Tujuan Terakhirku

Tujuan Terakhirku
episode 1


__ADS_3

"Zahra POV"


Pagi hari seperti biasanya aku dan keluargaku sarapan bersama, dan hari ini adalah hari pertama aku masuk kampus bersama bang Azam, kami berangkat menggunakan motor tapi Abi nyuruh mereka naik mobil tapi bang Azam mintanya naik motor, aku sih nurut aja bang Azam karena kami berangkat bareng karena kami satu kampus.


"kami berangkat dulu ya!! Abi, Umi!", ucapku sambil menyalami mereka, dan disusul bang Azam.


"iya, belajar yang benar di sana jangan main-main!!!" ucap umi kepada ku.


"iya!!, umi ku yang cantik." ucapku sambil mencubit pipi umi.


"ayo bang, berangkat nanti telat lho!!" ucapku


"hmmm, kami berangkat dulu Abi, umi!!" ucap bang Azam.


"assalamu'alaikum" ucap kami.


"waalaikumsalam" ucap mereka.


pun berangkat naik motor, kami pun sampai sekitar setengah jam dan kami berjalan beriringan, banyak siswi yang menatapku sinis,


"eh lihat tu cewek sok care banget sama Azam"


"iya tuh, dia itu siapa sih kok bisa diboncengi sama Azam?"


"paling cewek nggak tahu diri yang dijalan terus ngerayu Azam!!"


ya itulah omongan yang dilontarkan padaku , bang Azam yang mendengar itu geram dan ingin menghampiri mereka tapi aku cegah biar nggak ada perdebatan, ya orang-orang belum pernah dengar kalau bang Azam punya adik dan ya mereka nggak pernah tau kalau kampus itu milik keluarga ku.


akupun menuju sendiri ke ruangan kepsek, karena bang Azam sedang buru-buru menuju ke kelasnya duluan.


tok, tok, tok,

__ADS_1


"masuk!!" ucap kepala sekolah.


"kamu Zahra ya??" tanya kepala sekolah


"iya, Pak saya Zahra." jawabku


"sudah ngisi formulir?"tanya kepala sekolah


"belum, pak." jawabku


"ini isi formulir nya dan saya akan mengantarmu sekalian saya mengajar di kelasmu" jelas kepala sekolah


"iya, Pak" jawabku


aku pun mengikuti kepala sekolah menuju ke kelas, kemudian setelah sampai ke kelas, aku pun di suruh kepala sekolah untuk memperkenalkan diri.


"hai, perkenalkan nama ku Az-zahra Al-fahrizi" ucapku memperkenalkan diri.


"hai, namaku Vina, ini Chika, dan Putri" ucap gadis yang duduk disebelah ku dan teman-temannya, memperkenalkan diri.


aku pun tersenyum dan mengangguk.


dan mereka pun mengajak ku ke kantin bersama, dan kami pun duduk dipojok karena di sana sepi dan tenang, kami pun memesan makan, saat kami sedang makan kami dihampiri 4 orang laki-laki, ya itu abang ku dan teman-temannya.


"dek, boleh kita duduk disini" tanya salah satu temannya bang Azam pada kami.


"iya, kak boleh, apa sih yang nggak boleh buat kakak ganteng 😁😁" jawab Chika


"hahahaha😆😆"


"oh, ya dek kenalin gue Kevin!"

__ADS_1


"gue Fikri!"


"gue Niko!"


"gue...


"kak Azam kan cowok terganteng di kampus ini 😁😁!" potong Chika


"biasa aja kali bilang ganteng nya kan, dia juga nggak ganteng-ganteng amet" ucapku


mereka pun(- Azam) terkejut mendengar ucapanku


"hhaaa.....nggak ganteng, ya ampun ganteng nya kaya gitu masak nggak ganteng sih, Zah?!!" ucap putri


"udah bosen aku yang kayak gitu" ucapku


"tipe lu kayak apa sih.... kok bilang bosen sama wajahnya kak Azam?" tanya Vina


"hmmmm...... rahasia, hehehe" jawabku


"hmmm... baru kali ini ada yang nggak terpesona sama pesona lu, Zam!" ucap kak Kevin.


"iya... lu nggak ngerasa kecewa gitu Zam?" tanya kak Niko


"nggak" jawab datar bang Azam


"lihat tu.. muka dingin kayak kulkas kok banyak banget yang naksir sih" gerutuku


"hhahahhahah"


Brrraaakkk

__ADS_1


__ADS_2