
Dengan mengandalkan petunjuk Len dan Loa yaitu menuju telaga. Viora pun dengan menaiki sapu terbangnya dengan kecepatan yang stabil air terjun telaga itu.
Sebenarnya Viora bisa saja menggunakan kekuatannya, untuk tiba didesa itu dengan mengikuti jalur angin dan kecepatan menghilangnya. tapi dia tidak mau sihirnya akan cepat habis dan dia juga ingin melihat pemandangan hutan,sungai dan lainnya baru pergi kedesa.
tiba di telaga yang disamping nya terdapat hutan ada beberapa seperti pohon disamping telaga. dia melesat melewati alur kemana air telaga itu pergi seperti petunjuk yang dikatakan Len dan Loah
Gambar visual tempatnya..
Viora pun melanjutkan perjalanan nya melewati air terjun telaga itu.
Kruyukk..kruu
"Aku laparr.. ya dalam perjalanan tadi aku juga tidak sempat sarapan dihutan Hirvis karna bergegas ingin pergi kedesa"kata Viora
Viora pun menepi didekat beberapa pohon dan batu ditepi telaga. dia mengeluarkan bekal makanannya roti dan buah anggur kesukaannya dan minuman tentunya.
Beberapa menit kemudian setelah makan semua makannya. Viora pun duduk untuk menetralisir makanan diperut nya sesekali melihat pemandangan ditelaga.
Tapi saat melihat pemandangan disana, tiba-tiba Viora mendengar suara.
"T-tolong selamatkan aku-"..?
Viora yang mendengar nya langsung melihat kekanan dan kekiri mencari asal suara itu. tapi saat melihat kebawah ada yang menarik nya dengan akar yang menjalar dan Viora masuk kedalam telaga.
Viora yang terkejut pun langsung melawan ikatan itu tapi dia tidak bisa Viora berteriak.
"Aaa-" teriakan Viora terputus, tapi apalah daya suaranya terbawa air dia pun tak sadarkan diri dan jatuh lebih dalam.
__ADS_1
Tiba tiba datang seorang pemuda yang usianya sama seperti Viora. dia mendekati tempat yang diduduki Viora tadi dan menemukan pita rambut viora berwarna ungu muda yang terlepas tadi.
"Seperti nya ada orang yang beristirahat sejenak ditempat ini" kata pemuda itu dingin
"Dia pasti masuk kedalam sana sambil melihat keair, seperti nya aku harus menyelamatkan nya" kata pria itu dingin
Sedangkan didalam air..
Viora yang mengapung tak sadarkan diri di air mendengar suara yang meminta tolong lagi.
"Tolong nona penyihir bebaskan aku"kata suara itu
Mata Viora yang indah itu pun terbuka. dia pun terkejut karna dia terduduk diakar pohon yang besar dan disekitarnya terdapat air dan tempat seperti gua.
"Dimana ini" Kata Viora yang kesadaran mulai kembali
Viora melihat kekanan kiri dan dia pun melihat pohon yang bewarna ungu kepinkngan. air dari pohon itu mengalir terdapat ruangan seperti tempat yang luas berwarna biru dibalik pohon.
Viora yang makin jelas mendengar suara itu dipohon itu pun berenang diair dan menuju pohon itu. dia menarik akar pohon dan sudah tiba persis didepan pohon itu.
Dia melihat keakar pohon disana ada hewan yang terjebak akar sama seperti dia tadi. hewan berjenis burung bercampuran Darat-udara yaitu hewan rubah dengan sayap burung hantu berwarna ungu muda dan bermata kuning.
"N-nona penyihir tolong bebaskan saya"kata hewan itu sedih
Viora yang ragu pun membuka ikatan itu tapi tidak bisa.
"aku harus bagaimana" kata Viora pada hewan itu
__ADS_1
"Karna kau memang ras yang harus aku jaga aku akan memberi tau mu. aku adalah penjaga tempat ini, ini ada dipikiran mu tapi kamu tidak pernah membukanya sekarang kamu diperbatasan air telaga ini yang terhubung ruang dimensimu."
"Aku adalah hewan yang diperintahkan orang tua mu untuk menjaga mu jadi aku kau mau kita melakukan hubungan kontrak antara tuan dan hewan sihirnya agar kekuatan ruang dimensi dapat terbuka" kata hewan itu meyakinkan Viora bahwa dia memang utusan orang tua Viora
Viora terdiam dia melihat hewan itu dia tidak berbohong matanya menunjukkan kebenaran. aku bisa merasakan hawa sihirnya.
"Hhh.. baiklah aku akan membebaskan mu jadi aku akan menerimamu menjadi hewan sihir ku" kata Viora yakin
"Baiklah nona penyihir kau tinggal memberi darah mu pada dahi ku dan dan telapak tangan mu yang ada darah itu kau beri sihirmu maka ruang demensi nya aja terbuka" kata hewan itu menjelaskan cara nya dan menunjuk kebelakangnya
"Baiklah" kata Viora
Dia melakukan apa yang disuruh hewan itu menggores jarinya dan menempelkannya didahi hewan itu, dan mengalikan tangannya kepohon itu memberi energi sihirnya.
Seketika semua menjadi silau, kalung pemberian ibunya yang berbentuk bunga violet bewarna ungu itu pun bersinar. tapi tidak lama tempat dibalik pohon itu pun terkunci dengan sihir dari dalam dan Viora pun melihat hewan itu berkata.
"Terima kasih telah membebaskan saya nona, tunggu ketika saya memanggil dari ruang dimensi, saya perlu mengumpulkan energi dulu", kata hewan itu
" T-tunggu" tapi hewan itu menghilang Viora jatuh kedalam kolam dan tiba dalam dia pun terbawa arus keatas
Ada seseorang yang menarik tangannya Viora dari atas dan Viora pun langsung naik ke dasar tempat dia duduk ditelaga itu. pemuda itu merangkul pinggang dan kaki Viora dan mengangkatnya dari air itu.
Didudukkannya Viora dekat batu besar, Viora tersedak air pun batuk-batuk mengeluarkan air dalam mulut nya
"Uhukk...uhukk"
"Hei kau tidak papa" kata pemuda itu sambil mengelus punggung Viora pelan dengan tangannya.
Viora yang masih batuk, diselah batuknya dia melihat pemuda itu.
__ADS_1
"siapa dia" kata Viora dalam hati.