Wanita Muda Yang Dijodohkan

Wanita Muda Yang Dijodohkan
eps - 8 Makan


__ADS_3

Tentu saja saya menyayangi mereka, tidak ada yang tidak menyayangi keluarga nya sendiri. Ujar jeni"


Jika kamu menyayangi mereka terimalah perjodohan ini (Sambil menyalakan rokoknya)


Jeni yang kaget spontan langsung membuang kata "saya belum mau menikah"


Meyer yang mendengar hal itu langsung melihat jeni dan menghembuskan asap rokok nya pelan, Jika kamu tidak menikah dengan saya apa kamu tahu hal yang akan terjadi sama kamu dan keluarga mu?


Jeni mengusir' asap rokok dengan tangan kanannya, dan menjawab pertanyaan meyer. Ya, jika ayah saya di penjara, kami bahkan tidak dapat mengganti rugi masalah itu. Apakah aku seharga 10 truk bermuatan yang hilang itu? ujar jeni dengan wajah sedih.


Meyer menghentikan rokok yang baru saja dia hirup itu karena dia melihat jeni tidak suka aroma asap rokok pikir nya. Dia membalas jawaban jeni.


saya berumur 29 Tahun, ujar meyer tanpa ditanya jeni"


Jeni kaget karena meyer mengatakan umurnya tanpa dia tanya.

__ADS_1


apakah aku harus memangil mu bapak? tanya jeni


saya bukan bapak kamu. Ujar meyer.


Alasan saya memberi tahu umur saya ialah di umur saya yang ke 25 saya terus menerus dijodohkan sama banyak wanita yang ayah atau ibunya bermasalah dengan ayah saya seperti ayah kamu. Ayah ku mengatakan jika menjodohkan dengan wanita2 anak pemilik perusahaan atau wanita yang setara, ayah takut mereka tidak tahan dan tidak merawat saya dengan baik karena saya tidak bisa memiliki keturunan hingga berujung perceraian. Jadi Ayah mulai menjodohkan aku dengan para wanita yang orangtuanya mempunyai masalah keuangan dengan ayah. Ayah menyuruh aku untuk menjalani perjodohan seperti saat ini, jika aku tidak menyukai wanita itu aku cukup mengatakan pada ayah bahwa aku tidak menyukainya, dan ayah akan menyeret mereka ke kantor polisi.


Apa kamu mau bernasib seperti mereka? tanya meyer."


Jeni terdiam dan keheningan terjadi sedikit, keheningan disitu mulai ramai ketika bunyi suara piring piring di letakan di meja, jeni melihat para pelayan yang banyak meletakkan makanan di meja panjang nya itu.


Ya, makanlah. Saya benci mendengar kalimat " Makanan saya nanti saya yang bayar "ujar meyer.


Jeni hanya menatap makanan itu saja. Meyer yang melihat hal itu langsung berkata :


Jika kamu tidak memakannya kamu harus bayar semua makanan ini"

__ADS_1


Jeni yang mendengar itu langsung makan makanan yang di meja itu.


Jeni sudah tidak mampu dengan hidangan yang di meja itu. Jeni menyerah, dia melihat meyer hanya makan sedikit saja.


Apa kamu diet? tanya jeni"


Ya. Saya menjaga badan saya. Ujar meyer"


Saya tidak mampu melanjutkan makanan ini lagi. Ujar jeni


Baiklah ayo pergi. Jeni sangat bingung melihat meyer pergi berjalan keluar, menurut jeni masih banyak makanan yang belum dia sentuh, mungkin bisa di bungkus. Tapi meyer langsung pergi begitu saja. Di pikiran jeni mungkin di resto ini tidak bisa membungkus makanan sisa. Jeni mengejar meyer yang semakin jauh. Setelah keluar restoran jeni melihat punggung meyer yang sudah jauh, di keramaian mall ini membuat jeni mungkin kehilangan arah meyer. Dia berlari ke arah meyer. Hingga dia benar2 tidak melihat meyer lagi, dia berlari di parkiran yang dia ingat ketika mobil meyer parkir disana. Sampainya di parkiran meyer ternyata sudah di dalam mobil, jeni mengetuk pintu mobil untuk masuk tapi meyer tidak menyuruh nya masuk jadi jeni menunggu diluar dia takut masuk tanpa perintah meyer.


Kaca mobil terbuka " Masuklah. Kenapa kamu hobi sekali membuat saya marah?" ujar meyer"


Jeni langsung membuka pintu dan masuk ke mobil meyer. Meyer menatap jeni dingin dan

__ADS_1


__ADS_2