Uciha System

Uciha System
babak penyisihan


__ADS_3

Hari ini semua sekte memasukkan nama nama murid mereka, dari keempat sekte besar dan sekte sekte kecil lainya. Semua berjalan menuju sebuah bangunan besar yang di dalamnya terdapat beberapa arena untuk babak penyisihan.


"Baiklah hari ini kami mengadakan babak penyisihan dan kalian akan bertanding untuk mendapatkan 36 posisi dalam pertandingan besar nanti..


Seorang jendral berdiri tegak dan menyapa semua orang dengan nada lembut, tapi karena di alirkan qi maka suaranya menggema sampai ke seluruh bangunan besar itu.


"..Kalian akan di undi dan terpisah satu persatu dalam arena. Dan kalian harus menumbangkan semua lawan sampai tersisa satu orang sebagai pemenang.


"... Dilarang membunuh dan berkata kasar dalam arena apalagi ada dendam di saat kalian keluar nanti dari arena pertandingan.


"Kalau begitu regu pertama naik ke atas panggung sekarang.. Tian Shun shi dari sekte dewa pedang.


Dan si jing dari klan kuil Budha. Dan seterusnya.


"Semangat saudara Tian!! Mereka serempak memberikan semangat pada Tian Shun shi..


Sekarang berada di panggung hampir 10 orang lebih.. dan suara terompet memulai jalannya pertandingan penyisihan..


"Salam biksu, aku Tian Shun shi memberikan penghormatan. Dia menyatukan tangan seraya menundukkan kepalanya.


".. terimakasih saudara.


Yang lainnya langsung mengeluarkan jurus kepada mereka berdua karena saat ini mereka yang mungkin susah di kalahkan.


"Tapak baja...


"Tendangan tanpa bayangan


"Ilmu pedang pembelah langit


Semuanya di arahkan ke Tian Shun shi dan biksu muda tersebut.


"Tapak pertama buhda, kebenaran..


Biksu muda tersebut mengeluarkan sebuah jurus membentuk tapak berukuran 2 meter dengan warna putih dan menangkis beberapa serangan yang terarah padanya.. bahkan melemparkan 4 orang dan membuat mereka tereliminasi..

__ADS_1


Penonton yang melihat itu langsung takjub bahkan ada yang mengagumi biksu muda tersebut.


Di sisi lain Tian Shun shi juga mengeluarkan sebuah jurus..


"..Teknik perisai magma..


Sebuah dinding tebal terpampang di depan Tian Shun shi dan menghalangi serangan mereka. Kemudian Tian Shun shi muncul dari belakang mereka dan menendang satu persatu keluar dari arena.


Dan hanya menyisahkan dia dan biksu muda si jing dari sekte kuil Budha.


Dengan cepat Tian Shun shi menyerang ke arah biksu si jing. ".. pukulan magma... Tangannya di lapisi magma yang menutupi tinjunya sampai ke lengannya..


"Tapak kedua Budha. kejujuran.


Sebuah tapak berwarna merah meluncur dan saling beradu dengan pukulan Tian Shun shi..


Dan terdengar sebuah ledakan besar..


BOMMMMMM


Semua penonton bertanya tanya karena panggung yang masih di tutupi debu.dan saat debu menghilang


Terlihat Tian Shun shi berdiri dengan luka di lengan kanannya. Tapi biksu tersebut pingsan dengan keadaan dada yang nampak seperti terpanggang dengan bentuk kepalan sebuah tinju..


"..Pertandingan penyisihan pertama di menangkan oleh sekte dewa pedang.. jendar tersebut mengumumkan pertandingan selesai dan di menangkan oleh Tian Shun shi.


Di arena lain terdapat 4 orang ya g juga menang..


1.kwon ye.. dari sekte bulan sabit


2.Ye Wen..dari sekte kuil Budha


3.chin mo..dari sekte matahari


4.david.. dari perwakilan benua western.

__ADS_1


siapa David? Dan benua di mana itu western? Dan orangnya aneh, lihat rambutnya berwarna kuning. Dan matanya berwarna biru.. semua orang bertanya tanya.


"Ehm.. benua western adalah Benua di sebelah Benua kita.. merek kemari karena juga penasaran dengan pertandingan kita.


Semua orang menganguk mengerti dan mengerti dari mana mereka berasal sekarang.


tapi seorang pemuda menatap tajam ke arah Liu chen dan sebuah senyuman terlukis di wajahnya.


"sepertinya ini akan menarik.. gumam pria itu sembari menutup perlahan matanya.


Liu chen yang menyadari itu pun tersenyum kembali sebelum melihat ke arah panggung arena. dan Tian Shun shi turun dari panggung.


".. hebat saudara Tian. kapan elemen apimu berevolusi menjadi magma? tanya Xin Hao dengan tatapan kagum.


"sebelum itu minum pil ini. tetua Ken Zhi memberikan sebuah pil penyembuhan pada Tian Shun shi..


"habis ini regu wanita yang akan bertanding.. dan sia Ying semangat ya. tetua Ken Hirai memberikan semangat pada sia ying..


"..tapi aku gugup.. sia ying berusaha menahan diri untuk tidak gugup.. tapi sebuah belaian tangan di kepalanya menyebabkan rasa nyaman.


"iya kamu haru semangat ya.. Liu Chen memberikan semangat sambil mengelus kepala sia ying.


dan membuat wajahnya memerah.


mereka terlihat seperti sepasang suami istri sekarang dan bukan kekasih yang sedang pacaran.


tapi mereka menganggap dunia milik berdua.


1.like


2.komentar


3.vote dan jangan lupa favorit kan agar mendapatkan update nya ya..


#TERIMAKASIH#

__ADS_1


__ADS_2