
Pada pagi hari lucifer berpamitan kepada adiknya ia berniat kembali ke negara A untuk melaporkan kondisi pasukannya sekaligus untuk mengadakan rapat bersama para petinggi negara tersebut,mungkin licifer akan pulang dalam waktu kira kitlra satu minggu lebih.ia tidak membawa tachibana kembali karena khawatir dinegaranya terjadi penyerangan baik dari pihak luar negara atau pihak dalam negara yang memperebutkan sumber makanan yang mulai menipis.
"Yuuha"panggil lucifer pada adiknya yang masih tidur.
"Hmmm".gumam yuuha masih setengah sadar..
",iya,kak,bentar!"teriak yuuha lalu menuju kamar mandi untuk mencuci muka.
Yuuha menghampiri lucifer.
"Kak,kok bawa koper?"tanya tachibana yuuha.
"Ini,kakak mau pergi ke negara A untuk rapat".
"Kamu tenang saja nanti akan ada temen kakak yang jagain kamu".
"Kakak pamit dulu ya,jaga diri kamu baik baik!"ucap lucifer lalu memeluk adiknya cukup lama.
"Hati hati kak!"ucap tachibana yang dalam hatinya ia sedih karena kakaknya akan jauh darinya.
"Kakak gak akan lama kan?"
"Iya,setelah selesai kakak langsung pulang kok!".
..............................
Jam 9.
TING TONG TING suara bel menandakan ada orang yang memencet bel rumah.
"Sebentar!"teriak tachibana lalu membukakan pintu.
"Hai saya temannya tuan lucifer-"belum sempat menyelesaikan kalimatnya tachibana langsung menyela.
"Iya,masuk!"ketus tachibana yang moodnya masih belum membaik akibat kakaknya pergi.
Temannya lucifer itu bernama asmodeus ia adalah pengikut keturunan penyembah setan nafsu(nafsu perut dan nafsu farji/********).
Asmodeus pun merasa kesal akibat sikap tachibana yang ketus padanya.
"Awas kau!"batin asmodeus ia pura pura tersenyum.
Setan setan yang bersemayam ditubuh asmodeus melihat tachibana dengan penuh nafs* mereka mengendalikan tubuh asmodeus.
Brak pintu kamar tachibana didobrak.
"Kau mau apa kesini!"teriak tachibana penuh amarah,pintu kamarnya didobrak.
Asmodeus menangkap tachibana yang hendak berlari.
Ia segera menyobek baju tachibana.
"Sret!"
"Lepas!"teriak tachibana.
"Dasar baj*ng*n kau!".
"Lepas jika tidak kakakku yang akan membunuhmu!"ancam tachibana ia berharap asmodeus melepaskannya,tapi ternyata tidak karena tubuhnya sepenuhnya sudah dikendalikan oleh setan atau iblis yang bersemayam di tubuhnya.
Asmodeus lalu mengikat kedua tangan dan kaki tachibana pada ujung sisi-sisi ranjang sehingga tubuhnya terlentang yang menyebabkan lalu ia membuka dan menarik ke atas gunung kembarnya tachibana bagaikan gunung yang menjulang ke atas.
"Lepaskan kumohon".
"Lepaskan kumohon"ucap tachibana memelas penuh ketidakberdayaan.
Asmodeus tak mempedulikan ucapan tachibana ia membuka CD nya dan juga CD miliknya,disana terlihat burung pusaka sudah berdiri tegak.
"Kumohon jangan"ucap tachibana penuh dengan ketakutan.
Jlleb burung pusaka itu menancap pada lembah surgawi.
"Akhh"teriak tachibana,darah mengucur perlahan dari kemalu*nnya.
Asmodeus kemudian memaju mundurkan tubuhnya.
__ADS_1
"Aahhh~"des*h tachibana sambil mengucurkan air mata,ia merasa putus asa,setelah terbebas ia berniat akan bunuh diri.
Setelah lama lama sekali,para setan setan yang ada ditubuh asmodeus menikmati tubuh tachibana hingga jam sembilan malam(bayangkan guys apa gak lelah tuh?🤔)mereka menghentikan aksinya dan kembali tertidur ditubuh asmodeus,yang menyebabkan asmodeus pingsan tak sadarkan diri.
Setelah melihat asmodeus pingsan tachibana mencoba melepaskan ikatannya,ia menarik paksa tangannya dari ikatan itu yang menyebabkan tangannya menjadi merah,untungnya tali tersebut adalah tali plastik(rapia kalo orang sunda garut menyebutnya).
Tachibana buru buru memakai pakaiannya lalu pergi berlari meninggalkan rumah itu.
Tachibana terus berlari meski dengan tubuh yang kelelahan batin maupun fisiknya yang lelah setelah berlari cukup jauh ia menemukan danau disamping taman kota
Tachibana berniat menceburkan diri.
"Bryurush!"tachibana menceburkan diri kedalam danau.
Pada saat yang sama kak zahra yang sedang berada ditepi danau itupun langsung menyelam.
Kak zahra menarik tubuh tachibana hingga ke permukaan.
