
Lama iris mata keduanya saling bertemu,manik - manik mata Lexy dan Melodi saling menyelami. Ada rasa berbeda ketika keduanya bertemu dalam rasa yang berbeda. Melodi menelan ludah ketika merasakan genggaman tangan Lexy dalam urat tangannya. Lexy tak kalah berdegup Ya tuhan kenapa jantung gue kayak balapan kuda gini ya. Batin Melodi.
"A-ada apa,Om?"tanya Melodi memberanikan diri membuka suara.
"Terima Indra,dia pria yang baik.Aku yakin dia tidak akan melukaimu.Dan aku bisa menjamin itu."
"Karena yang akan melukaimu adalah aku"Lexy bermonolog dalam hati.
Sesaat Melodi tertunduk,seulas seringai mahat di ujung bibir merah muda Melodi, membuat kening Lexy mengkerut dan naluri lelakinya terpancing melihat ekspresi polos gadis menggoda itu. Astaga,jangan bilang aku jatuh cinta sama gadis ingusan ini.Tidak tuhan,tujuanku cuma satu menguasai harta Danuarta seluruhnya dan untuk itu aku harus menyingkirkan gadis ini. Batin Lexy.
__ADS_1
"Om,apakah orang kaya seperti kalian selalu bertingkah seperti ini kah?" lontar Melodi sinis.
"Begitu mudah menoreh luka dan dengan sekajap.mata menyudahinya hanya dengan kata MAAF. Cihh, ironis. Pantas saja setiap orang yang mengenal atau terlibat dengan Si Kaya,pasti akan berakhir dengan airmata." Racau Melodi sinis.
Sekali lagi hati Lexy tercekat. Sesaat mata tajamnya menyorot ke arah dua lelaki yang sedari tadi mengamati mereka. Tak lama ia kembali pada wajah charming dan glowing di hadapannya itu.
Melodi menghela napas dalam. Pikirannya kini perlahan melunak. Namun getaran hatinya saat ini entah untuk siapa. Iapun kembali menatap Lexy dengan senyum lalu mengangguk. Lelaki sejuta pesona itupun membalas senyuman Melodi dengan senyum yang sama. Tanpa mereka sadari kedua tangan mereka saling bertautan. Seakan meminta penyatuan hati yang kini masih terselip dalam permainan takdir.
Kevin masih menunggu sabar. Meskipun hatinya saat ini sakit melihat gadis yang dicintainya mencintai lelaki lain. Ia mencoba bertahan setidaknya dengan status yang ada saat ini antara ia dan Melodi bisa membuat ia dan gadis itu tetap bersama.
__ADS_1
"Baik, Dra.Aku akan kasi kamu kesempatan ke dua." Cetus Melodi. Indra sontak berhambur memeluk Melodi. Sedang dalam hati kedua lelaki yang sudah diam-diam melirik Melodi hanya memaki dan menggeram dalam hati melihat Melodi memilih lelaki lain.
Sejak saat itu,Melodi dan Indra memulai hubungan mereka.Lexy lebih memilih kembali ke Beijing untuk mengurus bisnisnya yang semakin berkembang pesat.
Satu bulan berlalu,akhirnya Indra dan Melodi memutuskan untuk menikah. Viola,ibu kandung Indra sebenarnya masih berat merestui Indra dengan Melodi. Namun apa dikata ia sangat menyayangi Indra dan tak ingin membuat masalah dengan putra semata wayangnya itu. Deni tak ingin terlalu mencampuri urusan Indra dan Melodi karen ia takut rahasia yang selama ini ia simpan apik terbongkar hanya karena berhubungan lagi dengan Niati,sang mantan. Tapi ia juga tak bisa membiarkan hubungan keluarganya terjalin melalui Melodi,karena itu ia memiliki cara lain untuk melenyapkan Melodi.
"Lexy,kamu harus membantuku sekarang. Jika tidak jangan harap kamu akan memiliki delapan puluh persen harta Danuarta."ancam Deni melalui panggilan selulernya.
"Baiklah,aku selesaikan dulu pekerjaanku di sini, baru aku bisa ke Jakarta."Tegas Lexy dari seberang.
__ADS_1