Wanita Muda Yang Dijodohkan

Wanita Muda Yang Dijodohkan
Eps - 7 Pria misterius di toilet


__ADS_3

Ketika jeni akan membuka pintu tiba tiba, pria itu menahan tangan jeni.


Siapa nama kamu? Tanya pria itu.


Jeni.


jeni langsung keluar dari dalam wc karena dia tidak ingin ada kesalahpahaman disini. Dalam keadaan yang sepi jeni langsung lari keluar dalam toilet. Pria itu mengejarnya di depan pintu teater bioskop, pria itu menahan jeni lagi.


Terimakasih telah membantu saya, apa kamu tidak ingin tahu siapa orang orang itu tadi? tanya pria itu


tidak, itu masalah kamu. jawab jeni"


Nama saya geril, soal pria2 tadi yang di toilet itu orang ayah saya"


Jeni melepas tangan nya yang di tahan oleh geril, pria yg di wc tadi. Kemudian menunduk kepalanya sambil mundur dan pergi masuk bioskop.


Geril menyukai jeni pada pandangan pertama mereka di toilet.

__ADS_1


singkat cerita Geril adalah anak konglomerat ke dua di kota itu, ayahnya geril Direktur perusahaan JEO yang bersaing dengan perusahaan MJ milik ayah meyer. Geril lari dari rumah karena dia tidak ingin menjadi CEO perusahaan. Ayah geril menyuruh orang mencarinya dan membawa nya pulang.


Toiletnya jauh? tanya meyer pada jeni yang baru mau duduk.


Di sebelah doang, jwab jeni santai.


kenapa lama? tanya meyer.


ohh itu tadi aku eem, aa aku lagi bbu buang air besar. Jawab jeni terbata bata.


Meyer tidak merespon dan hanya menonton saja. Jeni dan meyer pun menonton film bersama disaat adegan kiss jeni sering membuang tatapan (Tidak menontonnya) Meyer yang melihat hal itu merasa lucu.


Jeni tidak mendengarnya. Film pun habis jeni sangat lapar tapi dia menahannya. Mereka pun keluar dari bioskop jeni mengikuti meyer dari belakang. Hari mulai gelap meyer mengarahkan langkah kakinya menuju restoran yang ada di mall itu. Ketika dia masuk di restoran banyak sekali mata yang mengarah pada meyer para wanita ber datangan menggoda meyer, ketampanan meyer membuat semua wanita yang lewat menatap jatuh cinta padanya. Jeni berjalan melewati meyer yang sedang meminta menu di kasir, jeni duduk di kursi disebelah kaca sambil melihat pemandangan. Ketika dia melihat meyer berjalan ke arahnya jeni berdiri dan bergantian berjalan ke kasir.


Mau ke mana? tanya meyer.


aku mau ambil menu di sana. kata jeni sambil menunjuk ke arah kasir

__ADS_1


Meyer tidak habis pikir sama kelakuan jeni, dia menarik tangan jeni dan membawanya duduk di tempat dia duduki tadi.


Kamu mau pesan apa, pesan saja. Ujar meyer" sambil menunjukkan menu pada jeni.


Aku mau pesan ini saja, makanan aku nanti aku yang bayar (sambil menunjuk nasi goreng)


Meyer semakin bingung dengannya.


Saya suruh kamu pesan makanan yang mungkin belum pernah kamu makan, yakin mau pesan yang ini? tanya meyer.


Iya" ujar jeni


Meyer pergi ke kasir, jeni melihat meyer membayar makanan itu. Jeni pikir sehabis makan barulah bayar, tapi jeni merasa aneh karena struck pembayaran yang di pegang meyer sangat lah panjang. Anehnya lagi meyer datang dengan 2 pelayan laki laki, dan 2 pelayan itu menyambung meja panjang di tempat jeni duduk. Jeni bingung tapi dia hanya diam saja. Meyer duduk di meja restoran dan bertanya dengan wajah serius.


Apa kamu menyayangi keluargamu? (Sambil mengambil rokok)


Jeni melihat wajah meyer dan bertanya kenapa bertanya seperti itu?

__ADS_1


Meyer yang akan menyalakan rokoknya terhenti, dia mengeluarkan rokok yang sudah di bibirnya dan menatap keluar pemandangan.


Saya pikir pikir kamu dah mulai berani yah sama saya? Meyer mulai menatap jeni, apa karena saya baik sama kamu, kamu jadi seperti ini? kamu cukup menjawab pertanyaan saya jangan jawab hal lain saya membenci hal itu, mengerti? saya sedang tidak ingin marah2 saat ini. Jawablah pertanyaan yg saya berikan.


__ADS_2