
Tachibana yang asalnya adalah axelle menjalani kehidupan yang sangat bahagia dirumah bersama kakaknya lucifer,ia sangat bersyukur hidup bersama kakaknya yang penyayang dan hangat kepdanya.
"Kak,makasih sudah hadir dalam kehidupanku ini"ucap tachibana pada kakaknya lucifer.
"Tidak,justru kakak yang harus berterimakasih pada kamu yang mampu mewarnai hidup kakak"ucap lucifer pada tachibana dengan lembut.
"Kuharap kamu selamanya bersama kakak!"batin lucifer.
....................
"Persiapankan pasukan kita harus menyelamatkan pemimpin besar axelle!!"ucap tigres.
Tigres tidak memberitahu pada keluarga axelle bahwa axelle ditangkap pihak musuh,ia terpaksa berbohong dengan mengatakan bahwa axelle sedang membasmi penjajah.
Tigres meminta bantuan sella agar bisa melacak keberadaan axelle ataupun keberadaan pemimpin pasukan musuh.
Setelah tiga jam akhirnya sella menemukan rumah pemimpin negara A itu.
Tigres meminta bantuan kepada pasukan tentara agar mengepung rumah itu.
"Jendral,kami sudah menemukan rumah lucifer,kami meminta tambahan personil tentara untuk menyerang rumah itu"ucap tigres kepda jendral marco.
"Baik,saya kirimkan tiga puluh tentara tim khusus "
"Terimakasih jendral!"ucap tigres.
"Hemm!"
"Kalian akan mulai menyerang tempat itu kapan?!"
"Nanti malam jendral!!"ucap tigres tegas.
Tigres berencana menyerang kediaman lucifer malam hari saat mereka sedang tidur.
.............
"Dek sayang ayo makan malam "ucap lucifer.
"Iya kak"
..................
"Hmmm,nyam nyam,enak bangets!!"gumam tachibana.
"Iya dong kan masakan kakak,dibuat dengan kasih sayang".
"Hehe,muji diri sendiri kakak "
"Biarin".
"Kak"
"Apa dek?"
"Aku mau tidur dikamar kakak"ucap tachibana.
"Kenapa tuh?"
"Takut,ka-kalo malam ada yang suka ngetok ngetok jendela,ih serem tau!"ucap tachibana gemes.
"Hahahaha,iya kita tukeran aja kamarnya ya"
"Cuma malam aja kak,kalo malam aku pindah ke kamar kakak".
"Iya,terserah kamu aja"
"Cepet abisin!"
"Oke!".
"Aku mandi dulu ah,kak temenin aku ngambil baju ya"
"Hehmm!"lucifer menghela nafas.
Setelah selesai mandi dan mengganti baju.
"Imyutnya adik kakak!"ucap lucifer.
"Kak aku bosen dengernya tau!"ucap tachibana ngambek karena ia malu sering dipuji kakanya,yang tidak tahu tempat mau dirumah ataupun ditempat umum banyak orang.
"Hihihi,udah dong jangan ngambek,tambah gemes tau!"ucap lucifer sambil tertawa pelan.
__ADS_1
"Udah sana tidur!!".
"Good night kak!".
"Hmmm".
Tepat pada jam dua belas malam.
Tigres menyusup ke kediaman lucifer.
Ia mendapat informasi bahwa kamar lucifer berada dilantai dua,tigres tidak tahu bahwa penghuni kamar itu sudah bertukar kamar.
Seet.
Tigres membobol kunci jendela pelan pelan sekali,ia mengendap endap berjalan pelan menuju ranjang kamar itu.
Ia membuka selimut untuk memastikan tidak salah orang.
Ia terkejut karena salah orang.
Tachibana yang merasa terusik pun membuka mata dan langsung berteriak kaget melihat sosok berpakaian serba hitam sambik membawa belati.
"Aaahh!"teriak tachibana yang langsung dibekap oleh tigres.
"Diamlah,jika tidak kamu akan mati!"bisik tigres tepat ditelinga tachibana.
"Harumnya!"tigres gagal fokus karena mencium bau yang sangat wangi milik tachibana.
"Emmm emmme mm"tachibana mau berteriak tapi tidak bisa karena mulutnya di bekap oleh tigres.
Tigres mengikat tangan dan kaki tachibana tak lupa ia juga menyumpal mulut tachibana dengan kain.
Kemudian
Tigres mencari keberadaan lucifer dilantai satu.
"Aku yakin ini kamarnya!"batin tigres.
Ia membuka pelan pintu kamar itu dan mengendap endap hendak menangkap lucifer.
Setelah hampir dekat dengan target ia berniat menusuk kaki targetnya itu ..............
Lucifer langsung menghilang secepat angin.
"KeMana dia?!"gumam tigres.
"Disini"bisik lucifer dibelakang.
Suara benturan belatipun menghidupkan suasana malam itu.
Tigres yang sudah tahu kelemahan pengikut satan pun mulai melantunkan ayat suci al quran.
"A'udzubillahiminasyaitonirrojiim".
"Hentikan!!"teriak lucifer kesekitan lebih tepatnya kepanasan.
Tubuh lucifer semakin melemah lalu tigres mengikat lucifer
Setelah mengikat lucifer tigres memberitahu pada pasukannya agar tetap waspada karena pada waktu menyusup kedalam rumah itu tidak ada satupun pasukan musuh yang berjaga.
