Ustadz My Husband

Ustadz My Husband
lamaran?


__ADS_3

sepanjang perjalanan dela hanya menatap kosong ke arah jendela mobil


mah kenapa mamah ninggalin dela mah, dela terpuruk tanpa mamah, come on lah kembali mah, dela ingin melihat mamah seperti Dulu, selalu cerewet sama dela, marahin dela gara gara pulang malem, marahin dela karna kamar dela acak acakan, dela pasti kangen mamah kaya gitu, kenapa mamah malah ninggalin dela, apa mamah ga sayang sama dela mah. batin dela


" hiks hiks hiks". dela sudah tak dapat menahan air matanya, kini pikiran dan hatinya sedang bergulat


" sayang kamu kenapa". tanya oma Mira, ia khawatir melihat dela


" Oma, dela kangen sama mamah hiks hiks". ucap dela


" nak mamahmu sudah tenang nak, dela ga boleh kaya gini, mamah pasti sedih liat dela kaya gini". ucap oma Mira sambil menyenderkan dela di pelukannya


" Del Lo yang sabar ya, Tante Ratih pasti bangga punya anak penyayang kaya Lo". ucap zeysha menyemangati


" tapi gue kangen mamah". ucap dela


" Del yang harus kita lakukan sekarang hanyalah berdoa agar mamah di kasih tempat terbaik sama alllah". ucap ustazd rehan


" amin, semoga mamah bahagia, maafin dela mah, selama mamah hidup dela cuma bisa nyusahin mamah dan buat mamah kesel terus, maafin dela mah hiks hiks hiks". ucap dela


" nis kau harus ingat semua manusia pasti akan mengalami kematian, cepat atau lambat pasti akan terjadi". ucap Gus Ilham


" hmmm....dela tau ustazd, tapi dela belum siap di tinggal mamah, dela belum bisa bahagiain mamah hiks hiks". ucap dela


" dengan kamu mendoakannya saja, insyaallah almarhumah akan bahagia". ucap Gus Ilham


" iya Del, di sini bukan cuma kamu yang sedih di tinggal mamahmu, opa dan Oma juga sedih Del, dia anak satu satunya opa dan Oma". ucap opa galih


" maafin dela opa, mungkin dela egois, dela merasa kalo dela adalah orang paling berduka atas kepergian mamah, tapi kalian juga pasti belum siap di tinggal mamah hiks hiks hiks". ucap dela


" ga papa sayang, opa ngerti perasaan dela kaya gimana". ucap opa galih, dela hanya membalasnya dengan senyuman


acara pemakaman berjalan dengan lancar, di pimpin oleh kyai Farzan, dela sengaja memakamkan mamahnya di taman makam dekat pesantren, agar ia dapat kapan saja berziarah ke makam bu Ratih


dela dan keluarga pun menaburi bunga di makam Bu Ratih


" mamah, sekarang dela udah ga bisa liat mamah lagi, dela minta maaf ya mah, selama mamah hidup dela selalu menjadi anak yang bandel, pembangkang, dan menjengkelkan, dela harap mamah bahagia di sana, semoga suatu saat nanti kita bisa kumpul lagi ya, love you mom, dela sayang mamah". ucap dela sambil mengelus makam ibunya


" mah rehan dan revan bakal tepatin janji kita sama mamah, rehan dan Revan bakal jagain dela mah". ucap ustazd rehan sambil menaburkan bunga di makam Bu Ratih


" iya mah, Revan dan ka rehan bakal tepatin janji untuk membahagiakan ayah dan dela, kita bakal jadi pelindung buat dela mah, semoga mamah tenang di sana mah". ucap Revan


" amin, kalian yang sabar ya sayang mamah pasti bahagia di sana, dan insyaallah kita bisa kumpul lagi sama mamah di surganya allah nak". ucap pa Wijaya


" amin". ucap mereka serempak


" ya sudah kita bacakan Yasin untuk mamah, setelah itu kita pulang ya ". ucap ustazd rehan


mereka pun membacakan surah Yasin untuk Bu Ratih


" mah dela pamit ya, dela janji dela bakal sering sering ke sini jenguk mamah, dela bakal rindu sama mamah". ucap dela


