Uncle Ich Liebe Dich

Uncle Ich Liebe Dich
Pertemuan pertama Kita


__ADS_3

Malam beranjak yang di tunggupun akhirnya tiba. Jakarta malam itu nampak pengap oleh tumpukan uapan karbondioksida yang bersembur dari cerobong kendaraan yang beraksi di jalanan kota metropolitan itu. Di salah Kevin datang menjemput Melodi. Melodi segera bersiap-siap mengenakan dress pendek yang sopan dan centil. sesuai dengan usia belianya. ia mengikat rambut panjangnya menambah kecantikannya malam itu. Kevin yang diam-diam menyukainya terkesima melihat dara jelita yang sangat ia kagumi itu Ya tuhan... cantik sekali.. tak salah aku menyukainya.. Melodi  saranghae gumamnya dalam hati.


 


Fina yang mengetahui perasaan kakakknya itu menyenggol kakaknya dengan sikunya untuk segera menyadarkan Kevin akan kedatangan Melodi


" Gimana?, kita berangkat?," sela Melodi


" Ok siap" sambut Fina. merekapun melaju ke tempat cafe ROXY. cafe termegah dan elite pertama yang baru muncul di dunia bisnis. Tentu cafe milik Kevin kalah saing olehnya.


Karena itu Kevin lebih memilih mengembangkan bisnisnya yang lain dan di luar Jakarta


" Kamu nggak salah nih Mel?" tanya kak Kevin sambil memarkir mobilnya


" Ya kak bener kok" sela  Melodi melihat layar chat


" Yuk turun!" pinta Fina.


 


Kevin yang memakai jaket Jeans biru,berjalan santai menuntun dua dara belia yang masih asing dengan area Cafe itu

__ADS_1


"Ini Cafe kan Kak Kevin?" Melodi mencoba meyakinkan diri.


Bagaimana tidak sepanjang menapaki lorong lobi,matanya sudah di suguhkan dengan suasana aneh,sepanjang lorong ia menemukan sepasang muda mudi yang keluar dalam keadaan mabuk dan sempoyongan.Tak hanya itu pakaian para wanita itu terlihat SANGAT TERBUKA.


Kalian bisa bayangin kan kayak apa di dalam sana. Oh tuhan apa aku sudah salah menerima ajakan Indra?, untungnya kak Kevin bersedia temenin aku dan Fina datang. Sumpah,ini terakhir kalinya aku nginjak tempat ini.


Kevin hanya berjalan santai,dengan menyimpan kedua tangannya dalam saku celana Jeans ia masih nampak tenang menuntun ke dua dara belia itu memasuki lip.


TING.


Pintu Lip terbuka sempurna,Kevin dan Fina melangkah masuk namun tidak dengan Melodi yang masih ragu untuk melanjutkan langkahnya.


Kevin dan Fina membulat menatap Melodi yang merengut ragu.


"Ya Mel,yuk masuk,Cafenya di lantai bawah,jadi mesti pake lip ini ke sana" unjuk Kevin mengacungkan telunjuknya ke arah bawah.


Perlahan Melodi menuruti ucapan kedua temannya itu. Hatinya masih tak karuan,namun apa dikata ia sudah di tengah jalan tidak mungkin untuk ia balik dan melarikan diri lagi.


Tak berselang lama, pintu kapsul Lip itu terbuka dengan sangat sempurna,dan lagi lagi mata Melodi dikejutkan dengan suasana ramai dan sesak.


Kepulan asap rokok dan aroma minuman bir menyengat memenuhi setiap inci Bar &Cafe ROXY yang dikatakan ELITE itu.Terang aja ada banyak orang penting , selebritis, dan para muda mudi remaja yang berasal dari konglomerat berkumpul di sana dengan satu tujuan DUGEM.

__ADS_1


Musik DJ dan kilatan lampu diskotik semakin membuat suasana semakin panas dan semarak. Indra yang duduk di dalam ruang tamu VVIP, mengintip bayangan wajah Melodi dari balik kaca pintu, ia pun segera bergegas menyambut tamu spesialnya itu.


Tak lama tubuh Indra menghampiri mereka


" Kalian sudah datang?" sapanya


" Aahh untung kau kemari" sela Fina.


"Kenapa?" Suara datar Indra


"Tuh ,neng kece ketakutan dari tadi. Takut dijual ke Germo katanya" ledek Fina menunjuk Melodi dengan ekor matanya.


Indra terkekeh melihat ekspresi Melodi yang menunduk murung.


"Udah udah,yuk kita ke ruang VVIP, kak Kevin juga boleh ikut. " Ujar Indra menarik tangan Melodi.


Mata Kevin sedikit terganggu dan hatinya tersentil cemburu ketika lelaki lain menyentuh orang yang disukainya itu,namun itulah Kevin hanya bisa kesal sendiri tanpa berani mengungkapkannya.


"Mel,kenalin ini om aku ,om Lexy"


"Hai,saya Melodi" ucap Melodi menyodorkan tangannya ke arah lelaki dingin yang sedang di cantolin oleh beberapa wanita belia dan cantik juga seksi di dekatnya itu.

__ADS_1


 


 


__ADS_2