
Satu minggu setelah pernikahan chalinda dan kiyai pulang ke kampung halaman. Axelle beserta mahasiswa lainnya menjalani kehidupan kampus normal tanpa ada gangguan hingga bulan depan negara negara mulai saling menyerang karena masalah sumber daya.
Negara negara saling menyerang satu sama lain untuk memperebutkan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dinegara masing masingnya mulai kekurangan karena banyak masalah dari wabah penyakit hingga pembunuhan,perampokan dan kejahatan lainnya karena pada saat itu adalah masa susah karena kekurangan makanan akibat sumber daya alam menipis karena banyaknya meningkat populasi manusia.
Axelle dan yang lainnya terpaksa pulang ke jepang ia membawa kedua teman reina : aisyah dan juga ainun karena mereka tidak mempunyai tempat tinggal lain selain apartemen didekat kampusnya.
Sesampainya di negara jepang mereka kaget karena dinegara teesebut sedang terjadi penyerangan negara A yang menginginkan mesin mesin atau alat alat canggih yang ada dijepang.
Axelle membantu negara tersebut melawan penjajah.
"Siapkan pasukan khusus,kita lawan penjajah brengs*k itu!"perintah axelle pada anak buahnya.
Axelle menyiapkan semua anggotanya dan bekerjasama dengan tentara dan polisi untuk melawan penjajah.
Sebelum perang melawan penjajah Ia berpamitan kepada istrinya.
"Umi,abi pergi dulu ya,doain abi"ucap axelle kemudian mencium kening reina.
"Iya,semoga lancar ya,abi harus janji pulang dengan selamat dan sehat!"ucap reina yang pada awalnya ia akan memberitahukan suaminya tentang kehamilannya,tapi karena tidak ingin suaminya kepikiran tentang dirinya reina pun tak jadi memberitahu suaminya.
"Iya"axelle lalu berpamitan pada kakaknya.
"Kak,axelle pamit dulu ya"
__ADS_1
"Xell kakak ikut boleh ya?".
"Enggak boleh!"tegas axelle.
"Kenapa,kan kakak bisa bantu,kakak seorang dokter,kakak bisa merawat tentara yang terluka xell. Bla bla bla bbla"ucap kak zahra yang ingin ikut,ia memaksa adiknya itu agar ia diperbolehkan ikut.
"Eeh,iya boleh"ucap axelle.
"Tolong jaga reina ya"ucap axelle pada dua sahabat istrinya.
"Iya,tenang aja ada kami"ucap mereka berdua.
Setelah menyiapkan senjata api axelle dan tigres beserta pasukannya pun berangkat menuju markas tentara jepang untuk menyiapkan strategi.
Sesampainya di markas tentara jepang ia disambut baik oleh mereka bahkan jendral tertinggi sekalipun menyambut kedatangan axelle dengan baik.
"Maaf,tuan,rencana anda sudah bagus,tapi itu akan sangat berbahaya bagi anda!"ucap jendral marco.
Kemudian axelle meyakinkan bahwa ia dan pasukannya mampu mengalahkan penjajah.
"Tapi itu mengancam keselamatan anda!"tegas jendral marco.
"Keputusanku mutlak!!"ucap axelle yang lebih tegas.
__ADS_1
"Jendral!,jendral,gawat mereka menyerang ibu kota,mereka membunuh laki laki dan menjadikan wanita sebagai pemuas nafsu bejat mereka!"ucap mata mata.
"Sialan!!!"ucap jendral marco dengan geram.
"Jendral,sekarang anda harus membiarkan kami menyerang rencana sesuai rencana kami!"ucap axelle.
"Baiklah,tapi kalian harus membawa seratus orang tentara untuk membantu kalian!"ucap jendral marco.
Setelah menyiapkan pasukan axelle dan tigres membawa pasukan yang cukup banyak tiga ratus orang dari anggota mafianya dan juga seratus orang dari tentara jepang.
Sesampainya di lokasi markas musuh.tentara jepang mengelilingi tempat itu dalam jarak 1 km beserta penembak jitunya.
Axelle menyusup terlebih dahulu,dikarenakan penjagaan cukup ketat axelle memutuskan untuk berubah menjadi kelelawar kecil.
"Dor"satu tentara musuh berusaha menembak axelle.
"Sudahlah,cuma kelelawar"ucap temannya.
"Tapi aneh ey,inikan masih siang!".
"Mungkin tempat mereka terkena bom jadi mencari tempat baru,kebetulan markas kita kan minim cahaya!"
Axelle berhasil menerobos penjagaan yang cukup ketat ia menuju bawah tanah untuk membantu para perempuan.
__ADS_1
Sesampainya dibawah tanah axelle melihat banyak mayat perempuan yang telanjang,mereka diperkaos lalu dibunuh.
bersambung