" ayo Del". ucap Revan


" dela pamit mah, assalamualaikum". ucap dela


sudah tiga bulan kepergian Bu Ratih, keadaan dela masih tetap seperti awal, selalu melamun, kurang fokus, sedih, dia masih belum bisa melepas Bu Ratih sepenuhnya


di kelas


" Del delaa". ucap Zahwa


dela pun tersadar dari lamunannya


" hmmm ada apa zah". tanya dela


" kamu di tanyain Gus Ilham tuh, ko diem aja". bisik Zahwa


" oh ya, mm maaf ustazd dela kurang fokus". ucap dela


" kamu ikut saya". ucap Gus Ilham, dela hanya bisa menghela nafas panjang


" pufffft baiklah". ucap dela


di ruangan Gus Ilham


" kamu kenapa diam saja". tanya Gus Ilham


" entahlah ustazd, dela juga nga tau". ucap dela


" apa kau masih memikirkan kepergian ibumu". tanya Gus Ilham


" jujur dela kangen sama mamah, dela udah berusaha buat ngiklasin mamah ustazd, tapi entah kenapa dela selalu kepikiran dengan mamah hiks hiks". ucap dela mulai terisak


" ya sudah nanti sore kau ikut dengan saya". ucap Gus Ilham


" ke mana". tanya dela


" ke makam almarhumah ibumu, kau bilang kau rindu padanya". ucap Gus Ilham


" baiklah terimakasih ustadz, mmm apa dela di hukum". tanya dela


" tidak, cepat masuk kelas, kerjakan semua tugasmu, lalu kita ke sana". ucap Gus Ilham


" iya, ya udah dela pergi ya, assalamualaikum". ucap dela

__ADS_1


" waalaikumsalam". ucap Gus Ilham


astaghfirullah aku merasa ada yang aneh jika dia bersikap seperti itu, dia tidak seperti dulu, yang bandel nakal, dan cerewet, kembalikan sikapnya yang dulu ya Allah, hamba merindukan Anisa yang cerewet dan periang bukan seperti ini, yang hanya melamun saja. batin Gus Ilham


" Del lu di kasih hukuman kaga sama ustazd Ilham". tanya zeysha yang hanya di balas gelengan oleh dela


" lu mau sampe kapan si Del kaya gini terus, gue kangen Lo yang dulu Del". ucap Nasifa sambil memeluk dela


" sorry ya guys, bukanya gue berubah, gue cuma kangen nyokap gue". ucap dela


" gue ngerti tapi sampe kapan, di sini banyak orang orang yang sayang sama Lo, kita dan mereka berharap Lo bakal balik lagi kaya dulu, kita kangen dela yang jahil, periang, cerewet, bawel, kita kangen itu dari Lo Del". ucap zeysha


" insyaallah gue bakal berusaha ngiklasin mamah". ucap dela


" udah dong sedih sedihanya mending kita ke kantin, perut gue udah laper nih". ucap Nasifa


" yehh ngerusak suasana lu naf". ucap zeysha


sore harinya


tok tok tok


" assalamualaikum ustazd". ucap dela sambil mengetuk pintu ruangan Gus Ilham


" waalaikumsalam, masuk". ucap Gus Ilham dari dalam


ceklek pintu pun terbuka


" ada apa". ucap Gus Ilham datar dan masih sibuk dengan laptopnya


" yah ustadz lupa ya, katanya sore ini mau nganterin dela ke makam mamah". ucap dela sambil menunduk kecewa


" tidak, saya tidak lupa". ucap Gus Ilham sambil menutup laptopnya dan mengambil kunci mobilnya


" ayo". ucap Gus Ilham


" kita ke sana sama siapa ustazd, apa hanya berdua". tanya dela


" jelas tidak, kau ajak saja kedua temanmu itu". ucap Gus Ilham sambil berlalu pergi meninggalkan dela


ihh ni orang nyebelin bat dah, mana pergi nyelonong Bae, terus gue gitu yang harus nutup pintu, dia pikir gue babu apa. batin dela


" tunggu apa lagi, cepat". ucap Gus Ilham


" iya bentar, ni pintu ruangan ustazd belum di tutup". ucap dela sambil negedumel gara gara Gus Ilham


a**lhamdulillah sifatnya sudah mulai kembali. batin Gus Ilham


" ustazd, ayo". ucap dela sambil melambai lambaikan tangan guna menyadarkan Gus ilham dari lamunannya


" oke, tapi ga di tinggal kan". tanya dela


" tidak, cepat jangan sampai saya berubah fikiran". ucap Gus Ilham


astaghfirullah kenapa engkau mempertemukan ku dengan manusia kutub model ginian, bukan cuma dingin, tapi nyebelin.batin dela


" pendengaran mu masih berfungsi kan". tanya Gus Ilham


" Alhamdulillah masih, dan saya pamit guna memberi tahu kedua temanku assalamualaikum". ucap dela Sambil berlalu pergi meninggalkan Gus ilham


