Uciha System

Uciha System
menuju tournament dan persiapan


__ADS_3

Besoknya Liu chen dan lainnya berlatih di lapangan. Liu chen fokus kepada latihan fisik,


Dia lari mengelilingi lapangan dan push up dan yang lainnya.


Sia ying memilih melatih ilmu dasar pedangnya. Untuk memperkenalkan pondasi teknik pedang.


Apalagi ada sebuah jurus baru yang di berikan Liu chen.. ilmu pedang jiwa naga.. tapi sia ying masih mempelajari teknik dasarnya dahulu..


Tian Shun shi dengan pengendalian teknik pedang api nya. Dia terus berusaha membuat apinya menjadi magma. Tapi selalu gagal.


Xin Hao sama dengan Liu Chen hanya latihan fisik. Karena dia memiliki sebuah teknik tubuh naga. Yang terbagi menjadi 5 jurus.


1.auman naga


Teknik di mana suara keluar seperti Auman naga dan merusak pendengaran lawan


2.5 pukulan naga terbang.


Dimulai dari telapak tangan yang terbagi 5 warna.


Merah, biru, hitam, putih, dan emas. Pukulan mengeluarkan bayangan naga terbang dengan warna di atas. Dimulai dari merah lemah dan emas terkuat..


3.pernapasan naga.


Mengumpulkan kembali sebagian besar energi alam dalam sekali pernapasan.


4.teknik tombak naga. Beserta pusakanya tentunya.. konon katanya yang memakai ini sebelumnya adalah seorang prajurit berjiwa naga.


#ZILONG#


Di tangan nya senjata ini sempat menjadi momok menakutkan di kekaisaran Ming sebelumnya.



teknik perisai kulit naga.


Mampu membuat Sirah Yeng terbuat dari banyak sisik naga.

__ADS_1



Saat matahari mulai meninggi mereka berhenti latihan.. dan mulai duduk untuk beristirahat.


Liu chen, Xin Hao dan Tian Shun shi duduk di bawah sebuah pohon.. sementara asik duduk.


Dua orangnya perempuan dengan kecepatan lari menuju kearah mereka.. masing-masing membawa air putih di sebuah botol dan handuk.


"Adik ku rupanya memperlihatkan pengertian kepada kakaknya.. gumam Xin Hao yang melihat Yui Hao membawa air minum dan sebuah handuk.


Tapi justru berlawanan dengan apa yang dia pikirkan.. di saat tangannya ingin meraih minuman yang ada di tangan adiknya..karena terlalu rapat dengan Liu saat duduk. Yui Hao menendang wajahnya dan membuatnya terlempar..


"Kak Chen. Ini minumannya Yui Hao dengan nafas memburu.. memberikan air kepada Liu Chen..


Tapi seorang wanita juga memberikan Liu chen air juga dan dia adalah sia ying..


"Kau pikir dia akan memilih air minum mu itu. Ejek sia ying.


"Kita liat saja dulu..


Xin Hao yang tidak sempat melakukan pertahanan saat di serang tadi pingsan dengan badan tengkurap..


"Janganlah berkelahi.. jika kalian kesulitan mencari solusi alangkah lebih baik jika ku minum satu.. Tian Shun shi angkat bicara.


Tapi hawa dingin mencekam meliputi dirinya..


Seperti sedang berada di kuburan massal dan pada waktu tengah malam.. atau orang yang lagi uji nyali di tempat angker dan jika tidak sanggup tinggal melambaikan tangan ke kamera..


Seperti itulah perumahan yang dia rasakan..


Dan ternyata yang menyebabkan hal itu dua wanita tadi yang menatap nya.


"Kau seharusnya diam.. ucap mereka bersama sama


Liu chen yang melihat itu berjalan perlahan dan lari... Mereka yang melihat Liu chen tidak sempat meminum air yang mereka bawakan semakin kesal dan melihat kearah Tian Shun shi


"Ehh.. ampun!! Ucap tian Shun shi..

__ADS_1


Tapi apa daya, dia seharusnya tidak bicara karena hal itu membangunkan dua naga..


"Agkhhhhhh.... Teriakkan Tian Shun shi, terdengar sampai seluruh pelopor sekte dewa pedang..


___________________________________


Di sebuah kedai seorang pria sedang duduk dan memakan semangku bubur dan semangkuk sup daging.. dia memakai baju hitam dan topi lebar yang menutup wajahnya..


dia mencari informasi tentang seseorang yang memiliki aura besar, yang menyebabkan ketakutan di seluruh kekaisaran Ming.


"Kau tahu yang menyebabkan ketakutan baru saja. Ternyata masih muda bahkan masih berumur 13 tahun.. ucap seorang bapak yang bercerita kepada temannya.


"Tapi yang ku dengar, dia bisa saja reinkarnasi atau penerus dari dewa iblis Shao kan dulu..


"Aku ngerasain hal mengerikan jika membayangkan hal itu..


Kemudian pria itu berdiri, tapi kejadian berikutnya membuat semua orang di sana terkejut..


Dua pria yang lagi asik bercerita tentang pemuda itu.. tiba-tiba kepalanya terlempar ke meja orang di sebelahnya..


"Beraninya kau menghina yang mulia..


Teriak pria berbaju hitam itu lalu menghilang tanpa bekas, seolah dia tidak pernah ada di sana.


beberapa pengunjung bingung di mana kesalahan dua orang tadi.. tapi mereka tidak ambil pusing dari pada mengikuti jejak dua orang pria yang meninggal tadi.


1.like harus


2.komentar wajib


3.vote dan tips sunguh Indah jika di berikan..


Kepada author ini..


Kalian yang malas memberikan like dan komentar


Bersiaplah Liu Chen akan memberikan kenangan terburuk padamu😀😀😀😀😂😂😂👍👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2