Vous Me Voyez

Vous Me Voyez
Semuanya di mulai saat valerie berusia 20 tahun


__ADS_3

Burung berkicau kesana kemari, sinar matahari pagi menembus masuk melalui jendela kamar louis yang terbuka tepat mengenai wajah cantik valerie yang masih terpejam.


Tangan louis terangkat untuk menghalangi cahaya matahari yang mengenai wajah valerie. Karena pergerakan yang tidak disengaja oleh louis membuat gadis itu mendelik dan perlahan membuka matanya


“Selamat ulang tahun.”


Louis menatapnya dengan senyuman lembut, dia sengaja menunggu gadis itu bangun untuk mengucapkan selamat ulang tahun padanya.


Valerie tersenyum saat pertama membuka matanya melihat louis yang sedang menatapnya dan juga memberinya ucapan selamat ulang tahun.


“Aku tidak akan menerima ucapan, karena itu kau maka aku menerimanya.” kata valerie tersenyum


“Aku tahu.” kata louis “Bersiaplah, kita akan pergi.” pinta louis


“Kemana?”


“Apa kau lupa?” louis balik bertanya


Valerie menepuk jidatnya tanda dia baru ingat dengan apa yang sudah dia rencanakan bersama louis “Aku akan segera bersiap, tidak mungkin aku melupakan hal itu!” ucapnya dengan segera bangun dan berlari keluar dari kamar louis untuk segera menuju kamarnya


Louis hanya mengelengkan kepalanya melihat punggung valerie berlari meninggalkan kamarnya, dia pun juga segera bangun dan akan bersiap-siap.


1 jam kemudian valerie telah selesai, dia segera keluar dari kamarnya berniat untuk menghampiri louis kekamarnya tapi, dia melihat max yang baru saja datang “Hai, apa kau baru datang?” tanya valerie


“Hmmm, baru saja.” max menjawabnya dengan acuh tak acuh


“Kau sudah selesai?” louis baru saja keluar dari kamarnya dan melihat valerie dan max


Valerie segera berlari menghampiri louis “Bagaimana penampilanku?” tanya valerie meminta pendapat louis


“Bagus, kau cantik sekali.” louis memujinya


“Hufff…kata max tidak, dia bilang aku jelek.” ucapnya dengan memanyungkan bibirnya lalu berlari lebih dulu kelantai bawah meninggalkan kedua pria itu


Max yang merasa tidak mengatakan apa-apa pun hanya bisa menampilkan wajah dengan expresi heran dan datar


“Bisa-bisanya dia memfitnahku!”


Louis hanya menepuk pundak sahabatnya itu, dia tahu betul sifat valerie yang suka menjahili max.


Louis dan max lalu berjalan kelantai bawah menyusul valerie yang sudah menunggu dipintu utama


“Para wartawan telah banyak yang berkumpul, aku juga telah menyebar banyak pengawal untuk berjaga-jaga.” kata max


“Bagaimana dengan alex dan pablo?” tanya louis tersenyum menatap ke arah valerie yang juga sedang tersenyum padanya

__ADS_1


“Mereka sedang dalam perjalanan, setelah tiba mereka akan langsung menemuimu.” jawab max


“Ayo kita berangkat.” ajak louis menggandeng tangan valerie untuk masuk kedalam mobil


“Ayo.”


Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju hotel yang mereka tuju, louis yang duduk di bangku penumpang bersama dengan valerie dan max yang menyetir mobil.


“Ada apa?” tanya louis melihat valerie hanya diam saja sejak tadi


“Tidak apa-apa.” jawabnya dengan senyuman diwajahnya


Louis meraih tangan valerie dan mengenggamnya, dia tahu jika saat ini valerie merasa gugup karena ini adalah pertama kalinya dia akan bertemu banyak orang asing setelah 13 tahun.


“Percaya padaku, semua akan baik-baik saja.” louis meyakinkan valerie


“Aku tahu, aku hanya sedikit gugup.” jawabnya


“Kita sudah sampai.” kata max yang kini memasuki sebuah halaman hotel bintang 5


Valerie melihatnya, didepan sana sudah banyak sekali wartawan yang siap meliput keberadaan louis.


