Ustadz Vampir Dingin

Ustadz Vampir Dingin
duka yang mendalam


__ADS_3

Kakashi kini telah sembuh dari lumpuhnya karena axelle memanggil dokter terbaik untuk menyembuhkan kakinya.


"Saatnya pembalasanku wahai putra iblis!!"batin kakashi yang sudah mengetahui axelle adalah vampir.ia tahu axelle adalah vampir karena pernah melihat warna mata axelle berubah menjadi warna merah.


"Gua harus cepat cepat bunuh makhluk terkutuk itu,sekarang juga gua harus kembali kerumah gua untuk mengambil jarum perak"gumam kakashi.


 DISEKOLAH


reina yang mengetahui axelle pingsan segera menuju UKS.


"Tok tok tok"


"Masuk"


"Ceklek"suara pintu terbuka.


"Sayang kamu kenapa?!"tanya reina dengan cemas.


"Gak papa kok,cuma kecapean"ucap axelle.


"Maaf ya aku selalu cuekin kamu beberapa hari yang lalu"ucap axelle.


"Udah gak usah dibahas,udah dimaafin kok"ucap reina.


"Sekali lagi maaf udah membenci kamu padahal kamu tidak tahu apa apa"batin axelle.


"Kamu udah makan belum?"tanya reina.


"Belum"


Nih aku bawa makanan,makan dulu ya"


"Iyaa"


"Yank emang kamu gak papa disini?"tanya axelle.


"Tadi udah ijin kok,jadi gak papa"


Reina menemani axelle sampai jam sekolah berakhir.


"Xell,pulang yu"ucap reina.


"Kok diganti sih udah tadi manggil sayang malah diganti"ucap axelle.


"Iya maaf sayang,yuk pulang"


"Yuk"


Sesampainya diparkiran.


"Tunggu!!!"teriak yuuki.


"Hah hah hah"yuuki mengatur nafas.


"Kok aku ditinggal!!"


"Maaf yuuki lupa"


"Udah marahnya,ayo pulang ada yang ulang tahun nih"goda axelle sambil melirik reina.


"Ih itu matanya pengen ditusuk apa?liatinnya sampe gitu"ucap reina.


"Heh,abis kamu cantik secantik bidadari"gombal axelle.


"Udah atuh mesra mesra nya dirumah aja"ucap yuuki karena merasa jadi nyamuk bagi meraka.


Sesampaknya dirumah.


"Assalamualaikum!"ucap axelle,reina dan yuuki tetapi tidak ada yang menjawab.

__ADS_1


"Kok sepi yah?"


Tiba tiba.


"Happy brithday to you"ucap papa kakashi sambil membawa kue.


"Makasih papa"ujar reina dengan mata berkaca kaca.


"Tiup dulu dong"ucap papa kakashi.


"Huus"semua lilin padam.


"Horeeee"teriak mereka.


"Kak ini hadiah dariku"ucap yuuki memberikan kado.


"Makasih ya dek"ucap reina.


"Tinggal calon suami tercinta tuh yang ngasih hadiah"goda yuuki.


"Ih apaan sih"


"Yank ini hadiah dari aku,maaf kalo gak sesuai harapan kamu"ucap axelle


"Gak papa kok aku pasti suka,makasih ya"ucap reina.


"Kak buka atuh kadonya"


"Nanti ah dikamar,boleh ya yank?"


"Boleh"


"Nak,maaf papa belum memberi kamu hadiah"ucap papa kakashi.


"Gak papa kok pah,yang penting papa selalu ada disisi aku,aku udah seneng"ucap reina kemudian menuju kamar.


"Pa axelle kekamar dulu ya"


"Ya udah sana ganti baju"ucap papa kakashi.


Setelah mereka mandi dan ganti baju mereka melakukan sholat maghrib sambil menunggu sholat isya lalu kemudian makan malam.


DIMEJA MAKAN.


setelah mereka makan mereka mengobrol terlebib dahulu.


"Nak papa punya hadiah buat kamu,tapi tunggu ya"ucap papa kakashi.


"Apaan sih pa,udah gak perlu maksain"ucap reina.


"Gak maksain kok,dan kamu pasti suka"ucap papa kakashi.


"Apaan pah cepetan,kan aku jadi penasaran"


"Prok-prok-prok"papa kakashi menepuk tangan lalu para anak buah kakashi yang bersembunyi keluar dan melempar banyak bawang putih.


