Wizard World Begins

Wizard World Begins
Masuk akademi


__ADS_3

Keesokan harinya


Viora terbangun dari tidurnya hari sudah subuh dia pun bersiap-siap untuk mandi dan sarapan.


Beberapa menit kemudian


Selesai mandi dan ganti pakaian. Viora pun turun kelantai satu ditempat restoran penginapan dia pun memesan makan dan makan dengan tenang.


Tapi..


Tiba-tiba datang seorang gadis yang berambut pink bermata hijau yang meminta sarapan kepada pelayan dan duduk disebelah Viora.


"Pagi Viora apakah makanan restoran penginapan kami enak" kata gadis itu yang tak lain tak bukan adalah Alea


Viora pun menghentikan makannya


"Ya enak" kata Viora dan kembali memakan sarapannya


"Baguslah kalau, cocok dengan selera mu"kata Alea


Ya Alea adalah pemilik penginapan ini ayahnya yang mengelolanya termasuk bangsawan sihir yang ternama. dan ibunya mempunyai toko bunga yang lumayan terkenal. Dia anak tunggal keluarganya dan rumahnya kebetulan tidak jauh dari penginapan ini.


Beberapa menit kemudian


Makanan Alea datang dia hanya memesan makanan ringan seperti kue dan teh karna dia juga sudah sarapan dirumahnya.


Mereka pun makan dengan tenang sampai makanannya habis dan Alea memulai pembicaraan.


"Eumm.. Viora" kata Alea yang agak ragu bertanya


"Ya ada apa?" kata Viora mereka duduk dengan tenang ditemani teh bunga yang ringan dipesan Alea

__ADS_1


"Apa kau mau ikut masuk akademi sihir denganku" kata Alea yang akhir nya bicara serius


Viora yang terdiam berfikir, akademi sihir apa aku perlu kesana tapi tujuan ku mencari orang tua ku dan kebenaran tentang diriku kata Viora yang mulai ragu.


Melihat Viora melamun Alea pun tidak menyerah untuk membujuk Viora.


"Tenang saja masalah uang biar aku dan keluargaku yang menanggung, dan dia sana kau akan mendapat ilmu pengetahuan dan biasanya penyihir muda seperti kita diwajibkan ikut pembelajaran sihir walau dikelas atau tidak" kata Alea membujuk Viora sekali lagi.


Viora yang mendengar langsung meminum teh bunga itu sedikit, mungkin benar kata Alea aku bisa saja mencari jawaban di akademi dan memperkuat ilmu sihirku. masalah umur memang aku terlalu dini untuk berkelana sendiri diluar sana sendirian.


Dan aku juga akan mencari info disana maupun dikerajaan jika kami mempunyai tugas atau apalah itu dan ayah ibu juga aku bisa mencari informasi ketika libur.


Alea yang menunggu jawab Viora dengan tidak sabar mengikutinya meminum teh nya dengan sekali teguk.


"Ah enak" kata Alea yang merasa lega setelah minum teh bunga itu tapi dia masih menunggu jawaban Viora.


"Ehm.. masalah aku yang tidak pernah ikut pendidikan sihir sejak kecil bagaimana" kata Viora yang menanyakan pertanyaan nya.


"Itu tenang saja, aku akan menyuruh orang kepercayaan keluarga ku mengurusnya kita tinggal mendaftar saja"


"Baiklah masalah uang aku akan membayarnya sendiri saja aku tidak mau membebankan sahabat ku ini" kata Viora tersenyum


"Eh tapi hmm.. makanan di restoran ini aku bayar ya" kata Alea yang sebenarnya tidak mau Viora membayar uang akademi tapi, dia takut juga nantik Viora malah menolak masuk bersamanya.


Makanan direstoran itu harganya terpisah dari penginapan, dan kebetulan tadi Viora makan dulu baru mau membayar dan Alea pun menawarkan bayaran makannya.


"Baiklah" kata Viora yang mengiyakan saja


"Oke kalau begitu ayo kita pergi ke akademi sihirnya kebetulan jarak agak jauh karna dekat dekat perbatasan desa sebelah" kata Alea yang sengaja memilih agak jauh karna itu akademi terfavorit disana


Viora menganguk mengisyaratkan bahwa dia setuju. Alea pun senang dia menyuruh Viora mengemasi barangnya dan pergi kerumahnya jika sudah siap.

__ADS_1


Viora menyetujui nya dia pun balik kekamarnya dan menyiapkan barang nya dan langsung ketempat tinggal Alea.


Disana sudah ada ayah dan ibu Alea, dan Alea tentunya dengan kereta kuda disampingnya.ah Viora jadi merindukan orang tuanya. disana Viora bersalaman dengan orang tua alea


Orang tua Alea mengenal Viora karna anak gadisnya itu sering membicarakannya dan dia juga adalah gadis yang baik dan sopan.


"Ayo Viora kita akan berangkat, biar aku meletak tas mu dibelakang kereta" kata Alea mengambil ali tas Viora


"Viora boleh bibi minta, jaga Alea baik-baik dia anak yang kurang mandiri dan ceroboh jadi lah teman dia di sana dengan baik ya" Kata ibu Alea yang bernama Azela dengan haru


"Tolong jadi teman teman putri kami ya Viora" kata ayah Viora bernama Alfan yang memegang pundak istrinya


"Tentu paman bibi kata Viora tersenyum"


"Ayah ibu tenang saja Viora akan terus menjadi sahabat ku dan akan sering mengirim surat kerumah"kata Alea berpelukan dengan kedua orang tuanya


"Iya sayang" kata kedua orang tua Viora


Viora melihat itu dengan senang dan haru, dia naik ke kereta kuda dan disusul Alea. kereta pun melaju dengan tenang dan perlahan meninggalkan kan rumah Alea.


Disana Viora dan Alea berbicara ringan tentang apa yang akan mereka lakukan diakademi dan lainnya


3 jam perjalanan mereka sampai disana perbatasan desa sebelah dan akademinya adalah akademi sihir Magis effrincle


Mereka turun disana dan masuk kedalam aula akademi mereka mendaftar kan didiri dan semuanya keperluan yang ada.


Beberapa menit kemudian


Semua sudah selesai, Viora dan Alea pun tinggal mencari penginapan terdekat karna 3 hari baru akademi dibuka. dan akan melalui tes untuk siswa siswi baru disana untuk menentukan lulus akademi atau tidak.


Karna sudah menemukan penginapan dan mereka sudah membayar disana menginap 3 hari dan mereka memutuskan untuk tidur karna lelah diperjalanan tadi.

__ADS_1


__ADS_2