
Semua orang sekarang ada yang menatap irih padanya.. bahkan tidak biasa' memandang penuh niat membunuh. Tapi Liu chen justru tidak peduli karena jika dia mau hanya beberapa helai nafas semua orang di dalam asrama bisa mati.. apalagi dengan aura membunuh yang besar.
"Liu chen sepertinya kita berjodoh bukti kita satu kamar di asrama ini.. Xin Hao menunjukkan nomor kamar yang sama dengan Liu chen.
"Ehhh.. kau normalkan. Liu chen bertanya dengan nada takut..
"Normal apa kau mau ku perlihatkan pusaka hah?
Kesal Xin Hao dengan Liu Chen
"Bercanda bercanda!!
"Tapi siapa teman kita satu bukannya bertiga.
Tanya Liu chen
"Siapa lagi kalau bukan aku lah.. Tian Shun shi berjalan sambil memangku tangan di belakang lehernya.
"Kalau begitu kita ke kamar dulu menaruh barang dan pergi mencari kedai di dekat sekte...
Tian Shun shi mengangguk bersamaan dengan Liu chen menanggapi pertanyaan Xin Hao..
Sesampainya di kamar mereka melihat 3 kasur berukuran kecil berjejer di sampingnya ada 3 kolom lemari untuk pakaian mereka..
"Ya lumayan lah fasilitas nya..gumam Liu chen
"Yosh kita berangkat ke kedai..
Kedai dekat sekte ternyata besar dan mempunyai
5 lantai.. terbagi dalam beberapa kasta.
(*Lantai 1 & 2 tempat murid biasa..)
(*3 dan 4 untuk murid inti dan khusus)
( *Lantai 5 untuk para murid bangsawan dan
keluarga kerajaan)
__ADS_1
"Perlihatkan status lencana murid.. ucap 2 orang penjaga di depan pintu masuk kedai.
Liu chen yang tidak ingin menunjukkan statusnya hanya menyuruh Tian Shun shi menunjukan plat nya bergambar sebuah bilah pedang dengan warna emas.. plat juga Terbagi dalam beberapa warna.
1.plat bilah pedang dengan warna perunggu untuk murid biasa
2.plat bilah pedang dengan warna perak untuk murid inti
3.sedangkan untuk plat bilah pedang emas berarti status bangsawan atau keluarga kerajaan tertentu..
Tapi lebih khusus Liu chen punya dan hanyalah dia yang mempunyai plat tersebu.. plat emas dengan bilah pedang di lilit seekor naga menjadi ciri khas murid khusus.
Dan sebenarnya dia bebas mau makan di mana saja di kedai tersebut.
Bahkan jika itu ruangan pemilik kedai. Atau di atas atap, di WC Pun boleh..
#TAPI NGAK GITU JUGA AUTHOR# gumam Liu chen.
Mereka memilih lantai 5 karena itu memang tempat wajib bagi keluarga kerajaan apalagi sekarang Liu chen lagi berasama Xin Hao dari kerajaan danghao dan tentu pangerannya dari kerajaan ying hang..
"Pesan apa tuan??.. seorang pelayan menghampiri mereka sambil hendak mencatat makanan.
"Berikan hidangan terbaik dan aku pesan arak..
Tian Shun shi dan Xin Hao kaget mendengar itu
Perasaan makanan di lantai 5 ini mahal dan itu sudah uang jajan mereka selama 3 hari..
Tapi mereka tidak tahu Liu Chen punya point' system, bahkan jika dia mau kedai itu bisa di beli bahkan tidak enak lagi beli dengan yang punya kedai..
"Liu chen yang biasa biasa saja.. bisik Tian Shun shi sambil menyenggol tangan Liu Chen.
"Sudah tenang aku yang bayar..
#sekarang buat sistem pembayaran ada perubahan dari author ya..
1 koin diamond \= 100 koin emas
1 koin emas \= 100 koin perak
__ADS_1
1 koin perak \= 100 koin perunggu
Okay lah yah.. keterangan tentang uang.
Kita kembali lagi guys
Saat mereka lagi asik menunggu pesanan sambil bercerita seorang di sudut ruangan memasang senyum lebar dengan niat membunuh kepada Liu Chen dan temannya.
"Liu chen.. kau merasakan sebuah niat membunuh kepada kita..tanya Tian Shun shi.
Liu chen hanya mengangguk dan menyuruh dia diam dengan menempelkan jarinya ke mulut sebagai kode.. dan kembali tenang.
tak Lama setelah itu perempuan pelayan tadi muncul dengan semua pesanan Liu Chen..
tapi saat selesai menaruh pesanan dia malah diam berdiri di situ..
"aku rasa kami sudah tidak memesan lagi.. tanya Xin Hao..
sang pelayan perempuan terkejut dari melamun nya.
ternyata dia melamun melihat ketampanan Liu chen. karena kaget dia spontan mengeluarkan kata kata.
"ehh.. aku terpesona dengan wajah kakak sambil melihat ke arah Liu chen.. dengan wajah memerah dia berbalik dan berlari ke dapur kembali..
"susah jadi ganteng ya.. kalau bisa bagi sedikit.
Xin Hao bersamaan memberikan protes ke Liu chen.
"tanya author lah.. kok saya sih kalian tanya. gumam Liu Chen.
mereka pun makan dengan lahap dan mulai minum arak sampai beberapa kendi arak habis..
dan Liu chen lupa umur nya.. karena dia sudah lama menahan rasa ingin minum alkohol.
apalagi di kehidupan sebelumnya dia pecandu alkohol.. meskipun di tubuhnya yang berbeda tapi ingatan tentang hal ini susah di hilang kan..
1.Like harus..
2.Komentar wajib
__ADS_1
3.vote lebih indahnya.
Jika tidak Liu chen akan memberikan kenangan terburuk pada kalian 😂😂😂😂🙏🙏👍👍