“Ayo.” ajak louis tesenyum dengan tangannya yang mengenggam valerie


Valerie menarik nafas dalam-dalam lalu secepat mungkin mengubah expresi wajahnya dengan menunjukkan senyumannya, valerie mengangguk kepada louis tanda jika dia sudah siap.


Louis keluar terlebih dahulu, membuka pintu mobil selebar mungkin dan mengulurkan tangannya untuk membantu valerie keluar dari mobil. Para wartawan pun tidak menyianyiakan kesempatan emas itu untuk memotret louis bersama dengan seorang perempuan yang saat ini bersamanya.


“Tuan louis, bisa beritahu kami siapa yang sedang bersama anda saat ini?”


“Tuan louis siapa perempuan yang beruntung bersama dengan anda ini?”


“Tuan, tolong jawab siapa perempuan yang bersama anda?”


Para wartawan tak berhentinya mengajukan banyak pertanyaan tentang siapa wanita yang sedang bersama dengannya saat ini.


Para anak buah louis berusaha untuk menjaga jarak para wartawan agar tidak terlalu dekat darinya dan valerie.


“Tuan louis, bisakah anda memperkenalkannya pada kami?”


“Dia adalah tunanganku.” louis akhirnya menjawab dengan memperkenalkan valerie sebagai tunangannya


“Nona, bagaimana perasaan anda menjadi tunangan tuan louis?”


“Nona, siapa nama anda?”

__ADS_1


“Nona bagaimana anda bisa mengenal tuan louis?”


Berbagai pertanyaan menuju pada valerie, gadis cantik itu masih diam dengan terus tersenyum.


“Jawablah, tidak apa-apa.” kata louis


“Hola, namaku adalah valerie.” valerie memperkenalkan dirinya kepada para wartawan


“Nona berapa usia anda?”


“Nona siapa nama keluarga anda?”


Louis memberi isyarat kepada max agar dia bisa pergi dari sana “Sudah cukup, kami masih memiliki banyak urusan jadi tidak bisa berlama-lama berada disini.” kata max kepada wartawan


Sedangkan louis dan valerie pun berjalan masuk kedalam hotel…


“Nona valerie…”


“Nona…”


“Tuan louis…”


Para wartawan masih berusaha untuk mewawancarai louis dan juga valerie, para anak buah louis berusaha untuk menghalangi mereka yang berusaha menerobos masuk.


•••


Valerie duduk disofa setelah dia masuk kedalam kamar hotel, dia memegang dadanya yang terus berdetak sangat kencang. Pertanyaan wartawan dan bertemu banyak orang membuatnya sedikit gugup dan takut, dia terus memegangi tangannya yang sejak dari tadi gemetar.


“Apa kau tidak apa-apa?” tanya louis khawatir


Valerie menggelengkan kepalanya menatap louis “Apa ini akan berhasil?” tanyanya


Louis memegang tangan valerie yang gemetar, berusaha membuat gadis itu nyaman dan merasa aman “Percaya padaku.” kata louis


Louis lalu memberinya air dan valerie pun menerimannya dan meminumnya, barulah dia merasa sedikit lebih tenang.


“Semua berita sedang membicarakanmu dengan valerie.”


Max tiba dan memberitahu louis jika saat ini namanya dan valerie menjadi topik trending 1, semua orang sedang berusaha mencari tahu siapa valerie.


Secara mengejutkan penguasa bisnis atau tuan louis muncul dihadapan publik hari ini dengan mengandeng seorang wanita cantik yang dikabarkan adalah tunanganya. Tuan louis sendiri mengakui dan memberitahu semua orang jika wanita yang bersamanya adalah tunangannya yang bernama valerie. Siapakah valerie?


Kolom komentar dipenuhi dengan banyak pertanyaan tentang siapa valerie?


“Setelah ini valerie tidak bisa lagi menghindar, louis.” max memperingatkannya

__ADS_1


“Aku tidak akan menghindar ataupun mundur. Balas dendamku dimulai hari ini saat aku berusia 20 tahun dan juga hari kematian ibu dan kakakku!” kata valerie dengan sorot mata yang tajam


__ADS_2