Uciha System

Uciha System
penyelamatan sebuah desa 4


__ADS_3

Beberapa kali bertukar jurus tetua Ken Zhi dan Ken Hirai mulai memenangkan jalanya pertarungan.. terlihat tetua gui Han mendapatkan luka di sekujur tubuh dari tombak dan pedang para tetua sekte dewa pedang.


"Bagaimana ini? Apakah aku harus lari dan menyelamatkan diri?


"Kau tidak bisa lari lagi.! Hari ini kematian mu manusia laknat!! Kau harus membayar semua yang kau lakukan di desa ini yang membuat mereka menderita dan menanggung hal yang paling membuatku muak yaitu penindasan


Dengan nafas menahan sakit tetua gui Han..


Menciptakan sebuah segel di tangannya dan mengumpulkan semua aliran Tenaga dalamnya di telapak tangan kanannya.


"Kak dia berniat bunuh diri dan menghancurkan kita bersamanya..


Perlahan bola hitam pekat tercipta di tangan tetua gui Han dan membesar.. "ini adalah kematian kita semua dan setelah ini bahkan mayat kita pun tak akan di temui..


"Lepaskan dan meledak lah.. bola terus bagaikan bom yang akan meledak terlihat dari bola yang mulai seperti berdenyut dan menandakan energi di dalamnya tidak stabil dan sangat berbahaya.


***********


"Perasaan ini? Gawat tetua Ken bersaudara akan mati.. gumam Liu chen.


"Kau merasakan sebuah aura aneh kan saudar Chen? Dan sepertinya daerah ini akan hancur bagaimana ini? Apakah tidak ada cara menghentikan hal tersebut? Xin Hao yang juga merasakan itu menjadi khawatir apalagi warga di ruangan bawah tanah belum keluar..


"Aku sepertinya bisa!! Tolong jaga yang lain Xin Hao..


"Apa yang terjadi dengan mata saudaran chen.


Pola unik apa di matanya itu. Gumam Xin Hao yang melihat mata merah unik Liu chen.

__ADS_1


Yang merupakan sharingan.


Liu chen semakin larut dalam pikirannya dan sampai pada sebuah titik dia langsung duduk bersila.. dia mengaktifkan sharingan nya


Perlahan dia menyembuhkan luka mental dan jiwanya.. " kalian tunggu di sini, aku akan pergi!!


Liu chen bergegas meninggalkan teman yang lainnya..


"Liu gege, hati hati.. sia ying berteriak kearah Liu chen.


Sementara di perjalanan Liu Chen mengaktifkan kamuinya dan membuka mangekyo sharingan obhito. Liu chen mengumpulkan semua aliran chakra di mata sebelah kanannya dan menatap ke tempat bola besar tersebut.


****************


"Kalian mati lah.. teriak gui Han sambil melepaskan segel yang menahan bola itu untuk tidak meledak..


Tapi kemudian sesuatu terjadi bola yang akan meledak bersama gui Han menghilang dan tertelan sebuah pusaran yan tercipta tanpa sebab.


"Fiutsshsh..


bola itu menghilang dan tidak tahu menghilang Kemana sedangkan tetua Ken bersaudara terkejut melihat hal itu.. apa yang terjadi? Kemana bola kekuatan itu menghilang? Di saat itu seorang pemuda jatuh dari sebuah atap rumah dan mengagetkan kedua Tetua tersebut..


Saat mereka menghampiri pemuda tersebut terlihat Liu chen pingsan dengan mata kanan mengeluarkan darah dan mengalir di pipinya..


"Ken, cepatlah kita membawa dia balik ke ruangan bawah tanah dan mengobatinya.


Mereka mengendong Liu chen dan selama di perjalanan mereka bertanya apakah Liu Chen yang melakukan hal tadi.. dan bagaimana mungkin mereka tidak merasakan kehadiran Liu chen di atas atap tempat pertarungan mereka.

__ADS_1


"Apa teknik tadi itu? Dan siapa yang melakukannya? apakah ada leluhur di sekitar kawasan ini? Masing tetua larut dalam pikirannya sendiri..


Sampainya di ruangan bawah tanah mereka mulai membaringkan Liu chen dan sia ying yang melihat keadaan pucat Liu chen menangis dan memeluk tubuh Liu Chen..


"Kami akan berjaga-jaga di luar jika benar ada Patriack mereka yang datang kami akan mengulurkan waktu mulai dari sekarang untuk kalian.. Ken Hirai menyuruh mereka mencari jalan keluar dari desa..


"Baiklah kakek yang pertama mereka temui melakukan evakuasi dengan cepat mereka menggunakan lorong yang mereka buat langsung menuju keluar dari desa..


"Ayok.. tetua Ken Zhi dan Ken Hirai. Menuju ke Kearah di mana sebuah aura besar dan para pendekar yang banyak berkumpul di sana..


_______________________________


"Sialan siapa berani membunuh Tetua ke enam ku akan kubunuh kau..


"Patriack ada dua orang yang menunggu di sebuah rumah..ucap salah satu bawahannya Seraya memberikan hormat kepada seorang kakek berusia kira-kira 70 tahun.. dan dia adalah Patriack sekte taring hitam yang mencapai tahap saint awal..


bagaimana ceritanya saksikan di chapter berikutnya ya. 👍👍🙏🙏🙏🙏


1.like


2.komentar


3.vote dan tips banyak oke..


maaf hany bisa satu chapter perhari untuk kedepannya soalnya author lagi sibuk-sibuknya di dunia nyata ya guys.


#TERIMA KASIH SEMUANYA.

__ADS_1


__ADS_2