
dan diseberang sana ada sepasang mata yang kesal melihat candaan mereka
ya dia adalah Jessica dan temannya yaitu Sinta, Mita, dan Sisil.
"eh lihat tuh sok akrab banget tu cewek sama Azam dan temannya" ucap sinis Mita
"eh tapi kan emang cewek itu Adeknya Azam, ya wajarlah kalau deket sama Azam" ucap Sisil
"hmmm.. gue gak yakin kalau si cewek muna*** itu Adeknya Azam" ucap Jessica kesal
"kok loe bisa nggak percaya kayak gitu sih, kan yang bilang Azam sendiri kalau cewek itu Adeknya?!!" tanya penasaran Sinta
"hmm.. gue nggak bisa percaya gitu aja, sebelum gue ngeliat bukti kalau si cewek muna*** itu Adeknya Azam" jawab serius Jessica
"tapi kan loe lihat gimana Azam kemarin yang ngebentak loe, kurang bukti apalagi?" tanya Sisil
"ya, gue nggak mau tau pokoknya gue harus deket sama Azam, dan gue harus ngejauhin cewek itu dari Azam...... awas aja Lo cewek muna*** Lo bakal hancur" geram Jessica
Ting Ting Ting Ting
bel masuk berbunyi
"bang aku ke kelas ya bang" ucap Zahra
"hmm..."
Zahra dkk pun menuju ke kelas dan disusul oleh Azam dkk.
sesampainya Zahra dkk di kelas mereka duduk dan mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru
__ADS_1
Ting Ting Ting Ting
bel pulang berbunyi, guru yang mengajar pergi meninggalkan kelas, satu per satu para murid pun meninggalkan kelas, begitu juga Zahra dkk
Ting tong
bang Zam:"dek tunggu diparkiran bentar ya, Abang ada urusan sebentar ya, maaf ya dek, bentar lagi kelar kok?!! pesan Azam
Zahra:"iya bang gpp"
bang Zam:"hmm.. makasih yaa"
Zahra:"hmmm"
"zah kok nggak pulang nungguin siapa?" tanya Vina
"nungguin Bang Zam" jawab Zahra
"iya,gpp kok, sebentar lagi Bang Zam keluar katanya!!" jawab Zahra menyakinkan Vina bahwa ia baik-baik saja
"yaudah kita pulang dulu, yaa..?!! ucap Vina
"iya, hati-hati dijalan ya!!" ucap Zahra
"hmmm,..." jawab Vina dengan anggukan
"dadah..Zahra" ucap teman-temannya Zahra
teman-teman Zahra kemudian pulang
__ADS_1
"haii..." sapa seorang cowok
"oh hai...sambil mendongakkan kepalanya
"lho kak kok disini, dimana bang Zam?!! tanya Zahra
"hmmm..tadi kayaknya masih ada kerjaan" jawab cowok tadi
"padahal kak Kevin udah kelar kok, bang Zam belum kelar si" gerutu Zahra
Kevin terkekeh melihat Zahra kesal, ya yang mengajak ngobrol adalah kevin
"ya bentar lagi keluar orangnya" ujar Kevin
"hmm.. Zah aku boleh ngomong sesuatu nggak?" tanya kevin
"hmm... apa kak? tanya balik Zahra
"kalau aku sama kamu gimana?" tanya Kevin khawatir akan ditolak Zahra, Zahra mendengar itupun terkejut pasalnya teman Abangnya menyukai nya.
"hmmm.... gimana ya kak, tapi aku nggak bisa nerima ucapan kak Kevin karena aku nggak pengen pacaran kak, maaf ya!! tolak Zahra lembut
"kalau nggak mau pacaran kalau aku nikahin gimana??" tanya hati-hatilah Kevin
"haaaa...Zahra terkejut mendengar hal itu, baru kali ini ada yang ngelamar Zahra Secara terang-terangan, tapi Zahra juga bingung karena dia tidak ingin menikah karena ia merasa Sadar diri akan dirinya mempunyai penyakit
"maaf banget,ya kak aku nggak bisa nerima kak kevin, aku pengen fokus sama kuliah Zahra, maaf banget ya kak" tolak Zahra lembut sambil mengatupkan tangan
"hmmm... yaudah gpp, tapi akan tetep tunggu kamu sampe kamu lulus kuliah yaa?!!" tutur lembut Kevin
__ADS_1
"hmm... tapi kak... belum sempet Zahra ngomong Zahra ada yang menampar dirinya
plaaaakkk