
Disaat tangan Patriack sekte taring hitam akan mengenai tetua Ken bersaudara, sebuah tekanan besar menerpa siapa saja yang ada disitu..
Patriack sekte taring hitam tadi pun tiba tiba merasakan lututnya menjadi lemas bahkan untuk menelan salivanya pun tidak sanggup.
Dalam hatinya menyapa orang yang mempunyai kekuatan ini adalah hal utama baginya.. dengan keras di menatap ke langit dan melihat seorang pria melayang di udara dengan wajah yang penuh menyelidiki..
"Se se Senior, ada perlu apa kemari? Kakek tersebut mencoba mengenali siapa pria di atasnya saat ini..
Karena dirinya tak sanggup lagi berdiri dia berlutut secara paksa.. bahkan tempat lututnya menghantam tanah nampak hancur dan retak menandakan kerasnya tekanan.
"Siapa dari kalian yang berani menyentuh dua orang ini akan mati..
Pria tersebut mengibaskan tangannya ke arah orang orang di belakang Patriack sekte taring hitam..
Dan seketika ribuan muridnya menjadi kabut darah bahkan sekarang darah mengalir ke mana mana..
"Senior ada dendam apa kepada ku? Dia bingung karena tidak tahu siapa yang dia singgung? Bahkan ketemu saja belum pernah..
"Kau berani menyerang teman yang mulia.. kau harus membayarnya bahkan di kehidupan berikutnya akan ku cari dan kubunuh kau kembali.
"Siapa yang mulia itu?
"Kau tidak berhak menanyakan namanya.. memandang ke arah nya pun kau takkan ku biarkan.
Pria tersebut mengarahkan tangan untuk menarik tubuh kakek tersebut..
__ADS_1
sebuah tarikan dahsyat menarik tubuhnya dan saat dekat dengan pria tersebut lehernya pun di cengkram..
Dan membuat dirinya susah bernafas..
"Sial.. yang mulia mu akan mati, seluruh aliran hitam akan mencarinya dan membunuhnya secara sadis.
Patriack mengumpat ke arah pria tersebut.
Ledakan aura kembali terasa dari tubuh pria tersebut menandakan bahwa emosi yang memuncak.
"Kau berani beraninya mengucapkan hal itu.. mulut mu yang kotor itu menghina yang mulia..
Cengkeraman Semakin kencang. Dan sebuah tangan menembus mulutnya dan memaksa menarik lidahnya keluar.
"Emhb.. ehmemm.. kakek tersebut meronta saat lidahnya perlahan di cabut dari mulutnya..
Dan dari mulutnya keluar banyak sekali darah..
"Lidahnya yang hina ini!! Lidah yang berada di tangan pria tersebut terbakar menjadi abu..
"Baiklah akan kubunuh kau dan merasakan bahwa hidupmu harus menjadi lebih bijak dalam berbahasa..
Semburan api keluar dari tangan nya dan masuk ke mulutnya kakek tersebut dan membakar tubuhnya dari dalam hingga menjadi abu..
Kemudian selesai dengan semua itu dia turun. Dan menghampiri dua orang yang menatapnya dengan tatapan ketakutan besar..
__ADS_1
"Kalian tetua Ken bersaudara? Ambillah pil ini dan telan!
Dengan tubuh yang masih gemetar mereka cepat memakan pil tadi.. dan Secara ajaib tubuh mereka bahkan tidak ada satupun luka lagi..
"Terimakasih Senior, terimakasih..
Kalian bersyukur karena kalian di khawatirkan yang mulia.. jika tidak kalian tidak akan mendapatkan pil tersebut..
Mereka saling memandang dan akhirnya mempunya pertanyaan yang sama dalam pikirannya.. "YANG MULIA,, TAPI SIAPA??
"ikut aku..
Pria tersebut menghilang dan mengagetkan mereka berdua.. "siapa yang sebenarnya memberikan bantuan kepada kita..
misterius sekali karena dia menyebutkan yang mulia apa jangan jangan pengawal pangeran xin hao..
atau pangeran Tian Shun shi..
mereka bergumam dalam pikirannya masing-masing apalagi jika mengingat kekuatan orang yang ada di depan mereka..
1.like harus
2.Komentar wajib
3.vote lebih indahnya. Apalagi jika di berikan tips
__ADS_1
Author berharap sekali dukungan semua readers
Like dan komentar adalah pemacu semangat update.. jadi like dan komentar 👍👍👍👍