
Selang beberapa waktu malam tiba dan mereka masih terus minum Tian Shun shi tidur di meja..
Xin Hao di lantai sedangkan Liu chen masih setengah sadar.. karena masih memasang wajah waspada kepada pemburu tadi.. meskipun pemburu tadi sudah menghilang saat pesanan mereka datang tapi Liu chen masih tetap berjaga-jaga.
"Silahkan nona!! 2 penjaga mempersilahkan 2 orang perempuan masuk ke kedai dan menuju lantai 5..
"Kakak!!.. yui Hao melihat kakaknya terbaring di lantai dan mulai menjewer telinganya.
Sia ying hanya menatap Liu chen yang masih sadar tapi mulai sempoyongan..
"Och.. kenapa ada bidadari di sini? Liu chen melihat sambil menunjuk ke sia ying..
"Bangun bangun.. Liu chen menggoyang Tian Shun shi, tapi berikutnya Tian Shun shi yang dekat dengan jendela kedai langsung mengeluarkan kepalanya dan langsun saja membuang isi perut ya..
"Heheeheh.. nona cantik aku Liu chen belum punya pacar dan mari kenalan.. sambil mengarahkan tangan untuk berjabatan.
Sia ying yang sedari tadi mulai emosi sekarang semakin menjadi jadi.. apalagi melihat tingkah laku mereka yang mirip sekali dengan orang gila.
"Tunggu kau ya.. sambil memapah Liu chen dia berniat memberikan pelajaran kepada Liu Chen di asramanya nanti...
Tian Shun shi dan Xin Hao di gotong oleh 2 penjaga untuk kembali ke asrama laki laki.
Liu chen yang hanya di papah oleh sia ying dan Yui Hao agak berjalan lambat..
Sesampainya di kamar Tian Shun shi dan Xin Hao langsung tepar tak berdaya di kasur.
Sedangkan Liu chen masih duduk dan lagi di ceramahi sia ying.. yang masih ada Yui Hao melihat in tertawa dalam hati..
Tapi kaget ketika Liu chen menarik badan sia ying ke kasur dan langsung memeluknya dan memberikan kecupan cepat di bibir kecil sia ying..
"Ehhh.. Liu gege lepas di sini ada Yui Hao.. sia ying melepaskan diri setelah beberapa lama dia berhasil. Tapi sia ying melihat ini langsung mencoba memasang senyum meskipun dalam hati sakit yang dia rasakan bahkan saat ini dia menahan air mata..
__ADS_1
"Sia ying aku di Luan ke asrama ya.. sia ying yang sudah tidak sanggup menahan air mata langsung kembali ke kamarnya di asrama.
"Ah ia aku juga sedikit lagi.. ucap sia ying sambil membenarkan selimut Liu chen..
Beberapa saat kemudian setelah sia ying dan Yui Hao sudah tidak ada di kamarnya. Liu chen membuka matanya. Dan ternyata hanya pura pura mabuk.. dia keluar dari asrama dan menuju sebuah lapangan latihan.. dekat asrama laki laki
"Keluar kau!!
"Pintar juga kau acting kepada semua teman mu..
Dengan pura pura mabuk.. aku saja hampir tertipu dan berniat masuk ke kamarmu.
Liu chen melepas kulvitasi tahap legenda langsung karena dia melihat kulvitasi dari pemburu di Depannya di ranah legenda juga tapi tahap puncak sedangkan Liu Chen tahap menengah..
"Pantas saja banyak orang yang ingin membunuh mu.. kau seperti seorang monster..
"Bacot.. Liu chen memegang npedang dan maju dengan cepat..
"Ting.. ting.. tinggg.. pedang berbenturan dengan keras.. tapi anehnya tidak ada yang mendengar setelah Liu chen melihat ke atas ternyata ada kubah pelindung yang menyebabkan suara pertarungan tidak akan terdengar keluar..
pria tersebut. Melemparkan pedang dan melewati tubuh Liu chen.. tapi kagetnya baru pedang itu lewat Liu Chen terlempar akibat tendangan cepat di perutnya..
"Aku tahu kau memiliki jurus menembus apa saja tapi aku menganalisa tubuh mu..
tubuhmu kan mengeras ketika sekali memakai teknik itu.. dan bisa aktif 30 detik kemudian..
dan bisa berpindah tempat. Itu cocok menjadi gabungan mata ku ini!!ucap pria tersebut
"Apa.. bagaimana bisa dia tahu. Gumam Liu Chen.
*Menganalisa.. Quest terbaru di temukan.. kumpulkan dan Dapatkan artefak mata dewa.
__ADS_1
(1/3)..
*Di depan tuan mata penganalisis..
Hadiah keterampilan yang bisa melihat kekuatan tersembunyi orang lain..
Waktu :
*Tak terbatas
Hukuman
* Buta selama 2 hari..
Liu chen menelan ludah membayangkan dia buta.. dan bisa skidipapap nanti ini..
"Begitu ya.. baiklah seperti aku memandang ingin mencoba pertarungan tanpa ketergantungan pada sharingan sesekali..
dengan cepat Liu Chen maju dan memulai tebasan demi tebasan..
"jurus kedua pemahaman pedang..
bilah angin kecil menyebar dengan putaran badan Liu chen..
tapi berhasi di hindari pria pemburu itu bahkan sebuah tapak menghantam dada Liu Chen..
"tapak hitam.. Liu Chen terlempar dan memuntahkan seteguk darah.. dia merasakan Anas di dadanya dan terlihat sebuah luka hitam.. dan perlahan mulai kehilangan kesadaran..
1.Like harus..
2.Komentar wajib
__ADS_1
3.vote lebih indahnya.
Jika tidak Liu chen akan memberikan kenangan terburuk pada kalian 😂😂😂😂🙏🙏👍👍