"Apa apaan ini!!"teriak axelle panik karena bau bawang putih bisa membuatnya lemas.


"Sial!!"teriak axelle marah.


"Cepat serang!!"perintah kakashi pada anak buahnya.


"Pah sebenarnya apa yang akan papa lakukan"ucap reina panim karena tunangannya diserang anak buah papanya.


"Bak-bik-buk"terjadi baku hantam.


"Dugh"axelle menendang salah satu anak buah kakashi dan memukul yang lainnya.


"Sial ternyata pada waktu seperti ini dia masih kuat"ucap anak buah kakashi,kakashi yang melihat anak buahnya hampir terpojok ia langsung menusuk jantung axelle dengan jarum peraknya lalu membuka dan mengambil jantungnya.

__ADS_1


"Sreet"ia membelah dada axelle.


Reina dan yuuki yang melihat itu ketakutan.


"Pa apa yang papa lakukan!!"teriak reina.


"Nak,ini hadiah dari papa nak!!!"ucap kakashi sambil memberikan jantung axelle yang sudah berhenti berdetak.


"Kenapa papa lakuin itu pada axelle apa salahnya yah!!"teriak reina sambil menangis.


Salahnya adalah ayahnya yang sudah membunuh ibu kamu,istri papa"ucap kakashi yang membuat reina terkejut.


"Beberapa hari yang lalu axelle sudah mengetahui bahwa papa sudah membunuh keluarganya menjadi marah karena itu ia berasikap kasar pada kita"ucap kakashi.


"Itu cuma pikiran papa,axelle tidak pernah kasar sama aku ia cuma tak tidak bicara padaku saja,ia juga disekolah sudah meminta maaf padaku,yang seharusnya minta maaf itu kita khususnya papa yang sudah membunuh orang tuanya!"ucap reina.


"Diam kamu!!"bentak kakashi.


"Nak ini hadiah dari papa nak,kamu makan ya"ucap kakashi sembari memberikan jantung itu dan akan menyuapi anaknya.


"Tidak pah,jan-"belum sempat bicara,kakashi langsung memasukan jantung itu pada mulut putrinya dan menutup mulut putrinya supaya tidak memuntahkan jantung itu,reina terpaksa memakan jantung axelle jika tidak ia akan kehabisan nafas.


Setelah mengumpulkan keberanian yuuki diam diam menuju kamarnya dan menghubungi tigres.


"Tut tut tut,halo kak,cepet bawa anak buah kakak dan datang kemari"ucap yuuki dengan nafas terengah-engah.


"Iya baik tunggu"


.............


"Enak gak putriku?"


Reina menggelengkan kepala dan menangis.


"Nak papa ada satu hadiah lagi buat kamu"ucap kakasi kemudian ia berjalan mendekati mayat axelle dan menggores wajahnya.


"Sreet"ia menggores wajah axelle dari pelipis hingga pipi.


"Jangan pah,kumohon!!"teriak reina,kondisi reina saat ini sangat mengkhawatirkan pakaiannya penuh darah dan berantakan.


Kakashi tak menjawab ia melakukan aktivitasnya merusak dan memotong tubuh axelle.


"Brak"pintu didobrak


Tigres dan anak buahnya terkejut melihat mayat bos nya.


"Bunuh!"ucap tigres.


"Dor dor dor dor dor"kelompok mafia itu marah besar dan membunuh anak buah kakashi dan kakashi itu sendiri.


Reina yang menyaksikan ayahnya dibunuh ia tak memedulikan ayahnya karena kebencian terhadap ayahnya terlalu besar.


Yuuki turun lantai bawah dan menghampiri mayat  axelle.


"Kak"lirih yuuki menangis.


Kemudian reina menghampiri jasad axelle dan memeluknya.


"Sayank kenapa hal ini bisa terjadi!!kenapa!!!"teriak reina.ia menangis sejadi jadinya.


Tigres dan anak buahnya juga menangis melihat jasad pemimpinnya.


"Hiks hiks hiks"tangis mereka.


Malam itu dipenuhi duka yang mendalam.


Reina dan yuuki tertidur karena kelelahan mereka berdua tidur dan memeluk jasad axelle.


Sedangkan tigres dan anak buahnya masih dalam kesedihan dan tigres terbayang wajah kiyai dan chalinda.

__ADS_1


"Bagaimana ini chalinda menitipkan tuan axelle kepadaku,bagaimana aku menjelaskannya kepada mereka"batin tigres.


__ADS_2