
"Lo, berani tampar Adek gue, Lo harus tanggung jawab atas kesalahan yang Lo buat pada Adek gue!!! ancam Azam
mendengar itu mereka (- Zahra) kaget jika Zahra itu Adek Azam, Jessica pun langsung takut mendengar hal itu
"Z..Zam, g..gue ng..nggak tau kalau dia itu Adek lu!! ucap Jessica terbata-bata karena ketakutan
"emang kalau itu bukan Adek gue, Lo bakal seenaknya gitu nampar anak orang?!!!! bentak Azam yang sudah kesal, melihat abangnya marah Zahra pun berniat menenangkan Abangnya
Azam yang masih tersulut emosi pun menurut pada Adeknya dan menggandeng tangan Zahra meninggalkan kantin dan menuju uks yang di ikuti teman-teman mereka berdua, Jessica pun mengumpat kesal kepada Zahra
"awas aja Lo, Zah gue bakal bikin perhitungan sama Lo!!" ucap Jessica kesal
di UKS
"kamu nggak papa kan dek?" tanya Azam cemas karena nggak bisa ngejaga Adek satu-satunya
"nggak papa bang, cuma perih aja!" jawab Zahra lembut, teman teman Azam dan Zahra sontak kaget melihat kelembutan dimata Azam karena mereka hanya melihat Azam yang dingin dan cuek.
__ADS_1
mendengar jawaban Zahra Azam mulai menitihkan air mata dan menangis, melihat itu Zahra menenangkan Azam
"bang, kok nangis sih jelek tau, kalau Abang nangis kayak gitu!" gerutu Zahra agar Azam tidak berfikir aneh-aneh, mendengar itu Azam terkekeh dan mengusap air matanya.
"dah, jangan nangis lagi, nggak malu apa dilihatin temen-temen Abang" celetuk Zahra
mereka pun tertawa mendengar hal itu, dan yang di ejek pun kesal karena ejekan Adeknya
"awas ya, kamu dek..., yaudah ayok pulang?!!" ajak Azam
"Lho, kok pulang kan belum waktunya?" tanya Zahra terkejut
"udah, ayok pulang, nanti izinin sama kepala sekolah" perintah Azam, mendengar itu Zahra hanya pasrah dan mengiyakan Abangnya
"aku pulang dulu ya, temen-temen, kakak-kakak" ucap Zahra
"iya, semoga cepet sembuh ya" ucap mereka, Azam dan Zahra pun meninggalkan UKS dan pulang ke rumah, dan temen-temen mereka pun kembali ke kelas masing-masing
di rumah
"assalamu'alaikum" salam Azam dan Zahra bersamaan
"waalaikumsalam, kok sudah pulang?..dan itu kok Azam kayak habis nangis?" selidik umi mereka
__ADS_1