
Valerie baru saja memejamkan matanya, tetapi telinganya mendengar keributan dari lantai bawah. Karena rasa penasaran valerie pun beranjak keluar dari kamarnya dan akan melihat keributan seperti apa yang telah terjadi ditengah malam seperti ini.
“Siapa yang membawa ini kedalam mansionku?” louis bertanya dengan sorot mata yang tajam menatap satu per satu dari 15 pelayan yang berlutut dihadapannya saat ini
“Seseorang mengirimnya tadi pagi tuan, kami benar-benar tidak tahu jika salah satu kotak itu ada yang berisi bubuk almond.” salah satu pelayan menjawabnya dan terlihat jelas jika seluruh tubuhnya kini gemetar karena ketakutan
“Siapa yang memesannya?” tanyanya dengan tatapan tajam mengintimidasi
“Di antara kami tidak ada yang memesannya tuan.”
“Semua pemesanan biasanya di lakukan oleh nyonya helena.”
Helena yang berada disana pun menatap tajam salah satu pelayan yang menyebut namanya, “Hei! memang aku yang mengatur semua pemesanan bahan baku, tapi aku juga tidak tahu jika salah satu dikotak susu itu ada bubuk almond.” teriak helena pada pelayan dan melakukan pembelaan, dia kini melihat louis sedang menatapnya dengan tatapan membunuh
“Louis, ibu tidak mungkin melanggar peraturan.” ucapnya lagi
“Masukkan dia kepenjara bawah tanah, aku tidak akan memberikan ampun bagi orang yang melanggar aturanku!” perintah louis kepada anak buahnya untuk membawa helena kepenjara bawah tanah
“Louis! ibu mengatakan yang sebenarnya, ibu benar-benar tidak tahu jika salah satu susu bubuk itu ada bubuk almond.”
“Louis, kau tidak bisa melakukan ini pada ibu! ibu sama sekali tidak bersalah.”
“Lepaskan aku! beraninya kalian menyentuhku!” helena tidak terima dan berusaha meberontak dari anak buah louis
“Louiissss…ibu mohon jangan lakukan ini!” teriak helena yang telah dibawah oleh anak buah louis kepenjara bawah tanah
Louis beranjak dari tempat duduknya, kini kembali menatap ke 15 pelayan yang masih berlutut dihadapannya, “Jika ada yang melanggar aturan dariku, nyawa kalian taruhanya!” ucapnya lalu pergi dari sana
__ADS_1
Para pelayan mematung ketakutan dengan ucapan louis, kini mereka harus benar-benar hati-hati jika ingin tetap hidup.
Valerie yang sedari tadi melihat kegaduhan yang terjadi segera berlari kembali ke kamarnya setelah melihat louis berjalan menuju lantai 2.
Valerie pura-pura tidur saat dia menyadari jika louis masuk kedalam kamarnya. “Aku tahu kau belum tidur.” ucap louis
Valerie pun membuka matanya dan melihat louis saat ini sedang menatapnya, “Ada apa?” tanya valerie berpura-pura tidak tahu apa-apa dengan kegaduhan yang baru saja terjadi
“Kenapa kau belum tidur?” tanyanya dengan duduk di sisi tempat tidur valerie
“Tidak apa-apa, hanya saja sedikit birisik jadi aku terbangun.” jawabnya
“Apa kau tahu apa yang terjadi?” tanya louis
“Karena bubuk almond? aku tahu jika nyonya helena sengaja memesan itu dan menukarnya dengan bubuk susu yang biasa aku minum.” jawab louis
“Lalu aku harus berbuat apa? aku tahu jika nyonya helena tidak menyukaiku. Lagi pula aku bisa membedakan bubuk almond itu dari bubuk susu yang biasanya aku minum, jadi menurutku tidak masalah.” jawab valerie
“Itu bukan hal sepele, valerie!”
“Kau tidak bisa selalu bersikap baik dengan menganggap semuanya tidak masalah! nyawamu bisa saja melayang jika kau tidak sengaja meminum bubuk almond itu.” setelah mengatakan hal itu louis pergi begitu saja dari kamar valerie, sangat jelas jika saat ini louis marah padanya
“Louis…” teriak valerie memanggil tapi louis sama sekali tidak menghiraukannya
Velerie memayungkan bibirnya melihat louis marah padanya “Huffff, nenek tua itu selalu saja membuat masalah.”
