Tulus Mencintaimu

Tulus Mencintaimu
perkara yang duluan nikah


__ADS_3

Mentari sudah muncul sedari tadi. Dan para perempuan dirumah zuhairy family sudah berkutat di dapur dari tadi. Mereka sedang memasak untuk sarapan hari ini dan mereka sedang memasak bukan hanya untuk orang yang dirumah tetapi untuk tamu juga. Tamunya yang tak lain adalah virendra family dan kedua sahabatnya adrian.


“akhirnya selesai” ucap bunda


“alhamdullilah ya bun” kata dinda


“ya udah kita ke kamar dulu bun” kata naila


“iya” balas bunda


Setelah itu dinda dan naila naik ke lantai dua dan masuk ke kamar dinda kembali dan bersiap-siap. Setelah selesai mereka langsung ke ruang makan disana sudah ada zuhairy family dan sedang menunggu tamu. Dinda dan naila langsung duduk di kursi mereka dan memainkan ponsel.


Dinda maupun naila sama-sama stalking sosmed mereka. Bisa dibilang mereka itu influencer/selebgram juga. Kalau ada endorse mereka itu gak mematok harga. Tiba-tiba ada yang mengucapkan salam.


“assalamualaikum” salam para tamu


“waalaikumsalam” sahut mereka


“maaf lama” kata papa fahri mewakilkan


“iya gapapa” sahut ayah abdul


Karena sudah pada lapar mereka pun langsung saja menyantap makanan yang tersaji dengan lahap dan setelah selesai para orangtua langsung masuk ke ruang kerja ayah dan bunda untuk membicarakan bisnis mereka sedangkan DNK dan BAKA mereka menuju ke taman. Mereka sedang menikmati indahnya cuaca hari ini. BAKA mereka bermain pubg sedangkan DNK mereka sibuk dengan kdrama masing-masing.


Setelah rasa bosan melanda mereka (BAKA) menyelesaikan game mereka dan melihat DNK yang sedang asyik menonton kdrama tapi lebih tepatnya hanya kayra yang meonton kdrama. Dinda sedang mendengarkan tausiah online dari organisasi yang dia bangun sewaktu di jogja dan naila ia sedang mengecek email karena tadi papi chat bahwa ada yang harus naila cek.


“kalian sibuk ngapain?” tanya adrian tapi tak dijawab oleh DNK


“sabar ya lo di cuekin” kata bagas terkekeh


“dinda” panggil bagas tapi tak ada jawaban juga karena dinda memakai earphone


“sama juga kan lo” kata adrian


“kay-onnie” panggil kevin dan langsung dijawab oleh kayra


“kenapa?” tanya kayra


“giliran kevin dijawab” seru bagas


“pesona kevin gak bisa dikalahin” sombog kevin sambil berpindah duduknya di dekat kayra


“ditanya sama bang adrian, lagi ngapain” ujar kevin


“lagi nonton chanyeol-oppa” ucap kayra


“lagi live?” tanya kevin


“iya” jawab kayra


“liat” kata kevin sambil mengarahkan ponsel kayra ke arahnya juga


Ketiga pria itu kembali dicuekin. Karena kesal mereka langsung mengambil posisi. Bagas dibelakang dinda, akbar disamping naila, dan adrian di sebelah kanan kayra.


“din” panggil bagas hingga kelima kali tak ada jawaban, hingga bagas menyadari bahwa dinda sedang memakai earphone. Dia pun langsung mencopot earphone dinda, dan sontak membuat dinda terkejud dan ingin marah tapi tak jadi


“kenapa dicopot?” tanya dinda yang ingin kembali memasang earphone tetapi dicekal oleh bagas


“lagi ngapain?” tanya bagas


“tausiah” jawab dinda membuat bagas mengernyitkan dahinya


“maksudnya?” tanya bagas tak paham


“gw lagi dengerin tausiah dari organisasi yang gw bangun di jogja” jelas dinda


“oh” balas bagas


Dinda yang merasa tak ada yang dibahas lagi dia langsung memasangkan earphone kembali.


Sedangkan akbar hanya memperhatikan naila. Yang merasakan ada yang memperhatikan seketika naila menoleh dan sejenak pandangan mereka bertemu. Naila langsung memutuskan kontak pandangan mereka dan bertanya.


“kenapa?” tanya naila

__ADS_1


“ga papa” jawab akbar langsung mengotak-atik ponselnya.


“kay” panggil adrian


“apa?” tanya kayra


“nanti kalau kita udah nikah, nama kamu masih sama apa mau diubah?” tanya adrian membuat kayra berfikr sejenak dan kemudian menjawab


“aku seterah bang adrian aja” jawab kayra


“ok” seru adrian


Setelah DNK selesai dengan urusannya. Kevin membuka suara


“dinda-onnie” panggil kevin


“kenapa kev?” sahut dinda


“onnie emang udah jadi calon istri bagas?” tanya kevin. Dia memang tak pernah memanggil bagas,adrian, dan akbar dengan embel-embel kak atau bang. Baru-baru ini aja dia manggil adrian dengan embel ‘bang’ karena sebentar lagi ia akan menjadi adik ipar adrian


“iya” jawab dinda singkat


“kok bisa?” tanya kevin masih penasaran. Dia memang tau ini karena tak sengaja adrian menanyakan hal ini di grup mereka.