"Hey!cepat katakan dimana kau sembunyikan pemimpin kami axelle!!"ucap tigres sambil berteriak.
"Hehehehehe"lucifer hanya tertawa.
"Panggil Acap ucup segera kemari!"ucap tigres pada anak buahnya.
.....
"Bos ada apa?"tanya ucup.
"Kau bawa alat penyiksa?"tanya tigres.
"Bawa nih ditas!"ucap acap
"Bagus"
"Jawab dimana tuan axelle kau sembunyikan!".
"Hahahahaha kau tidak akan bisa bertemu dia lagi!ucap lucifer.
Tigres serta acap ucup yang mendengar itupun langsung marah serta didalam hatinya mereka khawatir pada bos mereka.
__ADS_1
"Brengs*k kau"ucap tigres lalu membuka tas yang dibawa acap ia mengambil pisau kecil lalu ia memotong satu jari lucifer.
"Arghhgg"teriak lucifer.
"Cepat kau katakan dimana tuan axelle!"bentak tigres didepan wajah lucifer.
"Kau siksa sampai diriku mati pun tidak akan aku beritahu!"teriak lucifer.
Lalu acap dan ucup mengambil gunting didalam tas mereka menggunting telinga kanan dan kiri lucifer.
"Hahahaha"lucifer malah tertawa sangat keras.
"Kubunuh kau!"teriak ucup sambil mengambil pistol yang ada di tas acap.
Ia mengarahkannya pada kepala lucifer yang sedang terikat dikursi yang berjarak sepuluh meter dengan dirinya.
"Biasanya saya latihan menembak menggunakan semangka sebagai target tapi sekarang saya menggunakan kepala manusia,tuan!"ucup hendak menarik pelatuknya.
Dor........................................hening,tidak ada dari mereka mengeluarkan suara.
"Tidak!!"teriak lucifer.
Ya peluru itu ditahan oleh tachibana menggunakan badannya ia jatuh tepat dipangkuan lucifer yang sedang di ikat.
Ucup yang melihat ia salah menembak orangpun tiba tiba air matanya mengucur seolah ia menembak seseorang yang berharga baginya.
"Cup?"ucap tigres sambil menepuk pundak ucup.
"Bos,saya salah tembak bos!"teriak ucup yang tidak pernah salah orang dalam membunuh,ia hanya membunuh orang orang jahat yang suka berbuat kejahatan tetapi kali ini ia membunuh salah orang,padahal ia tidak tahu apakah yang ditembaknya itu orang baik atau orang jahat.
"Huk huk huk"tachibana memuntahkan darah segar dimulutnya lalu ia berbalik menghadap pada ucup dan tersenyum,mulut yang sering digunakan senyum manis yang bisa menenangkan orang itu kini mengalir darah.
"Deg" hati ucup yang bergetar melihat senyuman itu,didalam hatinya ia menyukai senyum manis itu dan ia juga merasa bersalah karena menembak pemilik senyuman itu.
Tachibana melepas ikatan tali pada kakaknya.
Lalu memeluk kakaknya.
"Ka-"belum sempat mengucapkan kalimatnya tachibana tak sadarkan diri.
Lucifer sangat sangat panik ia tidak mau kehilangan adiknya lagi untuk kedua kalinya,ia bergegas mengambil pisau bukan berniat untuk membunuh ucup tapi ia berniat menyayat tangannya dan mengucurkan darah tepat pada mulut tachibana.
"Mungkinkah dia vampir?"gumam tigres.
Setelah meminum darah,luka pada bagian dada kiri axelle mengeluarkan peluru yang masuk dan kemudian luka itu menutup sembuh tidak ada bekas luka apapun.
"Syukurlah"ucap lucifer lalu memeluk tachibana.
"Udah kak,aku gak pp kok"ucap tachibana melepas pelukan kakaknya.
"Beneran gpp?"
"Iya beneran"
"Coba kakak liat mana lukanya?"ucap lucifer yang tidak menganggap atau menyadari bahwa ada orang lain selain mereka berdua.
"Kakak mesum!"teriak tachibana sambil memukul pelan kakaknya.
"Aduh"kakanya memegang kepala yang dipukul tachibana.
"Wlee dasar mecum"tachibana menjulurkan lidahnya imuut.
Tigres serta kedua rekannya acap ucup menahan tawa melihat kelucuan tachibana.
"Maaf apakah kamu baik baik saja?"ucap tigres memberanikan diri.
"Baik kok!"ucap tachibana sambil tersenyum tulus.
Sementara itu lucifer hanya bisa menahan amarah agar tidak berubah kedalam mode iblis dan membuat adiknya ketakutan.
"Kalian sebaiknya pergi!"teriak lucifer.
"Hey tapi kau belum memberitahu kami tentang keberadaan bos kami!"ucap tigres.
Lucifer menghela nafas.
"Huuh".
"Aku tidak tahu dimana dia"ucap lucifer berbohong ia tidak mau tigres mengambil adiknya,dan juga ia akan berhenti menyerang negara jepang karena ia tidak ingin adiknya tahu tentang kejahatan dirinya.
"Maksudmu?"tanya tigres.
__ADS_1