
pada suatu saat terdengar bunyi "oaa oaaa oa oa aaa"lalu sang bidan memberikan bayi itu kepada sang suami untuk menggendong sang bayi sang suami menggendongnya sambil berpikir akan memberikan nama apa kepada sang bayi,saat sedang memikirkannya ia teringat ramalan neneknya bahwa akan memiliki cucu laki laki yang kelak akan mendamaikan dunia dari perang dan keruksakan yang ada dibumi.lalu ia melihat sang istri yang terlihat pucat kemudian meletakan bayinya disamping istri,yang anehnya si bayi tersenyum kepada yang ibu yang membuat kedua orang tua itu kaget lalu tersenyum
lalu kedua orang tua itu memutuskan memberi nama "Axelle"yang berarti pembawa kedamaian sesuai dengan ramalan neneknya.
"pah ayo pulang"kata sang istri yang bernama aneisha
ay- belum sempat menjawab ia langsung tertusuk pisau yang membuat sang suami tergeletak.
sang istri yang melihat kejadian itu langsung berlari sambil menangis,ia berlari karena merasakan bahaya dan ia menangis karena melihat suaminya tergeletak.dan sang bidan juga terbunuh ditusuk si pembunuh
ia terus berlari sampai masuk kedalam hutan karena rumahnya disamping hutan dan sangat jauh dari perkotaan.
__ADS_1
lalu kemudian ia kelelahan dan menemukan jalanan ia kemudian menepi dan duduk pada batu"ya tuhan bantulah aku"setelah mengucapkan itu dalam hati terlihat mobil mewah melintasi jalanan dan berhenti ketika melihat ada seorang perempuan menggendong anaknya dalam keadaan kecapean.
laki laki yang berada dimobil langsung turun terlihat pria yang berusia 60 tahunan mengenakan jubah putih dan sorban"Assalamualaikum" ucap pria itu yang merupakan kiyai dari pesantren al mujahid.sang wanita mendongkak untuk melihat pria itu ia tidak menjawab karena bukan seorang muslim.ia tersenyum kepada pria itu dan memberikan bayinya kepada sang kiyai.lalu ia kemudian munutup mata dan menghembuskan nafas terakhirnya.
sang kiyai lalu menyuruh santrinya yang sedang tidur untuk membawa jenazah wanita itu.lalu pulang menuju pesantren al mujahid.
sesampainya dipesantren ia langsung menuju kerumahnya yang terletak disamping masjid pesantren.dan mengetuk pintu"Assalamualaikum"dan terbukalah pintu itu terlihat anak perempuan yang berusia 7 tahun membuka pintu.ia tinggal bersama sang kakek karena orang tuanya sudah wafat."waalaikumsalam kakek itu bayi siapa?"sang kakek tersenyum lalu meletakan si bayi pada tempat tidur,tak lupa ia juga mengganti kain bayi itu dengan kain yang bersih,dan berpesan kepada cucuknya agar tidur bersama bayi tersebut.lalu kiyai itu pun memakamkan jenazah ibunya si bayi bersama para santri.
"kek nama bayi itu siapa?"tanya chalinda dengan imut sang kakek terlihat bingung karena dari awal ia membawa anak itu ia tidak tahu namanya siapa serta dimana tempat tingganya ia pun tidak tahu.si cucu yang melihat kakeknya kebingungan ia pun memutuskan untuk memberi nama bayi itu sendiri"axelle aja kek karena dia ganteng kek" sang kakek mengangguk setuju dengan cucunya.
__ADS_1
setelah sholat isya ia memberikan susu kepada axelle kemudian tidur.pada saat tidur ia bermimpi melihat anak berusia 7 tahun sedang menggigit leher kelinci dan meminum darahnya lalu sang anak melihat kearahnya lalu tersenyum.ia pun terkejut dan terbangun dan beristighfar"astaghfirullah apa itu tadi"lalu ia pun melihat axelle yang masih tidur.lalu kemudian mandi dan menunggu adzan subuh di masjid.
setelah melaksanakan sholat sunnah qabla subuh ia pun bertanya-tanya pada dirinya sendiri tentang axelle yang jarang bangun.axelle bangun cuma sekali pada waktu setelah isya saja setiap harinya.ia pun ingat mimpinya lamunan terbuyarkan setelah santrinya menepuknya"kiyai monggo kepayun"santri tersebut meminta kiyai maju kedepan menjadi imam karena santri yang bersuara merdu yang sering jadi imam sedang sakit.
10 TAHUN KEMUDIAN
terlihat dua anak sedang seorang anak perempuan menjahili saudara angkatnya, chalinda semakin cantik dan menggemaskan ia berumur 17 tahun dan axelle berumur 10 tahun
__ADS_1
Terlihat wajah si adik sangat kesal tetapi ia tidak banyak bicara"kak udah ah aku makan dulu jangan ganggu"chalinda hanya tersenyum melihat adiknya kesal."alhamdulilah kakak senang akhirnya kamu bicara juga batin chalinda"