
Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh keluarga zuhairy dan virendra. Dimana hari ini adalah ahri pernikahan adyra. Sedari tadi dikamar adrian, dia selalu ditenangin dan di candain oleh kedua sahabatnya yaitu Bagas dan Akbar. Adrian yang awalnya tegang dan gugp sekarang sudah rileks kembali. Ia sudah yakin jika nanti semuanya berjalan dengan lancar tanpa ada halangan.
“woah, sahabat karib gw udah mau melepas status single nih” gurau akbar
“gak nyangka ternyata lo bisa ngasih gw keponakan nih ntar” gurau bagas
“nikah aja belum, udah keponakan bae” cibir adrian
“ehh tapi lo gak boleh kasar” kata akbar
“iya bener tuh, jangan kasar bro” seru bagas
“udah lah gausah bahas yang itu” kata adrian
“ok ok” seru akbar dan bagas yang menahan tawa nya
“lo masih grogi nih?” tanya bagas memastikan
“udah gak terlalu” jawab adrian
“ya udah yuk kita keluar” ajak akbar
Mereka bertiga pun keluar dari kamar adrian dan menuju ruang keluarga. Disana sudah ada ayah abdul, bunda ara, papi hendrik, mami hasna, abi alvin dan umi kamila.
“gimana udah siap?” tanya ayah abdul
“siap yah” jawab adrian mantap
“ya sudah yuk berangkat” ajak papi hendrik
Dan kini mereka semua menuju rumah virendra. Mereka menggunakan empat mobil, dimana para orangtua satu mobil masing-masing, sedangkan adrian, bagas dan akbar satu mobil di mobil adrian. Kini mereka sudah sampai dirumah keluarga virendra dan langsung disambut oleh tuan rumah.
“mari silahkan” ujar papa fahri
Mereka segera menuju tempat ijab qobul. Disana sudah ada penghulu yang menunggu. Mereka semua langsung berpisah. Adrian ke depan. Para orangtua menuju tempat tamu. Sedangkan bagas dan akbar mereka stay berdiri untuk mengambil momen hari ini atas permintaan adrian.
“ini mempelai pria nya?” tanya penghulu setelah adrian duduk
“iya pak” jawab papa fahri
“sudah bisa kita mulai?” tanya penghulu
“bisa pak” jawab papa fahri
“baiklah, mari kita baca basmallah” ujar penghulu
“bismillahirahmanirahim” seru semua orang
“baik, silahkan nak adrian membacakan surah Ar-Rahman sesuai yang dikatakan pak fahri sebagai mahar” titah penghulu
Adrian pun segera membacakan surah Ar-Rahman dengan suaranya yang merdu hingga selesai, semua itu tak lepas dari padangan kayra yang berada dikamar ditemani oleh dinda, naila, dan keysa. Mereka melihat dari kamera yang sudah disambungkan dengan televisi dikamar kayra
“alhamdullilah” ucap penghulu saat adrian selesai melantunkan surah Ar-Rahman
“silahkan mempelai pria menjabat tangan pak fahri” titah penghulu dan langsung di laksankan oleh adrian
“baik, kita mulai” seru penghulu
“Ananda Adrian Shariq Zuhairy Bin Abdullah Shafwan Zuhairy Saya nikahkan dan Saya kawinkan engkau dengan putriku Azkayra Syahira Virendra Binti Fahri Daeshim Virendra dengan maskawin berupa cincin berlian , uang tunai sebesar 200 juta, surah Ar-Rahman, dan seperangkat alat sholat dibayar tunai” Ujar papa fahri dengan berkaca-kaca
“saya terima nikah dan kawinnya Azkayra Syahira Virendra Binti Fahri Daeshim Virendra dengan maskawin tersebut dibayar tunai” balas Adrian dengan lantang dan satu tarikan nafas
“bagaimana para saksi?” tanya penghulu
__ADS_1
“sah” seru para saksi
“alhamdullilah” seru semua orang.
Setelah ijab qabul selesai, kayra keluar dari kamar dengan digandeng oleh dinda dan naila disampingnya. Hari ini kecantikan kayra bertambah dan itu membuat adrian tak berkedip saat melihatnya.
Skip...
