
10 orang tersebut maju melawan Liu chen dengan kekuatan penuh nya.. tapi bahkan mereka tidak bisa menyentuhnya. Saat ini Liu chen menggunakan kekuatan mata obhito..
Yaitu kamui teknik di mana mengirimkan bagian tubuhnya yang di serang ke dimensi lain..
"Apaan bocah ini.. kita bahkan tidak bisa menyentuhnya.. dan mata apa itu.. gumam salah satu penyerang.. karena merasa putus asa mereka semua mundur dan mengambil jarak..
Dengan sebuah gerakan aneh mereka berkumpul dan mengarahkan tangan mereka ke Liu chen..
_________________
"Hhhhh.. matilah anak mu xiao Chen.. ucap bhio Reng.. Patriack klan Reng.. sambil berdiri menatap xiao Chen yang sibuk melawan prajuritnya..
"Itu jurus turun temurun klan reng.. jurus terkuat
Yang biasa di pakai klan Reng dalam hal untuk menghabisi beast raksasa seperti naga.. hhhh
Tawa bhio Reng.
"Apa!!! Liu chen lari. Teriak xiao Chen ke arah Liu chen dengan wajah khawatir..
"Percuma mereka sudah selesai merapalkan mantra..
___________
"Liu chen yang mendengar itu hanya Ter senyum..
Melihat ke arah ayahnya sambil mengangkat jempol..
Tiba-tiba sepuluh orang tersebut berteriak.. sambil mengarahkan sebuah bola besar yang mengandung kepadatan tenaga dalam yang luar biasa..
"Bola plasma penghancur naga..
Bola plasma tersebut meluncur cepat ke arah Liu chen dan mengikis dalam tanah yang di lewati..
__ADS_1
Saat sampai tiba di depan Liu chen tiba-tiba bola plasma berhenti.. dan perlahan mulai masuk kedalam sebuah pusaran.. dan menghilang..
"Apa.. ke sepuluh orang tersebut terkejut melihat teknik yang selama ini di banggakan klan nya..
Sepertinya tidak berguna sama sekali..
"Menarik.. karena kalian.. mata sharingan seperti semakin terlatih.. ucap Liu chen yang menghilang kedalam tanah memakai kamui.
"Kemana bocah itu.. sambil mencari kemana hilangnya Liu chen..
Dua dari ke sepuluh tetua itu sudah tumbang dengan kepala terlepas..
"Di mana kau bocah keluar jangan pengecut..
Siap pengecut suara Liu Chen yang keluar dari tanah dan langsung berada di belakang 2 orang tetua..
"Cringggggg.. salah satu tetua mati dengan tangan Liu chen yang di aliri petir menembus badannya.. saat menarik tangannya.. salah satu tetua yang ada di depan nya membalikan badan dan dengan cepat mencoba memukul Liu chen..
"Sekarang tinggal 6 orang.. lagi dengan cepat.. dia berlari ke arah 6 tetua yang masih terkejut..
Melihat dengan mudahnya 4 orang temannya mati..
"Bola api, hempasan angin, teknik petir..
Air racun kematian..
Berbagai macam teknik mereka lepaskan tapi tidak ada yang bisa mengenai Liu chen..
Di saat kamui obhito aktif.. dan dia menembus barisan ke enam tetua dan sudah Ada di belakang mereka..
Suara dari kepala mereka berjatuhan berserta dengan badan mereka dan menampilkan Liu chen yang sudah memakai teknik kedua chidori..
Yang di mana pengguna nya bisa mengubah chidori menjadi pedang panjang di tangannya..
__ADS_1
"Ba**g*St.. kau teriak bhio Reng.. melihat Liu chen dengan marah dia menerjang ke Liu chen dengan sebuah tapak tangan yang terbakar dengan api..
Tapi sebelum sampai ke Liu chen.. sebuah pedang petir tajam menembus dadanya..
Dan kemudian bergerak membelah dari dada ke kepalanya..
," Berhenti melawan atau kalian akan ku bunuh sama seperti Patriack kalian..
Semua prajurit yang masih melawan ayah,raja dan Kun Shing.. melepas senjata mereka..
"Kami menyerah.. ucap serempak prajurit dengan Ter batah.. karena takut melihat kekuatan Liu chen barusan.. meski ber umur 12 tahun..
Tapi pandangan mereka seperti melihat iblis dengan mata merah menyala..
Dengan cepat ayah Liu chen membariskan mereka dan mengiring mereka kembali ke kerajaan untuk di sidang..
Di saat itu matahari terbit dan memperlihatkan banyak mayat yang berhamburan di dalam klan Reng.. korban kesalahan mereka mencari masalah dengan Liu chen..
"Liu chen mari kumpulkan mayat mereka agar kita bakar.. dan mari pulang ke kerajaan.. ucap ayah Liu chen.. dengan di iringi anggukan oleh kedu orang di sebelahnya yang adalah yang mulia dan Kun Shing..
"Baik.. ayah.. ucap Liu chen..
Dia bergumam dalam hati. Bahwa siapa saja yang berani kepadanya..akan dia buat merasakan yang namanya kematian..
"Liu chen.. karena ini hasil usaha mu dalam menghentikan kudeta.. maka siap siap mendapatkan penghargaan dari kerajaan ucap raja kepada Liu chen..
"sebaiknya tidak perlu yang mulia.. aku belum terbiasa di kenali banyak orang.. ucap Liu chen yang ragu.. apalagi mengingat dia akan di kejar-kejar orang setelah mengetahui dia seorang pahlawan..
"pikir dulu Liu chen.. besok baru memutuskan.. mencoba memberikan waktu Liu chen berpikir..
menghela nafas Liu Chen menjawab.. baik yang mulia..
nih ya bonus hari ini akan usahakan update mungkin 3 chapter.. mohon like dan komentar jangan lupa vote biar author semangat.. thanks guys😉😉😉👌👌👌👍👍
__ADS_1