ya..itulah aku dan semua kekuranganku..

ya..itulah aku dan semua kekuranganku..
cemburu


__ADS_3

"ohh i-ya" jwb Vana..


Vana pun kembali menyelesaikan masakannya...


SETELAH BEBERAPA MENIT MASAKAN PUN JADI...


"Heii Rett...Farr ayo sini duduk dan makan disini" sambil melambai lambaikan tangan..


"ohh iyaa sebentar " Retta


Mereka berdua pun menghampiri Vana dan duduk dimeja makan...


"Wahh kelihatan enak nih" Ucap Fara


"Ah jangn gitu"


"Mm kalian ambil makanannya dulu tidak apa apa...aku mau keatas sebentar ya..Mau panggil ka Alfha" Ucap Vana.


"Ashiyaaappp" sahut mereka Berdua..


VANA PUN PERGI KE ATAS..


*tok*tok*tok*


*Krieett*(bunyi bukaan pintu)


"Mm...Ma-mari makan ...makanannya sudah matang" Ucap Vana..


"..............." ALFHA TAK MENGGUBRIS VANA DAN LANGSUNG PERGI MELEWATI VANA...


"Mungkin aku sudah terbiasa" Gumam Vana..


.


.


.


.


(Saat di ruang makan)


"Eh Far,Van..karena berhubung Minggu depan Ultahku..Aku akan mengadakan party dirumahku...Kalian datang yaa?" Ucap Retta


"Ahh tentu sajaa,Gamungkin lah kalau kita gak datang...ya gak Van" Jwb Fara..


"iyaa" Sambil tersenyum..

__ADS_1


Alfha di sana tidak mengucapkan sepatah kata pun..


"ohh iya ka Alfha Datang juga ya" Ucp Retta..


"gatau" Jwb Singkat Alfha...


"Baiklah....mm aku akan mengundang siapa lagi ya...Apa aku mengundang Vanya?" Tanya Retta..


"Silahkan Saja..Oh iya jangan lupakan Zaki hehehe" Sahut Farra..


"oh iya Zakii hehe aku harus mengundangnya"


Mendengar Zaki akan hadir ..Mata Alfha seketika langsung menajam dan tangannya menggenggam...


(*Brakk*) Alfha pergi meninggal kan mereka bertiga..


"ehh suamimu kenapa Van?"


"A-aku juga ti-tidak tahu" sahut Vana


"Aku harus kesana..sebentar ya"


"oh oke"


VANA LANGSUNG BERGEGAS MENUJU KE KAMAR ALFHA..


"ka alfha..."


*ceklek*


"Ngapain lo? berisikk tau gak!" ketus Alfha


"Ma-maaf....Aku ha-hanya mau me-memastikan apa kaka tidak Apa apa?"


"mengapa ta-tadi langsung pergi.."


"emang Apa masalah lo!?" ucap Alfha..


"A-apa tadi aku melakukan sesuatu yg buat kaka marah?" Sambil menundukkan kepala...


TIBA TIBA ALFHA MENARIK VANA KEKAMARNYA DAN MENDEKAPNYA DI TEMBOK..


"Bisa gak loo gausah sok sama hidup gue!,gue gabutuh!".


"guee bener bener jijik sama perempuan kayak Lo!".


"setiap hari cuman bisa bilang maaf maaf maaf!?? Sambil tunduk gagap!? haha lo Mau menarik perhatian Gue Gausah sok sok an rendah! jijik tau gak lo!"..

__ADS_1


"Gausah sok perhatian!, cih!" ketus Alfha..


"Ma-maaff kan aku."


"loo!??? bilang maaf lagi?? lo tu yaa emang ceweek Paling gak nurut!"


Tangan Alfha mengepal dan hendak memukul Vana..


Saat hendak melayangkan Tanganny Alfha melihat Vana gemetar hebat dan Air matanya mengalir perlahan dan Dia hanya pasrah dan diam..


Alfha langsung mengurungkan niatnya untuk memukul Vana..


Tubuh Vana merosok ke bawah di pinggir tembok dengan sangat lemas..


"apa aku terlalu kasar" gumam Alfha...


ALFHA LANGSUNG JONGKOK DAN MELETAKKAN KEDUA TANGANNYA DI PIPI VANA YG TERLIHAT BENGONG DAN MENAHAN TANGISNYA...


ALFHA MENDEKATKAN DAHINYA KEDAHI VANA DENGAN SANGAT DALAM..


NAMUN VANA..


"pergii!!!! pergilahh kumohonn..jangan menyentuhku hiks" Ucap Vana sambil gemetar


Vana langsung mendorong dada Alfha dan pergi meninggalkannya...


Tangan Vana di tarik kembali oleh Alfha...


Vana menutup kupingnya dan jongkok sambil menundukkan Kepalanya..


Alfha hendak memeluknya Namun..


"Jangan mendekatikuu!!!!! pergiiii aku membencimu!! hiks hiks..."


"aku membencimu...huhu....pergiii aku tak menyukaimu huhuu hikss" Ucap Vana sambil terisak isak karna tangisnya..


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


brsmbngg♥🌻


__ADS_2