Sekarang sudah memasuki waktu untuk merayakan repsesi, dan kini adyra sedang berada di pelaminan siap untuk menyambut para tamu undangan. Kini giliran adibag, kevysa, dan aknai.
“selamat ya abangku, udah lepas status nih” kata dinda dengan nada mengejek
“gw emang udah lah lo belum din” balas adrian dengan senyuman mengejek
“biarin, wlekk..” kata dinda sambil menjulurkan lidah nya
“selamat ya kayra sahabat karibku, semoga bisa sabar hadapin bang adrian yang super duper menyebalkan ini” kata dinda dengan menatap tajam adrian. Sedangkan adrian hanya acuh.
“hahahha, iya din. Thanks and cepet nyusul ok” ujar kayra terkikik
“tenang aja, bentar lagi kalian menerima undangan dari gw sama dinda” sahut bagas
“hahahahha” tawa renyah mereka
“iya, jagain adik gw bro” ucap adrian menepuk bahu bagas
“siap pak komandan” seru bagas sambil hormat
“selamat menempuh hidup baru bang, kay” ujar naila sambil memeluk kayra diikuti oleh dinda
“thanks nai” balas kayra
“thanks naila, cepet-cepet terima akabar yak” ucap adrian terkikik membuat akbar melototkan matanya
“pasti itu” balas adrian
Setelah acara pernikahan adyra. Selesai kini semua orang sudah pulang ke rumah masing-masing, sedangkan adyra sekarang masih dirumah virendra family. Sekarang kayra sedang duduk di kasurnya, kalau adrian sedang mandi. Kayra penasaran dengan kado pernikahan yang diberikan sama kedua sahabatnya. Pasalnya dari tadi mereka itu tak seperti biasanya diam, dan tak membuat kayra malu.
Seharusnya mereka bilang kek gini ‘jangan lupa keponakan buat gw’ tapi kok gak ya? Mereka lagi sariawan apa? Atau lagi taubat? Batin kayra
Saat kado pernikahan kayra buka bertepatan dengan adrian keluar dari kamar mandi dan sudah memakai baju tidurnya.
“belum kamu buka?” tanya adrian
“belum bang” jawab kayra
“ya udah buka yuk” ajak adrian yang sudah duduk di samping kayra
Saat dibuka kado itu ternyata isinya flashdisk dan ada suratnya.
Isi surat.
Hai. ADYRA. Selamat atas pernikahan kalian. Tolong kalian liat video yang ada di flashdisk ini. Thanks.
Jomvlo :v
Dinda dan Naila
“abang ambil laptop gih” titah kayra, adrian pun langsung ngambil laptopnya
“mana flashdisknya” kata adrian, kayra langsung mengasih saja
Dan saat videonya diputar mereka terharu bahkan adyra pun menangis. Mereka tak menyangka kalau videonya adalah curahan hati dinda dan naila yang belum siap di tinggal oleh kayra. Dan dinda yang takut kehilangan pelindungnya yaitu adrian.
__ADS_1
“aku tak menyangka mereka akan seperti ini” ujar adrian
“iya” sahut kayra
“ya sudah kita tidur saja” ajak adrian yang langsung disetujui oleh kayra
Aku tak akan memaksamu untuk memberikan hak ku sebagai suami sekarang. Mungkin memang benar kamu belum bisa mencintaiku dengan sepenuh hati tapi aku akan terus berusaha untuk mendapatkan itu semua. Batin adrian
Setelah itu pasangan baru tersebut akhirnya terlelap dan belum melakukan hal yang biasa dilakukan oleh pengantin karena mereka lelah dan terharu.
Dikamar dinda
Baik dinda maupun naila sama-sama belum memejamkan matanya, mereka masih terhanyut dalam pikiran mereka. Pada akhirnya mereka lelah terus-menerus memikirkan sesuatu akhirnya mereka pun tertidur
🍃🍃🍃
Style Adrian
Style gaun Kayra
Style Kevin
Style Bagas
Style Adinda, Naila dan Keysa
Style Akbar
Pelaminan
Tempat makan
cincin pernikahan adyra
***
Hay guys author balik lagi nih
Jangan lupa like komen favorit vote dukung terus authornya terimakasih readers.
Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya “DENDAM YANG SALAH”, “CINTA ANAK MOTOR” dan “DEAR CALON IMAM”.
.
.
__ADS_1