Uciha System

Uciha System
perjalanan ke kekaisaran Ming. dan sebuah desa


__ADS_3

Setelah beberapa hari mereka di hutan, akhirnya sebuah desa terlihat dari kejauhan. Mereka sampai pada waktu sedikit lagi menjelang malam hari...


Dan membuat mereka senang bukan main.. karena bisa tidur nyenyak di penginapan dengan kasur yang nyaman..


Apalagi perempuan yang pastinya rindu permandian air panas, dan rindu yang lebih parah lagi kepada cermin, mereka sudah ingin sekali memakai riasan wajah tanpa takut salah jadi.


Karena zaman dulu belum ada yang namanya cermin lipat.. yang bisa di bawa kemana mana.


"Akhirnya desa, penginapan aku datang.. teriak Tian Shun shi. Sambil mengeluarkan kepalanya melalui jendela tapi setelah sampai di situ.


Tak ada satupun penjaga gerbang desa..


Bahkan desa itu seperti tidak ada penghuninya sama sekali..


Jalanan begitu gelap bahkan rumah rumah banyak yang jendela terlepas dan tergantung dan tergoyang di tiup angin..


"Ada apa dengan desa ini.. gumam Liu chen.


"Ada orang? Siapa saja di desa ini.. Xin Hao ikut angkat suara..


Tapi beberapa saat kemudian seorang kakek muncul dan memanggil mereka dengan lambaian tangan.. mereka yang melihat merasa heran, dengan cepat Liu Chen dan yang lainnya mengikuti kakek tersebut.


Mereka berjalan menyusuri gang sempit dan berbelok belok, hingga kakek tersebut membuka sebuah papan lebar di tanah dan memperlihatkan sebuah lubang yang besar dan setelah masuk ternyata di bawah desa gua besar seluas setengah desa ini mungkin bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa ruangan bawah tanah ini lebih besar dari itu.


Di sana terdapat banyak sekali warga yang menatap ke arah mereka dengan tatapan penuh harapan, dan ini membuat Liu chen dan yang lainnya heran..


"Maafkan kami kek.. tapi apa yang terjadi di sini.


Liu chen yang sudah penasaran sejak tadi pu bertanya.


"Maaf tuan muda. Saya akan menceritakan tentang hal ini. Tapi sebaiknya tuan kita mencari tempat duduk yang nyaman dulu..

__ADS_1


Mereka pun duduk di beberapa batu di situ.


Dan kakek itu mulai bercerita tentang kejadian yang menimpa desa ini dan tentang desa mereka yang tidak memiliki kehidupan lagi.


__________________________


Sebelumnya desa ini sangat damai dan sejahtera


Di sekitarnya tanah subur menjadikan desa ini sebagai ladang makanan dan herbal herbal langkah sebagai bahan pembuatan pil.


Bahkan di kekaisaran Ming desa ini sangat terkenal akan kejayaan dan kemakmuran rakyatnya.. tapi di satu sisi ternyata mereka tanpa sadar sekte aliran hitam atau para bandit menjadikan desa ini sebagai target karena hal itu.


Beberapa tahun ini desa secara bergantian di serang oleh bandit atau sekte aliran hitam yang bernama sekte taring hitam.


Sehingga banyak korban jiwa bahkan mereka selalu di jadikan seperti Budak dan hasil panen mereka di jarah..


Inilah alasan mengapa desa ini menyembunyikan warganya dan membuat ruang besar di bawah tanah ini dan membuat desa mereka seolah tidak mempunyai penghuni agar para bandit dan sekte tersebut tidak kemari lagi..


Cabang sekte mereka dan membuat para warga terus hidup bersembunyi dalam tanah..


Bahkan sekarang hal yang bisa di lihat dari mereka adalah kesengsaraan, beberapa orang terlihat sakit dan ada yang kurus karena mereka hanya berani mencari makan saat malam. Dan


Itu pun hanya menggali umbi umbian.


Dan di akhir cerita kakek tersebut ternyata berpikir bahwa Liu chen dan yang lainnya.


Merupakan utusa kekaisaran Ming yang akan menyelamatkan mereka dari siksaan ini.


Inilah mengapa mereka saat pertama kali


Masuk ke dalam ruangan bawah tanah ini.

__ADS_1


Di tatap penuh harapan oleh semua orang yang ada di sana


_______________________


dengan sebuah senyuman Liu chen sudah tidak sabar ingin membantai sekte itu..


perlahan nafsu membunuhnya mulai menjalar ke seluruh tubuh.. dan tanpa sadar sedikit aura hitam keluar dari tubuhnya.


Dengan cepat Ken Zhi menegur Liu chen. karena takut jika Liu Chen tenggelam dalam sisi gelapnya.


dan membunuh warga di sekitar nya..


" nak Liu chen sadarlah..


sebuah tepukan di punggung nya. membuat Liu chen tersadar dari lamunannya, dan melihat sekitar Bahwa beberapa warga mulai ketakutan melihat dirinya.


"maafkan aku. maafkan aku, sambil tersenyum Liu chen meminta maaf kepada warga desa lainnya.


dia menarik kembali aura yang sempat bocor dan membuat tetua dan yang lainnya menghela nafas lega lagi..


"apa yang di lalui Anak ini hingga seperti ini. gumam tetua Ken Hirai menatap ke arah Liu chen


1.like harus


2.Komentar wajib


3.vote lebih indahnya. Apalagi jika di berikan tips


Author berharap sekali dukungan semua readers


Like dan komentar adalah pemacu semangat update.. jadi like dan komentar 👍👍👍👍

__ADS_1


__ADS_2