" zey, naf". panggil dela pada kedua sahabatnya


" dela". ucap mereka barengan


" temenin gue yo ke makam mamah, soalnya ga mungkin juga kan gue berduaan sama ustazd Ilham". ucap dela


" okhe". ucap mereka


sesampainya di makam


" assalamualaikum mamah, ini dela, mamah apa kabar, mamah bahagia kan di sana, insyaallah dela bakal berubah jadi lebih baik seperti yang mamah inginkan". ucap dela, tanpa sadar dela meneteskan air matanya


" assalamualaikum Tante, ini Ilham, Tante ingat kan, Ilham mau minta restu Tante untuk menikahi putri kesayangannya Tante, Ilham hanyalah seorang lelaki biasa tan, Ilham hanya punya tekad untuk membimbing anisa, Ilham ingin menikahi putri Tante dela Khairunissa Wijaya, Ilham minta restu Tante ya". ucap Gus Ilham yang membuat dela dan trio Kwek kaget tak percaya


" astaghfirullah........ apa maksud ustazd". tanya dela


" di depan makam Tante Ratih dan kedua sahabat mu saya ingin mengatakan suatu hal, saya ingin menghalalkan mu dela Khairunissa Wijaya, kau adalah perempuan pertama yang saya ajukan sebagai bahan diskusi saya di sepertiga malam bersama sang pencipta, dan jawabanya namamu yang akan menyempurnakan separuh agama saya nantinya". ucap Gus ilham


" ustazd jangan bercanda deh". ucap dela


" saya serius, bahkan saya sudah menghadap ayahmu, opa dan kedua kakamu". ucap Gus ilham


" dela nga tau harus jawab apa, dela kan masih sekolah ustazd". ucap dela


" dela, sekolahmu hanya tinggal seminggu lagi, kamu juga sedang semester akhir, opa Sangat kagum melihat keberanian nak Ilham untuk menghalalkan mu, dia bahkan opa kasih syarat, dan Alhamdulillah dia memperjuangkan mu dengan sungguh sungguh nak". ucap opa galih


flashback on


" nak Ilham ada apa ya bertamu ke rumah om". tanya pa Wijaya


" iya Gus, ada apa ke sini". tanya ustazd dan revan


" maaf om, opa, ustazd rehan, Revan jika kedatangan Ilham yang mendadak membuat kalian terkejut, di depan om Wijaya, ustazd rehan, Revan, dan opa galih, Ilham ingin meminta izin untuk menghalalkan putri om ". ucap Gus Ilham, sontak perkataan Gus Ilham membuat seisi rumah kaget


" tapi apa ustazd yakin ingin menghalalkan dela, ustazd tau sendiri masa lalu dela yang kurang baik". ucap pa Wijaya

__ADS_1


" insyaallah om, Ilham yakin dengan keputusan Ilham, apalagi sekolah dela hanya tinggal beberapa Minggu saja". ucap Gus ilham


" om balikan semuanya sama dela nak, dia yang berhak memilih". ucap pa Wijaya


" mmm nak Ilham dela adalah satu satunya cucu perempuan opa, dia adalah cucu kesayangan opa, jika opa memberikan syarat untukmu apa kau akan menerimanya nak". tanya opa galih


" jika Ilham mampu insyaallah bisa opa". ucap Gus ilham


" baiklah opa hanya minta kamu memberikan 4 orang yang wajib di utamakan oleh dela, setelah mendapatkan jawabannya temui opa". ucap opa galih


Bismillahirrahmanirrahim ya Allah lancarkanlah langkahku untuk memperistri Anisa. batin Gus Ilham


" insyaallah Ilham akan mencarinya opa". ucap Gus Ilham


" opa suka dengan kesungguhan mu nak, semoga berhasil, opa tunggu dalam waktu satu Minggu". ucap opa galih


" terimakasih opa". ucap Gus Ilham


wihh dela nyebelin kaya gitu ternyata ada juga yang merjuangin, apalagi ini Gus Ilham, wow banget tuh bocah. batin revan


tiga hari berlalu, kini Gus Ilham sedang berdebat dengan fikiranya, sampai saat ini ia belum juga menemukan hal yang di inginkan opa galih


ya Allah berikanlah hamba petunjuk, jika dia jodoh hamba permudahlah untuk menghalalkanya ya Allah.batin Gus Ilham


keesokkan harinya


"assalamualaikum umi, Abi". ucap Gus Ilham lalu mencium tangan kedua orang tuanya


