
Keluarga apalagi ibunya jeni yang melihat itu merasa bersalah karena dia merasa bahwa jeni anak yang baik yang selalu menuruti perkataan ibunya berujung pada perjodohan dengan orang yang sangat kasar menurutnya.
" Ga usah takut, anak saya orang yang baik. Semua tergantung pada putrimu jika putrimu melakukan hal yang membuat hatinya senang Hutang kamu perlahan akan lunas, tapi jika putrimu melakukan hal yang tidak menyenangkan, kamu harus mengganti rugi atau saya akan melaporkan mu pada polisi" ujar ayahnya meyer.
Keluarga jeni sangat penuh harap pada jeni, sedangkan di sisi lain. Tangan jeni merasa sakit di tarik paksa oleh meyer, jeni mengikuti langkah kaki meyer yg panjang dan jeni tidak tahan lagi dengan genggaman yang kasar terhadapnya dia melepas tangan meyer tetapi genggaman nya sangat kuat meyer menoleh ke arah jeni,
apakah kamu ingin lepas dariku? tanya meyer"
ya, kamu sangat kasar tanganku sakit. jwb jeni"
sekuat tenaga jeni melepas tangannya membuat meyer melepas tangannya tiba tiba hingga jeni jatuh. Meyer yang mau menangkap tangan jeni kembali malah hilang keseimbangan dan jatuh menindih jeni, jeni dan meyer saling menatap dengan posisi meyer diatas jeni. Mereka berdua kehilangan fokus karena tatapan masing² hingga jeni mulai sadar bahwa dia sedang berada dalam masalah besar dia mulai mendorong badan meyer ke sampingnya. Jeni langsung berdiri dan melihat bahwa baju belakangnya sudah sangat kotor badannya juga sakit sudah jatuh tertimpa tangga lagi katanya\=_\= meyer yang sedang duduk di tanah sangat marah.
Berani beraninya kamu mendorong saya? ujar meyer"
Jeni melihat ke arah meyer kemudian mengulurkan tangannya.
Maaf, tapi badan kamu sangat berat aku hampir tidak bernafas tadi. Jawab jeni"
Saya bisa berdiri sendiri. Ujar meyer"
(sambil berdiri dan membersihkan celananya yang kotor)
__ADS_1
Saya memberikan tangan saya untuk tanda maaf, Ujar jeni". Kamu sangat narsis bisik bisik jeni"
Meyer yang mendengar samar samar itu sangat marah.
Aku narsis? tanya meyer"
Ga kok. Jawab jeni"
Aku dengar kamu mengucapkannya. Ujar meyer"
Kapan? Mungkin kamu salah dengar. jwb jeni"
Meyer berjalan menuju mobilnya diikuti jeni
Jeni membuka pintu belakang mobil untuk naik. Apakah kamu pikir aku sopir? Naik di depan. Ujar meyer"
Jeni yang ragu ragu duduk di kursi depan dikode sama meyer Naiklah cepat. Dalam perjalanan tidak ada suara lain selain suara mesin mobil " Hening" membuat jeni mengantuk hingga dia tertidur meyer melihat jeni tidur menekan rem tiba tiba membuat jeni terbangun.
Jeni : Kenapa?
Meyer : Jika kamu tertidur lagi, kamu jalan kaki saja. Dasar malas!
__ADS_1
Jeni yang terdiam menahan ngantuk menatap meyer yang sedang mengambil rokoknya, meyer mulai memasang rokoknya sehingga membuat jeni tidak nyaman di mobil. Jeni sangat tidak suka asap rokok. Meyer melihat ke arah jeni kemudian bertanya
Meyer : berapa usiamu?
Jeni : Tujuh belas (17) Tahun
Meyer : Masih muda juga, Kpn kamu 18?
Jeni : Maret.
Meyer : Oh 6 bulan lagi.
Sampai di tujuan jeni kaget ternyata dia dibawa di Mall. Dia pikir mungkin dia akan di jual sama laki laki ini, ternyata lain.
ayo. "kata meyer
Jeni turun dan mengikuti meyer dari belakang sampailah di salon meyer bertanya "
Apa kamu suka nyalon? Pergilah jika kamu mau "ujar meyer
Meyer sering mengetes para perempuan matre atau tidak dari tempat ini, setiap kali dia bersama dengan wanita, para wanita selalu meminta banyak hal seperti tas, baju, sepatu, dan barang barang brandeed.
__ADS_1
Jeni menatapnya curiga, jeni berpikir mungkin dia
Next yahh teman temann :))