Kak zahra menekan bagian perut dan dada reina agar air yang masuk bisa keluar,ia juga merasa bahwa aroma tubuh tachibana sama dengan aroma tubuh adiknya axelle,meski dalam keadaan basah tapi kak zahra yakin itu adalah aroma tubuh adiknya!.
"Huk huk huk"tachibana terbatuk batuk.
"Kamu baik baik saja?"tanya kak zahra.
Tachibana mengelengkan kepala.
"Kenapa kakak menyelamatkan aku!"ucap tachibana.
"Arghhh!"teriak tachibana sambil mengeluarkan air mata.
"Tenanglah dulu!"ucap kak zahra sambil mengusap punggung tachibana.
"Aku-aku sudah-"
"Sudah jangan diteruskan"ucap kak zahra lalu memeluk gadis yang sedang menangis itu.
"Udah baikan?"tanya kak zahra yang dibalas anggukan oleh tachibana.
"Mau pulang?"tanya kak zahra lagi yang dibalas gelengan kepala oleh tachibana.
"Oke ayo"ucap kak zahra lalu menarik tangan tachibana menuju mobilnya.
"Aku yakin dia axelle!!!"batin kak zahra.
Didalam mobil.
"Ngomong-ngomong Nama kakak zahra,kalo nama kamu?".
"Tachibana"ucapnya sambil menunduk.
"Oh ya,umur kamu berapa tahun?"tanya kak zahra.
"Enam belas".
"Gak usah gugup gitu,angkat dong kepalanya,perlihatkan wajah imut kamu!"ucap kak zahra.
Tak terasa sambil mengobrol mereka akhirnya sampai dikediaman axelle.
"Wah megah banget!"ucap tachibana dalam batinnya.
Gerbang otomatis terbuka setelah kak zahra menempelkan kartu identitasnya pada mesin pemindai.
"Ayo masuk!"ucap kak zahra.
...................
"Assalamualaikumwarahtullahi wabarakatuh!"ucap kak zahra membuka pintu.
Ucapan salam kak zahra membuat segel ditubuh tachibana melemah dan otomatis tubuhnya juga ikut lemas.
"Kak kenapa?"tanya kak zahra.
"Ayo ikut kakak!"ucap kak zahra sambil menopang tubuh tachibana menuju kamarnya dilantai dua.
"Masih kuat?"tanya kak zahra.
__ADS_1
"Masih kak".
Setelah memasuki kamar.
"Nih baju,kamu mandi trus pakai ini"ucap kak zahra.
Skip setelah mandi.
"Wah imutnya!"batin kak zahra.
Meskipun tanpa lipstik bibir tachibana berwarna merah begitupula dengan rona pink dipipinya itu sudah alami.
"Sudah makan?"tanya kak zahra.
"Belum".
"Lapar?"tanya kak zahra yang dibalas anggukan oleh tachibana.
Dimeja makan.
Dimeja makan ada tigres yang sedang makan.
"Duduklah"ucap kak zahra lalu mengambil makanan didapur.
Tigres yang melihat tachibana pun kaget sehingga membuatnya tersedak.
"Huk huk huk".
Tachibana yang melihat tigres pun menuangkan air kedalam gelas dan memberikannya pada tigres.
"I-ini".
"Makasih"ucap tigres setelah meminum air.
"Kamu kenapa bisa sama nona zahra"tanya tigres namun tachibana tidak menjawab dan kepalanya tertunduk mengingat kesialannya hari ini.
"Udah jangan banyak tanya!"ucap kak zahra yang sudah membawa makanan dari dapur.
"Makanlah".
Tachibana masih tertunduk.
"Makanlah tadi katanya lapar"ucap kak zahra sedangkan tigres melanjutkan makannya sambil mendengar percakapan dua perempuan dihadapannya.
Kak zahra kemudian berisiniatif untuk menyuapi tachibana.
"Aaa"ucap kak zahra,tanpa diduga tachibana membuka mulut sambil mengeluarkan suara.
"Aaa,nyam".
Hal itu sontak membuat tigres terpana dengan keimutan gadis itu.
"Waw,imutnya!"batin kak zahra dan tigres.
.....
"Kamu bukan mau memata matai kami kan?"tanya tigres penuh curiga.
Tachibana menggelengkan kepalanya.
"Apa maksud kamu?"tanya kak zahra.
"Gadis itu adiknya jendral musuh"ucap tigres yang membuat kak zahra terkejut.
"Apakah itu benar?"tanya kak zahra dan dibalas anggukan oleh tachibana.
"Tapi aku bukan mata mata kak"ucap tachibana.
"Oh ya,apakah kamu pernah bertemu axelle?"tanya kak zahra sambil memperlihatkan foto axelle yang ada diHPnya.
Tachibana yang melihat foto itu langsung merasa pusing dikepalanya,memegang kepala dengan kedua tangannya dan mata yang menutup menahan sakit.
"Apa kamu baik baik saja?"tanya kak zahra panik begitupun dengan tigres.
Kemudian reina pingsan,kepalanya menghamtan meja makan kemudian tigres mengangkat tubuh mungil itu ke kamar kak zahra.
__ADS_1
.....BERSAMBUNG.......