" waalaikumsalam". Jawab kyai Farzan dan umi Rida


" duduklah dulu nak". ucap umi Rida


Gus Ilham pun duduk di kursi kosong sebelah abinya


" gimana udah ketemu belum hal yang kamu cari". tanya kyai Farzan


" belum bi". ucap Gus Ilham lesu


" kamu yang sabar nak, dulu waktu Abi ingin menghalalkan umimu banyak sekali rintangannya, dulu Abi bukanlah pemuda yang baik atau Sholeh sehingga membuat Kake dan nenek menolak abi, malah dulu Kake mu berniat menjodohkan umi dengan anak sahabatnya, namun Allah berkata lain, kini umimu bersanding dengan Abi, hadir sebagai pasangan halal Abi, nah Abi cuma berpesan, ga ada yang ga mungkin untuk Allah nak, kau terus berusaha dan jangan lupakan doa, tanpa doa dan usaha semuanya akan sia sia, jadi imbangi antara berdoa dan berusaha". ucap kyai Farzan


" benar kata Abimu nak, tidak ada yang tidak mungkin untuk Allah, berdoa dan berusaha adalah kuncinya". sambil umi Rida


" iya bi, mi, makasih udah kasih Ilham motivasi". ucap Gus Ilham


sudah hampir satu Minggu, kini sudah waktunya Gus Ilham menyampaikan Jawabanya pada opa galih


" assalamualaikum ". ucap Ilham sambil mencium pinggang tangan opa galih dan pa wijaya


" waalaikumsalam". jawab mereka serempak


" duduklah nak". ucap opa galih


" terimakasih opa". ucap Gus ilham


" opa tau kedatangamu ke sini untuk menjawab pertanyaan opa kan, ya sudah to the poin saja, apa jawabannya". tanya opa Galih


" yang pertama adalah nabi Muhammad, yang kedua adalah orang tua, yang ke tiga keluarga yang ke empat suaminya karna ia adalah perjalanan terakhir seorang anak perempuan, karna ia mengambil alih hak dan tanggung jawab ayahnya, hanya itu yang Ilham tau opa". ucap Gus ilham, kini jantung nya seakan sedang lari maraton, ia sangat takut dengan tatapan opa galih


bissmilahirahmanirahim lancarkanlah ya Allah. batin Gus Ilham


" bagus opa puas dengan jawabanmu, opa tunggu kau menghalalkan cucu opa, dan satu permintaan opa, jangan sakiti dia, dari dulu dia adalah mutiara di keluarga ini, tidak ada yang pernah berani menyakitinya, kalo tidak orang itu akan berhadapan dengan opa". ucap opa galih


" insyaallah Ilham akan menjaganya opa". ucap Gus Ilham


" selamat ya nak, ayah tunggu kau menjabat tanganku di akad nikah". ucap pa Wijaya


" Gus jaga adik saya ya, bahagiakan dia". ucap ustazd rehan


" iya ustazd, walaupun adik saya menyebalkan nauzubillah tapi dia adalah hal yang penting di kehidupan saya dan keluarga". ucap Revan


" insyaallah, dan terimakasih sudah mempercayai Ilham". ucap Gus Ilham


flashback off


dela dan trio Kwek di buat melongo mendengar cerita dari opa galih


" jadi selama seminggu ustazd mondar mandir kaya orang Linglung gara gara mikirin itu". tanya dela


" bisa di bilang begitu". ucap Gus Ilham


" jadi gimana". tanya Gus Ilham


" atas Ridha Allah dan restu keluarga dela, insyaallah dela terima lamaran ustazd Ilham". ucap dela


" Alhamdulillah". ucap mereka serempak


kalo ada yang nanya di sana ada siapa aja, ya udah ni author jawab di sana ada pa Wijaya, ustazd rehan, Revan, opa galih, Oma Mira, umi Rida, kyai Farzan, trio Kwek, dan Gus Ilham


terpancar raut bahagia dari Gus Ilham, perjuangannya selama ini ga sia sia, walaupun harus mikir dua hari dua malam, Alhamdulillah Allah merestui hubungan mereka


***hai hai author come back nih 😆, cuma mau ngingetin vote kalian tu berharga buatku, suatu apresiasi yang ga ternilai dari kalian, oke lanjut,,,,


oke kalo ada yang nanya kenapa bukan Allah yang pertama, jawabanya karna Allah adalah Tuhan, di sini yang di minta adalah orang jadi tidak termasuk ya man teman ><


see you the nex 👑***

__ADS_1


^^^---love you all🖤🖤^^^


__ADS_2