Valerie beranjak dari tempat tidurnya, dia mengambil jaket dari dalam lemari lalu memakainya. Dia pun segera keluar dari kamarnya, berjalan menuruni anak tangga ke lantai 1 dan melewati pintu belakang yang menuju halaman belakang mansion itu. Valerie memasuki sebuah gudang kosong yang terletak tidak jauh dari mansion, lalu berjalan sedikiti menuruni beberapa anak tangga dan memasukkan kata sandi dan sebuah pintu terbuka yang menjadi penghubung kedalam ruang bawah tanah atau lebih tepatnya valerie saat ini sedang masuk kedalam penjara bawah tanah milik louis.
__ADS_1
Valerie berjalan menyusuri penjara bawah tanah itu, ini adalah ketiga kalinya valerie masuk kesana. Hingga mata valerie menangkap seseorang yang dia cari “Ternyata kau disini.”
“Untuk apa kau kesini?” helena menatapnya dengan penuh kebenciaan dan amarah
Valerie membuang nafas kasarnya melihat sikap helena terhadapnya “ Sebenarnya apa salahku padamu? kenapa kau begitu membenciku?” valerie mencoba bertanya
“Itu karena kau selalu menjadi parasit yang terus menempel pada louis!” kata helena kembali mengatai valerie parasit
“Kau mengatakan hal itu lagi, bisakah kau menyebut hal lain dari pada parasit? aku benar-benar tidak suka mendengarnya.” valerie merasa muak dengan helena
“Parasit itu memanglah jati dirimu! kau tidak akan hidup dengan nyaman jika bukan karena louis.” ucap helena yang mana semakin membuat valerie menahan kesabaranya
“Baiklah! jika kau memang menganggap aku parasit yang terus menempel pada louis, akan aku pastikan jika kau akan terus melihat hal itu seumur hidupmu. Oh ya, kau tidak perlu mengingatkan aku tentang hal itu, karena akupun akan selalu ingat jika aku hidup dengan nyaman karena louis.”
“Dan bubuk almond itu aku tahu kau sengaja memesannya dan menyelipkannya ke salah satu kotak susu yang biasa aku minum, terima kasih karena telah berusaha membunuhku! tapi perlu kau ingat jika aku tidak akan semudah itu untuk mati, jadi tidak perlu repot-repot.”
“Satu hal lagi, berhentilah untuk membuat masalah denganku. Mari kita berdua berdamai, karena seingatku selama ini aku tidak pernah merasa bersalah padamu nyonya helena.” ucapnya mencoba bernegosiasi dengan helena
“Sampai kapanpun aku akan selalu membencimu! kau bukan bagian dari keluarga De La Affoulos, kau hanyalah orang luar yang kebetulan memiliki nasib yang baik karena louis memungutmu dari jalanan.” helena lagi dan lagi berbicara merendahkan valerie
Valerie menanggapinya dengan senyuman sinis menatap helena “Lupakan saja! aku tidak akan mencoba berdamai lagi denganmu.”
Setelah mengatakan hal itu valerie pergi meninggalkan helena, sebenarnya dia merasa marah dan juga sedih karena ucapan helena.
“Nenek tua itu, kenapa selalu saja membuat masalah denganku? Gara-gara dia semua pelayan dirumah ini menjadi ketakutan dengan ancaman louis. Dan dia lagi dan lagi mengatakan aku parasit yang terus menempel pada louis! aku tidak akan hidup dengan nyaman jika bukan karena louis, tanpa dia mengatakan hal itu juga aku tidak akan lupa! Huffff… nenek tua benar-benar menyebalkan.” Valerie berjalan meninggalkan gudang kosong itu dengan mulutnya yang tidak berhenti mengoceh, dia benar-benar kesal dengan helena
Tanpa disadari oleh valerie jika louis sejak tadi mengikutinya, “Kau sama sekali bukan parasit valerie! bodohnya kau selalu saja menganggap semua orang akan baik padamu jika kau baik padanya.”
__ADS_1