Ustadz Vampir Dingin

Ustadz Vampir Dingin
Hampir terungkap rahasianya Ali


__ADS_3

"Saya terima nikah dan kawinnya Chalinda Nurul ain al mujahid binti abdullah syuhada almujahid dengan mas kawin ,cincin 15 karat dan perangkat alat sholat dibayar tunai!"ucap Hassan dengan suara lantang.


"Sah!.."ucap pak penghulu.


"Sah"ucap para saksi.


"alhamdulillah".


lalu penghulu mulai berdoa.


chalinda berjalan ke arah Hassan dibarengi oleh para asatidzah,ia langsung mencium tangan Suaminya.


"Assalamualaikum Ya imam,ya Jauzii(wahai suamiku)"ucap chalinda.


"waalaikumsalam,ya habibatii(wahai kekasihku)"jawab Hassan lalu mencium kening istrinya.


dilanjutkan dengan acara sungkeman pada kiyai.


"Selamat Ya semoga sakinah mawadah dan warahmah ya dan langgeng sampai akhirat"ucap para tamu.


"“Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jama'a bainakumaa fii khoir.”( Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan).ucap kak zahra lalu memeluk ayah dan ibu barunya.


"aamiin,makasih nak!"ucap Hassan pelan agar tidak ada yang mendengarnya.


acara pernikahan itu pun berjalan lancar,para santri serta asatidz dan para tamu menikmati hidangan walimatul urs dan pokoknya hari itu hari berbahagia lah bagi keluarga besar pesantren itu.


Hussain lalu memcoba menghubungi lagi adiknya karena dari tadi telfonnya tidak diangkat satu dua kali tetap tidak diangkat dan ketiga kalinya akhirmya tersambung.


"Assalamualaikum kak"ucap Reina yang mengangkat telfonnya.


"waalaikumsalam dek,Suamimu ada?"tanya Hussain.


"Lagi meeting kak "jawab Reina.

__ADS_1


lalu hussain mengubah telfon menjadi Vidcaal.


"masya allah kak,itu ayah sama kak chalinda menikah?"tanya reina.


"iya dek,tolong beritahu suamimu ya nanti"ucap Hussain.


"iya kak"jawab Reina.


Hussain lalu mendekati Pengantin baru itu agar reina bisa bicara dengan mereka.


"selamat ya atas pernikahan ayah dan bunda “Baarakallahu laka wa baarakaa alaika wa jama'a bainakumaa fii khoir"ucap reina.


"amiin,makasih nak,suamimu mana?"tanya Hassan.


"lagi meeting ayah"jawab reina.


"kapan pulang?"tanya Hassan.


"mungkin dua hari lagi Yah"jawab reina.


"udah dulu ya dek,kakak ada urusan bentar"ucap Hussain beralasan


"iya kak"


"Assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


Reina langsung menghampiri Fatimah yang sedang menonton TV dan menceritakan tentang mertuanya yang menikah dengan Chalinda yang sekarang menjadi ibunya.


"Masya allah jadi A Hassan teh ayahnya mas Ali?"tanya fatimah tidak percaya.


"iya,sebenarnya mereka itu ayah dan anak bukan adik kakak,A Hussain kakak pertama lalu kak zahra dan anak ketiga kak putri dan yang terakhir suami kita dek"ucap Reina.

__ADS_1


"Subhanallah,terus ibu kandung mas Ali dimana?"tanya fatimah penasaran.


Reina berfikir sejenak,apakah harus memberitahu fatimah atau tidak.


"Maaf kak,gpp kok gak dijawab juga"ucap fatimah yang tidak enak hati.


"huuh"reina membuang nafas perlahan.


"Ibunya mas ali suami kita sudah meninggal,saat-"air mata reina menetes.


"Huuh".


"setelah melahirkan,terjadi pembunuhan dek,Ayah Hassan pada waktu itu ditikam dan alm ibu berhasil melarikan diri tapi karena belia berlari itu menyebabkan ia mengalami pendarahan sesudah melahirkan dan karena tenaga dan sudah takdir tuhan ia akhirnya wafat dan untungnya ada Alm abah kiyai yang sedang melintas dan akhirnya suami kita dirawat oleh beliau"ucap reina lalu memeluk fatimah.


"dan yang paling menyakitkan adalah-"


"Udah kak,kakak tenang dulu".


"dek,sebenarnya pembunuh itu adalah ayah aku dek"ucap reina terus menangis lalu ia mengingat kejadian beberapa tahun lalu tentang bagaimana kejamnya ayahnya menyakiti suaminya.


"Astagfirullah,subhanallah, Alhamdulillah ala kulli haal"ucap fatimab,ia juga merasakan kesedihan dan ikut meneteskan air mata.


"udah kak,tenang ya"ucap fatimah sambil mengusap punggung Reina.


Reina akhirnya tenang.


"kak-"fatimah ragu untuk bicara.


"apa dek?"


"kalau A hassan ayahnya mas Ali kenapa beliau terlihat masih muda?"tanya Fatimah.


"Nanti juga kamu tahu,kakak istirahat dulu ya,kamu juga istirahat jangan nonton tv terus"ucap reina dan pergi menuju kamar.

__ADS_1


"apa mungkin Ayahnya mas ali oplas ya?"gumam fatimah lalu pergi kekamar untuk rebahan


__ADS_2