
Setelah mencari di area kamar yg Sangat besar milik Alfha..
Alfha lagi lagi menemukan Vana yg sedang termenung Di Balkon Kmar..
T i b a. t i b a Alfha mendekat menuju Vana dan lansung memegang Dahinya..
"Tubuhmu Masih belum benar benar Sembuh" ucap Alfha dengan Nada lembut yg tidak seperti biasanya..
"Pergilah turun dan makan,Aku akan pergi mandi dan bersiap" Kata Alfha..
Vana yg mendapati ucapan Alfha yg berbicara lembut padanya terlihat langsung tertegun dan bergumam " Andai kau Setiap Hari dan setiap saat memperlakukanku dengan seperti itu, aku akan benar benar bersyukur.." Vana
Setelah Alfha selesai mandi,Alfha masih melihat Vana di balkon...
ia pun bicara padanya.
"Kenapa lo gak turun? cepat sana lo turun hbs tu makan..lo ga kasian ama tubuh lo?!" Ketus Alfha..
Vana pun mengiyakan dan langsung pergi untuk makan..
saat hendak membuka pintu t i b a
t i b a..
"ehh tunggu... satu lagi, lo jangan salah paham atas perhatian yg gue kasi buat lo!,gwe ngelakuin itu atas dasar kemauan Nyokap Gue!,ingat!" Ucap Alfha yg lagi berbicara dengan nada dingin.
__ADS_1
"............" tak ada jawaban dari Vana..
Vana hanya bergumam didalam hatinya..
"hanya beberapa saat dia membuatku bahagia..lagi2 telah memberiku rasa sakit kembali" Vana
Vana langsung dengan cepat turun..
"Nona Vana..Apa nona sudah mendingan?..Nyonya sudah menunggu Anda di Dapur" Ucap seorang pelayan paruh Baya.
"Ahh iya bi Alhamdullilah... "
Vana langsung bergegas ke Dapur.
"Vanaa sini mari duduk" Ucap Mama Alfha
"Oh iya Vana..Mama sudah meminta izin pada kepala sekolah Agar kamu Istirahat terlebih dahulu di rumah dan Libur sekolah untuk beberapa Hari sampai kamu benar benar sembuh.." Ucap Mama..
"Baik ma terimakasih" jwb Vana
Tak Lama Alfha turun dan ikut Gabung di Meja makan..
"Nak ayahmu habis menelpon mama dan mengatakan ia tak bisa pulang Hari ini karena lagi2 ia Harus berangkat Ke sydney untuk urusan bisnis lainya" Ucap sang mama.
"Ahh,hmm". Jwb an singkat Alfha
__ADS_1
(Alfha dan Ayahnya sangat jarang bertemu sejak ia kecil,dan itu membuat Alfha seperti sudah terbiasa tanpa sosok ayah di rumahnya tersebut)
Alfha berpamitan dan langsung bergegas menuju ke sekolah..
Vana sesudah makan langsung pergi kekamar dan melanjutkan istirahatnya agar tubuh cepat stabil dan sehat..
Setelah lebih dari 30 Vana merebahkan tubunya di kasur tiba tiba ada seseorang yg mengetuk pintu kamar..
Dan ternyata itu Adalah mama Alfha
*tok*tok*tok*
"Iya tunggu ya" ucap Vana
"eh mama..Iy maa ada apa?" kata vana setelah mengetahui bahwa mertuanya yg datang kekamarnya
"Mama mau ngomong sesuatu ke kamj bolehkan sayang" Tanya Mama
"Ahh tentuu,mari masuk ma" Ajak Vana
Setelah berbincang bincang Agak lama tiba tiba Mertua Vana memberitahukan satu hal padanya..
"Nak apa Alfha menyakitimu?...Kamu harus tahu satu hal Bahwa sebenarnya Alfha Adlah anak yg sangat hangat kepada siapapun..tetapi....se..semenjak Ayahnya Memulai bisnis besar dan Mulai Jarang dirumah..Alfha seperti merindukan sosok Kasih sayang seorang Ayah dan Akhirnya secara drastis ia berubah menjadi orang yg sangat berbeda dengan sifat Aslinya..ia menjadi sangat dingin dan Kadang ia terlalut dalam emosi dan melontarkan Amarah pada semua orang...Tapi kamu Tidak perlu takut karena sebelum Mama menikahkanmu dengan Alfha mama sudah mengetahui semua sifat sifatmu sayang dan tante percaya Bahwa kamu Adalah orang yang tepat untuk Alfha dan Mama yakin Kamu pasti bisa merubah sifatnya" seru Mama
"Ahhh..mmmmm..ii..iya Vana akan Berusaha" jwb Vana dengan nada yg gugup..
__ADS_1
.................
🙇🙇🌈