
“kita cemburu” seru ketiga pria itu, membuat DNK membelakkan matanya dan melongo tak mengerti maksudnya.
“cemburu gimana bang?” kali ini kayra mulai bersuara
“ya kita cemburu aja” sahut akbar
“cemburu gimana coba?” tanya naila
“gak papa cemburu aja” seru bagas
“udah abang mau pulang, istirahat” kata adrian
“eh bang, abang cemburu kenapa? Abang suka sama siapa nich?” ledek dinda yang membuat ketiga pria itu menelan saliva nya dengan kasar
Glek...
“apaan sih udah abang mau pulang” elak adrian dan langsung melenggang pergi
“kak” panggil naila ke akbar
“bang adrian kenapa dah?” tanya naila
“gak tau” jawab akbar
“udah gw mau balik, yuk gas” ujar akbar dan langsung pergi bersama bagas dan tentu saja itu membuat DNK bingung dan tertawa
“hahhahahhahahhahah” tawa DNK
“mereka kenapa sih?” tanya naila
“gak tau” sahut kayra
“mereka aneh” kata kayra
“hahahhahh” tawa dinda dan naila
“udah ah gak usah diambil pusing mending sekarang kita balik ke tempat kerja masing-masing aja atau gak pulang yuk” ujar dinda
“yaudah yuk” ajak naila
“kita pulang aja deh” seru kayra
“iya juga, kerjaan gw udah selesai kok” kata naila
“gw sih tinggal ngapalin jadwal pasien” ucap dinda
“jam ngajar gw dibatalin” ucap kayra
“yaudah pulang yuk” ajak naila lagi
“kay lo nginep aja gimana?” usul naila
“yaudah ntar gw minta tolong kevin bawain pakaian gw” ujar kayra
“yuhu balik” seru dinda
Didalam mobil
“guys gw masih bingung kenapa mereka bisa cemburu sama leon” ujar naila sambil menyetir
“iya gw juga sama nai” sahut kayra
“mungkin mereka ngerasa kalau kita main bareng ma mereka atau kumpul bareng sama mereka kita gak pernah sedekat itu beda kalo kita lagi kumpul bareng sama riski ataupun leon” tutur dinda
“iya juga sih” seru naila
“eh kay coba lo video cal sama riski deh, gw kangen” titah naila
“ya udah bentar” kata kayra
~calling on~
Assalamualaikum kay-onnie ~siska
__ADS_1
Waalaikumsalam ~kayra
Loh kok lo yang angkat sis? ~kayra
Riski lagi di toilet euy ~siska
Oh ~kayra
Lo apa kabar sis? ~naila
Eh ini bukannya no kay-onnie kok ada lo sih? ~siska
Iya kita lagi bertiga nih ~dinda
Oh gitu, alhamdullillah kabar gw baik, kalian gimana? Terakhir kontek pas sampai bandung doang ~siska
Alhamdullilah baik ~dinda
Maaf sis ~kayra
Riski masih lama gak? ~naila
Kenapa emangnya? ~siska
Gw pen liat aja kali gitu dia jadi berubah dikit, hahahhah ~naila
Dia mah masih sama, nyebelin ~siska
Nambah euy ~riski
Yeu ngaku lo ki ~kayra
Biarin ~riski
Kalian masih ada jam kuliah? ~dinda
Masih habis ini kalo gw ~siska
Gw nungguin siska ~riski
Nanti kita jadwal kan buat ketemuan ~naila
Ok ~siska
Bye ~riski
~calling off~
“soal tadi lupakan saja lah” ucap naila
“cemburu?” tanya kayra
“iya, gw masih bingung aja kalo mereka cemburu” jawab naila
“kalau bang adrian sih wajar cemburu ke leon karena kalau gw sekarang kan jarang banget bareng dia, bang adrian mah ada dinas mulu” tutur dinda
“tapi yang masih gw bingung nih guys, bang adrian itu cemburunya ke siapa masa iya cuman karena leon ngacak-ngacak rambut gw dia cemburu? Dia tuh cemburu dalam arti apa. Cinta? Atau apa?” bingung dinda
