Wanita Muda Yang Dijodohkan

Wanita Muda Yang Dijodohkan
Eps - 13 Jeni dan Nirma berteman


__ADS_3

Jeni yang mendengar itu, merasa geli sendiri.


Dan tidak merespon panggilan meyer.


Sayang. Panggil meyer lagi


Jeni menatap meyer dan merasa bingung.


Hahaha ekspresi kamu kok gitu sih. ujar meyer Sambil tertawa lepas


Jeni yang sudah selesai dengan makannya langsung berdiri dan ingin pergi mencuci piringnya, tapi meyer pergi mengejar dan menahan tangannya.


Bi, semuanya berkumpul disini. Teriak meyer


Jeni bingung kemudian menatapnya dan bertanya "kenapa kamu memanggil mereka?"


saya ingin mengubah sedikit aturan. Jawab meyer


Tak lama kemudian berkumpul lah para pembantu2 dirumahnya itu di dapur, mereka sekitar 13 orang.


Siapa yang mengambil alih berbelanja dan memasak? Tanya meyer.


ada empat orang yang mengangkat tangannya.


Mulai besok belanjaan dan memasak akan dilakukan oleh istri saya. Kalian ber empat bantulah dia untuk membereskan apa yang dia buat di dapur nanti, tanpa adanya bantuan memasak atau belanja mengerti? Maksud meyer adalah mereka tidak boleh mencampur tangan atas belanjaan dan masakan dari jeni. Dia ingin jeni menjalankan tugasnya sebagai seorang istri. Dan selesai memasak barulah tugas mereka ber empat membereskan piring2 yang kotor dll.


Baiklah pak dimengerti" ucap mereka ber empat.


Jeni merasa bingung, tapi dia telah menjadi seorang istri sekarang mungkin dia harus melakukan hal itu, bangun pagi masak untuk suaminya dan tugas istri lainnya.


Kembalilah bekerja. Ucap meyer sambil mengambil piring kotor yang dipegang jeni.


"Untuk mencuci piring biarkan mereka yang mencucinya" Jika sayang ingin mencuci piring aku akan memecat mereka ber empat, karena mereka sudah tidak diperlukan bukan?


Jeni tidak mau ada seseorang yang kehilangan pekerjaannya jadi dia tidak mencuci piring kotor itu. Tangan jeni ditarik sama meyer menuju kamar, jeni bingung ada apa dengannya.


Mau ngapain. Tanya jeni


Ikut aja.


Meyer membuka pintu kamar dan menguncinya kembali.


Alasan aku ingin sayang memasak, karena menurutku tiap istri harus memasakan makanan untuk suaminya, jadi aku ingin istriku menjalankan tugasnya sebagai seorang istri. ucap meyer"

__ADS_1


Jeni tidak biasa disebut istri dan sayang selalu merasa aneh dengan sebutan itu, dia menatap meyer takut. Jeni takut meyer melakukan hal yang belum ingin dia lakukan.


Kenapa menatapku seperti itu? jangan bilang sayang tidak tahu memasak? tanya meyer.


Aku tau, aku sering memasak dirumah. Jawab jeni


Baguslah. Pakai ini untuk berbelanja nanti yank. Ujar meyer, sambil memberikan black card yang ia miliki.


Jeni kaget dan tidak menerimanya.


"Soal belanja aku bisa menggunakan uang yang keluargaku kirim. Ujar jeni


Ambilah ini, jika sayang tidak menggunakannya. Sayang yang akan membayar gaji para pekerja disini, aku penasaran apa uangmu cukup untuk menggaji mereka? Tanya meyer yang sambil memberikan kartu kredit nya pada jeni.


Paswordnya Xxxxx. Bisik meyer


Apa kamu tidak takut aku pergi kabur dengan kartu ini? tanya jeni


Baguslah jika sayang kabur dengan kartu itu. Aku bisa melacaknya bukan? Ancam meyer


Ehia yank, aku sudah bilang mulai hari ini panggil aku sayang.


Jeni merasa bahwa meyer ini sudah sangat berubah padahal mereka baru bertemu, dan jeni pikir meyer orang yang jahat dan tidak suka kata kata indah. Ternyata jeni salah, meyer adalah orang yang narsis sok dingin. Batinnya


Mereka berdua saling menatap.


Apa yang kamu lakukan? tanya jeni


Sudah ku bilang panggil sayang jika memanggil aku dengan sebutan itu, aku akan melepasmu. Ucap meyer


Jika memanggil aku dengan sebutan lain selain sayang. Aku akan menghukummu! Ancamnya.


Jeni yang geli dan jijik sendiri pun demi ingin bebas dari tahanan meyer dia harus


" Permisi sayang " Ucap jeni pelan


Apa ga kedengaran. Ucap meyer


Sayang, kamu menutup jalanku. Sambil tersenyum paksa.


Oh baiklah sayang, silahkan lewat. Meyer melepaskan tangannya dan membiarkan jeni pergi.


Berkeliling lah, Jangan keluar rumah tanpa sepengetahuanku. Teriak meyer

__ADS_1


Jeni hanya berjalan dengan cepat ingin kekuar dari kamar itu. Dia takut hal buruk terjadi padanya.


Jeni mencari nirma dan mendapatinya di taman.


Hai nirma, kamu sibuk yah. Sapa jeni


Nirma yang kaget melihat tuannya menyapa, langsung membungkukkan badannya.


Halo Non ada yang bisa saya bantu? tanya nirma


Selesai kamu menyiram bunga bunga ini, bantu aku berkeliling rumah bisa kan? Ucap jeni


Baik non, saya akan segera selesai.


Jeni duduk di taman melihat nirma. Dia berpikir mungkin nirma beda tiga tahun dengannya, kelihatan bahwa nirma masih berusia 20an, kasihan sekali dia menjadi pembantu disini, seharusnya dia mendapati pekerjaan yang layak, batin jeni. Ketika dipikir pikir akulah yang harusnya di kasihani, menikah dengan orang yang baru saja kenal, bahkan menikah di usia seperti ini Hahahaha.


Nirma menghampiri jeni.


Yuk non kita pergi berkeliling.


Jika hanya kita berdua jeni saja.


tapi anda adalah istri tuan saya, disini tidak boleh mengucapkan nama Tuan rumah.


Tidak apa apa jika hanya kita berdua saja saya tidak suka kamu memanggil saya dengan sebutan itu.


Baiklah, jeni. ucap nirma perlahan


Gitudong kita kayak temenan sekarang hahahaha. Ucap jeni sambil tertawa


Nirma yang awalnya berpikir mungkin istri tuannya adalah orang yang lebih jahat darinya. Tetapi dia salah, setelah nirma melihat jeni nirma merasa bahwa jeni wanita yang sangat baik dan tidak sombong. Nirma juga kaget karena istri tuannya ternyata wanita yabg sangat muda, yang bahkan lebih muda dari nirma.


Kamu umur berapa nirma? tanya jeni


Bulan depan aku masuk 20 tahun"


Wah kita selisih 3 tahun yah. Ucap jeni


Hah? Nirma kaget dan memutarkan badannya ke arah jeni. Apa jeni 17 tahun? tanya nirma agak sedikit friendly membuatnya takut.


Yaps bener hehe. Jwb jeni sambil tersenyum.


Nirma tidak menyangka bahwa nona mudanya itu bahkan masih berumur 17 Tahun.

__ADS_1


Kenapa kamu sampai bekerja disini? Tanya jeni


__ADS_2