“perjodohan” jawab naila


“kok lo yang jawab nai?” seru kayra


“dinda gak keberatan kok, dan jawabannya pasti sama” balas naila


“terus yang nikah duluan siapa?” tanya kevin


“gw” seru bagas dan adrian barengan


“lah ini yang mana dulu” kata akbar


“udah lo ngalah aja” kata adrian ke bagas


“gak bisa gitu dong” kata bagas


Jika adrian sudah seperti itu mau tak mau mereka manut wae


“udahlah kak, bang adrian aja yag nikah duluan” ujar dinda yang membuat wajah bagas menjadi suram


Apa dia gak cinta sama gw? Kok dia gak pengen nikah duluan? Pikir bagas


“gw bukannya gak mau nikah. Tapi bang adrian itu kakak gw jadi dia yang harusnya nikah duluan seandainya nanti gw langkahin pasti ntar dia susah dapat calon istri, untung dia udah punya calon istri jadi gak susah-susah lagi. Lagian di turki itu teman-teman bang adrian semuanya udah nikah kan kasian ntar kalo gw yang nikah dulu ntar bang adrian masih jomblo” terang dinda membuat bagas sedikit lega


“ya udah lah, kasian gw” ucap bagas


“lo jangan kasiani gw dong, akbar aja tuh” ujar adrian


“kok gw?” seru akbar


“lo kan masih single” sahut bagas


“aku diam” kata akbar


“udah lah, jangan berisik” kata dinda


“nai, ke kamar yuk” ajak dinda dan langsung disetujui oleh naila dan beranjak


“gw gak di ajak?” tanya kayra


“lo siapin tuh pernikahan, ntar kalo gw ikut-ikutan yang ada ntar gw debat mulu sama bang adrian” jawab dinda


“jadi mending gw liat laporan aja” lanjutnya sambil menarik tangan naila dan melenggangg pergi


Setelah itu mereka yang masih ditaman membahas tentang pernikahan adyra. Banyak cecok dan debat sesuai dengan apa yang dikatakan oleh dinda. Seandainya ia disitu mungkin juga sudah ikut debat. Wkwkwk


Dan setelah itu selesai mereka bersantai, berbeda dengan dinda dan naila yang berada di kamar. Mereka saling menyemangati karena sebentar lagi kayra akan menikah dan artinya mereka harus siap kalau kayra tak seperti dulu. Nanti mereka akan jarang bertemu.


“din” panggil nai

__ADS_1


“udahlah ga usah kita bahas lagi” lanjutnya


“iya malas gw” seru dinda


“nai, besok kan weekend tuh. Kita jalan yuk” ajak dinda


“boleh tuh” sahut naila


“kay?” tanya dinda


“kita omongin aja sama mereka” jawab naila


“ya udah deh” kata dinda


“eh chat aja ya” lanjutnya


“ya udah” sahut naila


Saat dinda sedang membuka hp, di aplikasi perpesanannya ada grup baru yang dibuat adrian dengan nama ‘tulus mencintaimu’.


“nai” pangggil dinda


“abang gw gak jelas bat dah” kata dinda dengam memperlihatkan grup tersebut


“tapi untung loh gak ada ikon grup nya” seru naila


“iya sih” balas dinda


“chat nya disitu aja din” titah naila


“ok!” ucap dinda


~grup tulus mencintaimu on~


Assalamualaikum


Kalian besok sibuk gak? Kalau gak sibuk, mau ikut gw sama nai gak? Happy weekend ~dinda


Kenapa gak ngomong aja sih? ~adrian


Malas turun gw lagi liat laporan bang. Kalau gak mau gpp kok ~dinda


Iya kalian pasti sibuk kan? Gak usah ikut gpp kok. Gak maksa ~naila


Iya. Yaudah assalamualaikum ~dinda


Gw ikut! ~akbar


Gw juga ikut!!! ~bagas


Gak jadi, besok gw sama nai ada urusan dadakan :D ~dinda


Loh kenapa? Udah jadi aja ya ~bagas


Gk usah kak, nanti kita ada acara dadakan. Sorry ~naila


~grup tulus mencintaimu off~


“mereka pasti sibuk semua” ujar naila lesu


“iya yaudah nanti kita aja yang pergi” sahut dinda lesu juga


“ok!” seru naila semangat kembali


***


Hay guys author balik lagi nih


Jangan lupa like komen favorit vote dukung terus authornya terimakasih readers.


Jangan lupa mampir ke karyaku yang lainnya “DENDAM YANG SALAH”, “CINTA ANAK MOTOR” dan “DEAR CALON IMAM”.


.

__ADS_1


.


__ADS_2