
TANGAN ALFHA MENGEPAL SEKETIKA...
IA BENAR BENAR TIDAK TAHU HARUS BERBUAT APA SAAT ITU....
"Hei sayang sudahlah yuk kita pergi" Ucap Vanya sambil merangkul tangan Alfha..
Alfha menghempas kasar tangan Vanya saat itu....
"lepaskan Aku mau pulang." ucap dinginnya
"Ta,tapi eh sayang tunggu"
"........" Alfha langsung pergi meninggalkan Vanya...
.
.
.
.
DI PERJALANAN ALFHA MURKA,GERAM DAN BENAR BENAR MARAH..HINGGA MEMBUAT NYA MENGEBUT BEGITU KENCANG....
HINGGA TAK SADAR BAHWA ADA SEBUAH KENDARAAN LAIN YG BERADA DI LAWAN ARAHNYA.....
DAN TERJADILAH..
*Pyarr* ( bunyi tabrakan)
ALFHA MENGALAMI KECELAKAAN TIBA TIBA HINGGA MEMBUAT KENDARAANNYA TAK TERKENDALI DAN MENABRAK POHON..
KEPALA ALFHA TERBENTUR BEGITU KERAS DI SETIR MOBIL HINGGA MEMBUATNYA TAK SADAR DIRI...
.
.
.
.
.
__ADS_1
(Dirumah)
Dirumah, Vana yg Asik bengong di depan Balkon tiba tiba mendapatkan sebuah telepon dari nomor tak dikenal...
Iapun mengankatny dan...
*deg* "Apaaa?? Ka alfha ke,kecelakaan!??" Ucap Gemetar Vana
"Iya nona Apa nona keluarganya? sebaiknya anda cepat datang kemari dirumah sakit XXXX , Pasien sedang masa oprasi..." ucap seseorang dalam telepon...
*tut*tut*tut seketika telpon langsung dimatikan oleh Vana...
Karena panik Vana segera memanggil taxi dengan keadaan yg menangis karena khawatir...
"Pak cepat pergi ke RS.XXXXX, kumohon yg cepat pakkk cepattt" Cemas Vana
"Baik non..."
VANA HANYA BISA MENAHAN TANGISNYA DI MOBIL HINGGA AKHIRNYA MEREKA SAMPAI DI RUMAH SAKIT TERSEBUT...
VANA BERLARI MENUJU KE RESEPSIONIS
"mbak!? Dimana kamar pasien bernama Alfha..?!!" panik Vana
"Ahh apa anda keluarganya? silahkan lurus dan belok kanan hingga bertemu dengan ruang Operasi" Ucap sang resepsionis..
Ia duduk dan menunggu hingga dokter keluar dan memberi kabar...
Selanh beberapa Waktu tiba tiba...
*kriett* (seseorang membuka pintu)
Vana menoleh dan langsung berdiri menghadapny...
"dokk,dok bagaimana keadaannnya dok baik baik saja bukan???" Cemas Vana.
"Ada luka yg cukup parah di bagian kepalanya,mungkin karena benturan yg keras dialaminya...,tapi nona tenang saja Dia sudah keluar dari masa kritis..." Ucap dokter tersenyum...
"hosh hosh hosh syukurlah dokk huhuuu hiks" isak Vana...
"Baik ...Pasien akan segera di pindahkan ke kamar...Nona silahkan ikut saya..." Dokter..
SETELAH MENGURUSI BEBERAPA URUSAN DENGAN DOKTER,VANA MENGHELA NAFAS DAN MASUK KE DALAM KAMAR SUAMINYA YG MASIH TERBUJUR TAK BERDAYA DI ATAS KASUR...
__ADS_1
"Hiks hiks hiks mengapa jadi begini.." tangis Vana yg tak mengira bakal terjadi kecelakaan
VANA PUN DUDUK DI KURSI SAMPING KASUR DAN MENGGENGGAM TANGAN ALFHA SEMBARI BERDOA AGAR SUAMINYA CEPAT SEMBUH DAN SADAR....
Vana hanya bisa bengong dan tak tau harus berbuat apa..,perutnya terasa lapar,Ia haus namun tak bisa meninggalkan suaminya tersebut sendirian...
karena menahan semua itu Vana memutuskan untuk tidur agar tidak terasa bahwa dia lapar dan butuh istirahat...
Seketika Vana langsung terlelap dengan posisi duduk dan tangan menggenggam tangan Alfha.....
Ia tertidur hingga keesokan harinya..
.
.
.
.
"Ahhh aawww kepalakuu" Ucap Alfha yg tiba tiba sadar ...
"dimana ini" sambil melirik kesana kemari melihat lingkungan...
Alfha pun mencoba mengingat kejadian yg menimpanya malam itu..dan Akhirnya yeringat bahwa dia habis mengalami tabrakan...
'aahh...." Gumam Alfha..
Ia melihat ke samping dan mendapati Vana sedang tertidur dengan mata sembabnya dan tangan menggenggam tangannya dengan Erat sontak langsung luluh....
"Apa dia menghawatirkanku semalam?"
"Mengapa dia tetap peduli denganku?".
"Padahal Aku benar benar membencinya.."
.
.
.
.
__ADS_1
.
Brsmbng😄