
*haiii myy setia readerssss!!!!! iam back
maaf banget baru ada kabar:") Seharusnya aku udah gamau lanjutin nih buat novel tapi apa daya aku yang bimbang akan komen2 kaliann ouchh i love youuðŸ˜.. alasan aku jarang banget buka ni apl karena aku lagi ngejar deadline!! iya deadline hiks😠tapi gapapa aku udah free hore😌..jadi aku mo lanjutin/namatin deh ni novel enjoyyyyyðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
______________________________________________
.
.
.
.
paginya..
Alfha Terlihat bergegas turun menuju dapur padahal Vana belum juga turun kebawah.mm aneh.ada apa dengan sikapnya itu?
"argh mana si dia! berani2 nya gw disuruh nunggu"
.
.
"ka alfha? Nunggu Vana ya? Maaf tadi Vana beres2 dulu"
"Apasi siapa yang nunggu lo*" Sambil memalingkan wajah.
(Vana tersenyum kecil di dalam hati)
"selamat makan." dg menyunggingkan senyum
Alfha hanya melihatnya sekilas lalu mengalihkan wajahnya
"mm enak kah ka?" V
"Biasa aja!"A
"Kaka nanti kerja?" V
"banyak tanya tau gak.makan aja makananmu!"A
"............"
.
__ADS_1
.
Dikamar Vana mendapat telfon dari Retta
"halo Vana?" R
"Iya ret,mm ada apa tumben telfon?"V
"Kamu masih suka dengan pameran seni kan Van?" R
"eh suka banget kenapa?" V
"Itu Van kemarin aku dapat undangan Ke pameran besar gitu..Kamu mau ikut kan nemenin aku..tapi Harus mau jadi pewawanCara pemilik pameran ya..yaa plisss"R
"beneran ret!!!! aku mau!makasii retta.lopyu"V
"yaudah besok langsung ketemuan ditempat ya,assalamualaikum" R
"iya waalaikumsallam"
(yaampun Alhamdullillah akhirnya aku bisa ke pameran huhu)
"ngapain senyum2 gitu?"
"eh.. gapapa hehe,kaka mau berangkat?"V
"oh o-oke"
kurang lebih 15 menit Vana Turun.
"lama amat! dari mana aja si!".
"maaf".
"hah"
"yauda cepet masuk!"
diperjalanan Vana hanya diam dan melihati setiap sudut kota yang tetlihat di kaca sebelahnya.cahaya matahari pagi yang menembus mampu membuatnya seakan candu akan itu..
Alfha yang disebelahnya merasa terkacangi di sebelah sana..Eh tapi emang kalau Vana tak melihati Jalanan ia akan mengajak bicara? dasar introvert
"Ekhem". deheman itu mampu membuat Vana menoleh dengan Reflek
"i-itu mm laper gak?" Vana hanya menatapnya bingung
__ADS_1
"ka Alfha laper lagi kah? kaka mau berhenti makan dulu?,gapapa berhenti dulu aja kalau kaka masih laper"
"lo.."A
"Aku? Ada apa?" V
"Lo laper gak!" blushing di pipi itu seakan berwarna merah padam disana
"eh aku? aku masih kenyang kok" senyuman manis itu membuat Alfha Tak bisa mengontrol diri disana mm atau lebih tepatnya salting.
"tuan,nona sudah sampai"
(*wah megah nya..ini pertama kalinya aku diajak ka Alfha ke sini..Semua pegawai disini sangat elegan..Aku merasa akan mempermalukan Ka Alfha disini)
"mm kaka..Apa aku tidak apa berada disini?"
"hah apasih!? lo bagus kok"
(shitt gue ngomong apaan barusan!)
"benarkah? terima kasih" 😊*
"*lupakan! mending sekarang ke atas"
.
.
.
V: (bagaimana ini aku merasa mengantuk..Kenapa tadi aku disuruh ikut Kaka tapi Disini aku hanya diam tak Melakukan Apapun:()
"Ka Alfha..Apa perlu bantuan?"
"mending lo diem gausa ganggu gw"
**mendapat jawaban seperti itu Vana tak tinggal diam..Ia berinisiatif mengambil sapu dan Alat2 pembersih untuk membantu ruangan suaminya..
Alfha tampak tak Fokus kerja melihat Vana yang mondar mandir membawa sapu,pel,Bahkan kanebo sudah ditangannya**..
"ck dasar wanita aneh".
____________________________________________
Nb: **aku yakin sebagian dari kalian lupa alur ya😅 sekali lagi author minta Maaf:'(
__ADS_1
lanjut lagi besok ya see you***