
Dimobil..
"Apa tadi membelaku?" Ucap Alfha tiba tiba..
"Hm?ah tidak..i,itu emang sudah kewajibanku bukan?" Jwb Vana lirih..
"....." Melirik ke arah Vana dengan Tajam
"??????".
"lapar?" Tanya Alfha
"Ah tidak..tadi kan sudah makan.." Vana..
"......"
"Mau camilan?" Tnya Alfha kembali..Namun Vana tampak bingung dengan sikap Alfha yg tiba tiba menjadi lembut padanya..
"a..ah? tidak" jwb singkat Vana.
Alfha pun kesal dan mengencangkn laju mobil...
"ka Alfhaaa pelan pelan bahaya..." teriak Vana
"Apasih!?” Alfha..
Vana tak tau harus berbuat apa karena sifat Alfha sangat aneh dan tak masuk akal saat itu ...
Vana bingung lalu melihat ada sebuah pedagang gulali dipinggir jalan..
"Ahh berhenti...Aku ingin itu." teriak Vana sambil menunjuk kearah pedagang tersebut..Mobil seketika berhenti mendadak..
*ciiiiitt* Alfha kaget dan langsung memberhentikan mobilnya..
"Tunggu Sebentar Kak..." Ucap Vana Sembari turun dari mobil..
Vana pun menghampiri pedagang...
"Pak Gulali nya dua ya.." Ucap Vana
"oke neng" Jwb pedagang....
Setelah selesai di siapkan Vana pun membayar dan langsung kembali ke mobil...
"Lama Amat beli gitu doang " ketus Alfha..
__ADS_1
"mm.maaf" Ucap pelan Vana..
"Ka Alfha ini .." Sambil menyodorkan Gulali ke Alfha..
"Ha? Lo nyuruh gue makan itu? cih..gue gasuka gausah!" Ketus Alfha yg membuat Vana tampak murung dan tertegun seketika..
"Ah..ba,baiklah" Ucap lirih Vana..Alfha melirik dan entah apa yg membuatnya Ksihan Pada istrinya..
"Ck sini sini gue suka..Jangan dimakan sendiri.." Sambil menarik Gulali itu..
"Eh kalo tidak suka tidak apa biar Aku saja yg memakannya.." Ucap Vana
"berisik..Suapi aku,Aku akan nyetir" Ucap Alfha.Vana pun mengiyakan dan menyuapi gulali pada Alfha..sedangkan Alfha menyetir..
Mereka pun sampai rumah..
"Nanti bakal ada supir baru.."
"Dan bersiaplah untuk ikut bersamaku." Ucap Alfha tiba tiba..
"Ah sekarang? Mau kemana?" Tanya Vana
"Akan ada pembukaan perusahaan Baru Milik Faris"
"Kau cepatlah bersiap" Ucap Alfha
"aku lelah.." Gumam Vana di kamar mandi..
"Semangatt!!" Vana..
Vana pun seperti biasa dibantu bi siti mempersiapkan diri dan memilih Baju..
.
.
.
.
"Bi apa ini tak terlalu terbuka?" Cemas Vana
"hmm tidak kok ini cantik non" Jwb Bi siti..
tiba tiba Alfha membuka pintu..
__ADS_1
"Apa kau tidak bisa ce.." Alfha melihat Vana dari bawah sampai atas..Alfha menyadari kalau Baju yg dipakai Vana terbuka langsung mengernyitkan dahi..
"Baju itu jelek cepat ganti yg baru!" Seru Alfha
"benarkah? o,oke" Jwb Vana
"pakai dress yg panjang!" Ucap Alfh tiba tib..
Bi siti yg mendengar itu sontak tertawa kecil..
"Ternyata tuan takut Aurat nona terumbar toh..hihi" gumam Bi siti..
Vana keluar dari kamar mandi..
"Apa ini sudah Bagus?" Ucap Vana
*blush* Pipi Alfha memerah seketika.
"I.itu bagus cepat lah kebawah" Langsung berpaling meninggalkan..
"Mm kalau begitu Vana berangkat dulu ya bi.. Assalamualaikum" sambil tersenyum
"baik nonaku" Senyum balik..
Vana pun turun..
"ini adalah pak Nan ..dia adalah supir baru" Ucap Alfha
"oh iya,Saya Vana pak nan" sambil tersenyum ke pak nan
"Baik non" pak nan menundukkan kepalanya..
"sudah cepat kita berangkat..kau cepat masuk.." Ucap Alfha
"baik" Vana langsung masuk ke dalam mobil dan disusul dengan Alfha..
"kita ke hotel lians word pak" Ucp Alfha
" baik tuan" Langsung melajukan mobilny..
selang beberapa menit mereka pun tiba..
.
.
__ADS_1
.
.