“sama, terus kak bagas sama kak akbar juga ikutan cemburu kan aneh” ujar kayra
“kalo kak bagas cemburu karena kedekatan dinda sama leon wajar, tau mereka itu bakalan nikah” ujar naila
“nai!” kesel dinda
“hehehhe, maaf” ucap naila
“maksudnya gimana?” tanya kayra
“kalian main rahasia-rahasian sama gw?” tanya kayra penuh selidik
“ok, jadi gini gw tuh dijodohin sama kak bagas dan pertemuannya itu semalam makanya gw belum cerita sama lo kay, tadinya sih pen di resto ceritanya tapi leon ngikut kan ntar gw gak bisa leluasa curhatnya” tutur dinda
“pantes dia cemburu din, secara gak langsung lo itu calon istri kak bagas” ujar kayra
__ADS_1
“iya gw tau, gw salah” kata dinda
“ya udah lah kan baru calon istri” ucap naila
“lagian lo juga belum lamaran kan din?” tanya naila
“belum lah, kan lo juga ada disitu” sahut dinda
“memastikan aja” seru naila
“tapi kalau lo nikah, kita bakalan kesepian dong” ujar kayra sendu
“iya bener kay, pasti ntar dinda bakalan sibuk sama rumah tangganya” seru naila ikutan sendu
“kan belum tentu juga, gw yakin bang adrian belum tau soal ini” sahut dinda
“masa sih?” tanya kayra memastikan
“ya mungkin aja, lagian juga bang adrian pasti gak mau dan gak akan mau gw langkahin nikahnya” ujar dinda
“bener juga” seru kayra
“udahlah” seru naila
Dan sekarang mereka telah sampai di rumah zuhairy family. Dan ternyata zuhairy family sedang berkumpul dan sedang membicarakan sesuatu yang serius.
“assalamualaikum” salam DNK
“waalaikumsalam” sahut ayah bunda dan adrian
“kalian udah pulang?” tanya ayah abdul
“udah yah, ya udah kita ke kamar dulu” ujar dinda
Saat DNK sudah pergi, zuhairy family melanjutkan obrolannya.
“ayah bunda” panggil adrian
“apa kamu sudah yakin?” tanya ayah abdul memastikan
“sudah yah, adrian sudah sangat yakin, adrian sangat mencintainya aku ingin melamarnya malam ini juga agar dia tidak menjadi milik orang lain” tutur adrian
“huh baiklah” kata ayah abdul
“bagaimana bunda?” tanya abdul meminta persetujuan
“bunda setuju yah, usia adrian memang sudah cukup untuk melanjutkan hubungan ke jenjang yang serius” tutur bunda ara
“ok, malam ini kita akan melamarnya, kamu siapkan semua keperluannya” ujar ayah abdul
“sudah adrian persiapkan” ucap adrian
“sejak kapan?” tanya bunda
“sebelum adrian membicarakan hal ini” jawab adrian
“ya sudahlah” seru bunda
“baik, sepertinya ayah harus membicarakan hal ini kepada fahri, dan agar ia meminta kayra pulang. Karena ayah yakin kayra akan menginap disini” tutur ayah abdul
“ok baik terimakasih ayah bunda, kalau begitu adrian ke kamar dulu” ucap adrian sambil melengganggkan pergi ke kamarnya.
“ya” kata ayah abdul
“ya sudah kita ke kamar yuk bun” ajak ayah abdul dan di setujui oleh bunda ara.
***
Hay guys author balik lagi nih
Jangan lupa like komen favorit vote dukung terus authornya terimakasih readers.
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya “DENDAM YANG SALAH”, “CINTA ANAK MOTOR” dan “DEAR CALON IMAM”.
__ADS_1
.
.