Wizard World Begins

Wizard World Begins
kejadian tak terduga


__ADS_3

Sambil berjalan-jalan beriringan menuju aula akademi Viora dan Alea pun melewati gedung pria dan bertemu Raiven dan Zean.


"Hei kalian.." kata Zean yang tidak sengaja mendorong Alea


Alea yang tadinya akan mendahului langkah Viora pun, hampir terjungkal kedepan. dengan sigap Raiven satu tangannya memengang tangan Alea dan satu nya lagi pinggang nya.


Selama beberapa detik berposisi begitu mata mereka pun saling memandang disaat itu Alea pun tersadar kalau ada banyak orang yang memerhatikan mereka.


"Zean!! kau bikin malu saja ihh.. lain kali ngejutin orang tu hati- hati" kata Alea yang menutupi mukanya dengan kedua tangannya


Zean yang menyadari mereka menjadi pusat perhatian langsung menarik tangan Alea dan mengajak nya ketempat sepi sebentar. disana di pun minta maaf kepada alea.


Ditempat yang tidak jauh dari sana ada seorang gadis yang menetap tidak suka dengan adegan yang terjadi pun langsung marah.


"Awas saja kau Alea, Zean itu adalah punya ku kau tidak berhak mengambil" kata dan berlalu pergi diikuti satu temannya.


"Maaf Alea.. aku tidak tau tadi kau sedang melangkah kedepan dan karna tidak sengaja terdorong oleh ku dan hampir jatuh" kata Zean menunduk badannya dan meminta maaf dengan tulus


Alea yang tidak tega melihat Zean pun langsung mengambil napas dan melepaskannya.

__ADS_1


"Baiklah lain kali hati-hati kalau mau kejutin aku dan kalau bisa jangan ditempat yang banyak orang, ayo berhenti menunduk Zean" kata Alea yang tidak memperpanjang permasalahan tadi dan menyuruh Zean untuk biasa saja


Zean yang melihat Alea mulai ceria pun punya ide diakal nya. dia pun membisikkan sesuatu ditelinga Alea.


"Terima kasih Lea, kau cantik memakai pakaian sekolah itu" kata Zean berlalu pergi meninggalkan Alea


Alea yang niatnya sebenarnya akan menerima permintaan maaf Zean pun dibuat mematung mendengar perkataan Zean. beberapa detik kemudian mukanya pun memerah dan langsung mengejar Zean.


Dia sedikit berlari dan menetup mukanya dengan tangan kirinya pun memukul Zean dengan agak keras dengan tangan satu.


"Ih.. godaan nya ngak lucu ya" kata Alea yang sebenarnya dalam hatinya menjawab "terimakasih pujiannya" katanya


Di lain sisi di beberapa menit yang lalu


Viora yang ditinggal Alea karna Zean menariknya dari kerumunan karna kejadian yang mereka alami tadi. langsung mendengar komentar positif dan negatif siswa siswi disana.


"Gila ya, padahal baru masuk akademi saja sudah ada adengan yang begitu coba kalau lebih parah"


"Ihh.. bikin iri aja sih, kapan aku punya pasangan ya"

__ADS_1


"Pasti mereka berdua malu karna kejadian itu"


"Ih mereka lucu dan romantis sekali sih"


Komentar para siswa siswi yang sibuk mengurusi urusan orang nya memang tadi itu kejadian memang tidak disengaja.


"Kita biarkan saja mereka, ayo kita duluan" kata Raiven


Viora yang tadi sedikit melamun pun tersadar, melihat Raiven yang melangkah lebih dulu darinya pun langsung melangkah lebih cepat. dan mensejajarkan posisi nya dan berjalan beriringan dengan nya.


"Apa mereka tidak papa.." kata Viora agak khawatir dengan keadaan Alea dan Zean


"Tenang saja, walaupun Zean suka bercanda tapi dia bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan" kata Raiven santai


"Hmm.. baiklah, seperti kau tau banyak tentang Zean" kata viora


"Yah.. aemm tidak terlalu banyak juga" kata Raiven


Viora pun mengangguk, dia lihat Raiven seperti ingin mengatakan sesuatu dengannya tapi ntah apa yang ingin dia bilang Viora juga tidak tau. Sampai Raiven pun mengatakan kepada Viora...

__ADS_1


__ADS_2